70 Persen Belum Cukup, Barcelona Bakal Lakukan Pemotongan Gaji Tahap Kedua?
Asad Arifin | 4 Juni 2020 08:37
Bola.net - Kabar mengejutkan tersiar dari Camp Nou. Barcelona disebut bakal kembali melakukan pemotongan gaji ke para pemainnya. Jika ini terjadi, Barcelona dua kali memotong gaji Lionel Messi dan kolega.
Barcelona, juga klub-klub dunia lainnya, mengalami kendala finansial sejak awal Maret 2020 lalu. Pandemi virus corona membuat pemasukan klub berkurang dalam jumlah yang sangat signifikan.
Tidak ada pertandingan, tidak ada uang dari hak siar yang dibayar. Aktivitas ekonomi klub seperti kerja sama dengan sponsor, toko resmi, tiket pertandingan, dan lainnya juga mengalami gangguan.
Beberapa klub mengambil langkah memotong gaji pemain. Lalu, ada juga klub yang 'merumahkan' para pemain dan karyawan. Ada pula pemain yang rela gajinya dipotong agar klub bisa membayar gaji karyawan lain.
Barcelona Potong Gaji 70 Persen
Pada awal April 2020, Barcelona membuat langkah berani. Presiden Josep Maria Bartomeu meminta kesediaan pemain untuk potong gaji. Jumlah pemotongan gaji itu sangat fantastis, 70 persen.
Ruang ganti Barcelona terbelah. Ada pemain yang sepakat, ada pula yang tidak. Namun, semua masalah selesai tatkala Lionel Messi turun tangan. La Pulga memastikan semua pemain sepakat untuk potong gaji.
Lionel Messi berada di garis paling depan dalam situasi ini. Bukan hanya potong gaji, pemain 32 tahun juga memastikan penggawa Barcelona aktif dalam kegiatan sosial dan memberi donasi ke beberapa lembaga.
"Terlepas dari pengurangan 70 persen dari gaji kami, kami juga akan memberikan kontribusi sehingga karyawan klub dapat mengumpulkan 100 persen dari gaji mereka saat situasi ini berlangsung," kata Lionel Messi.
Potong Gaji Lagi
70 persen nampaknya belum cukup untuk Barcelona. Dikutip dari Marca, Barcelona disebut bakal kembali memangkas gaji para pemain. Josep Maria Bartomeu serius menggodok opsi potong gaji jilid kedua.
Rencana ini bisa jadi dibatalkan. Sebab, ada opsi lain bagi Barcelona untuk menutup kerugian klub yakni menjual pemain. Namun, opsi ini belum tentu bisa memberikan dampak yang signifikan karena pasar transfer cukup lesu.
Barcelona diperkirakan butuh 630 juta euro untuk membayar gaji, bonus, dan aktivitas klub lainnya. Mereka hendak menghemat pengeluaran klub hingga 10 juta euro dan salah satu caranya adalah dengan memotong gaji pemain.
Hanya saja, sampai saat ini belum ada keputusan final terkait pemotongan gaji jilid kedua tersebut.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
5 Transfer Terburuk Barcelona di Era Modern: Nomor Satu Jelas Coutinho
Nasib Cristiano Ronaldo: Tinggalkan Real Madrid Berarti Tinggalkan Trofi Individu
Kenang Juara UCL 2017, Sergio Ramos Singgung Gol Mandzukic dan Ronaldo
Pesan untuk Barcelona, PSG Hanya Minta 175 Juta Euro Tunai untuk Neymar
Yang Bakal Juara Adalah Tim yang Bisa Beradaptasi dengan Laga Tanpa Penonton
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 20:03
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 20:03
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 20:01
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














