Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine

Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Pemain Spanyol Lamine Yamal bergestur sembari mengenakan medalinya setelah memenangkan laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 19 Juli 2026 (c) AP Photo/Ashley Landis

Bola.net - Lamine Yamal dipastikan belum akan mengalami perubahan posisi di Barcelona pada musim mendatang. Tim pelatih tetap meyakini pemain muda itu paling berbahaya ketika memulai permainan dari sisi kanan.

Barcelona memang terus mencari penyerang tengah baru untuk mengisi kebutuhan nomor 9. Namun, rencana menggeser Lamine Yamal menjadi false nine secara permanen belum masuk dalam agenda.

Laporan El Pais mengungkapkan pembahasan internal sempat berlangsung terkait solusi di lini depan. Walau begitu, staf pelatih memilih mempertahankan peran alami sang winger ketimbang mengubah struktur serangan.

Klub asal Catalunya itu masih memprioritaskan perekrutan Julian Alvarez sebagai target utama. Proses negosiasi yang rumit membuat manajemen juga mempelajari beberapa alternatif lain.

Barcelona Nilai Posisi Sayap Masih Paling Efektif

Hansi Flick bersama staf pelatih percaya Lamine Yamal tampil maksimal saat bergerak dari sisi kanan lapangan. Posisi tersebut memberi ruang bagi dirinya untuk menghadapi lawan dalam situasi satu lawan satu.

Barcelona juga ingin penyerang lain menciptakan ruang agar Lamine Yamal lebih leluasa masuk ke area tengah saat peluang terbuka. Anthony Gordon, Karim Adeyemi, dan Raphinha dinilai dapat mendukung skema tersebut.

Pendekatan itu membuat pemain berusia 19 tahun tersebut tidak harus memikul tanggung jawab sebagai ujung tombak. Ia tetap bebas bergerak ke tengah tanpa kehilangan karakter permainan yang selama ini menjadi kekuatannya.

Lamine Yamal Punya Gambaran Bermain di Tengah

Meski demikian, Lamine Yamal tidak menutup kemungkinan menjalani evolusi posisi pada masa mendatang. Ia merasa bermain lebih sentral dapat mengurangi tekanan dari penjagaan ganda atau bahkan tiga pemain lawan.

Dalam pandangannya, menerima bola di antara lini kemudian menghadap langsung ke gawang lawan akan meningkatkan efektivitas permainan. Peran itu juga dinilai sesuai dengan perkembangan kariernya dalam jangka panjang.

"Saya sebenarnya lebih menentukan ketika menerima bola dan berbalik di posisi sentral daripada ketika berada di sisi lapangan," ujar Lamine Yamal.

Kepentingan Tim Jadi Prioritas

Walau memiliki pandangan tersebut, Lamine Yamal memahami kondisi tim saat ini. Ia menilai bermain sebagai winger masih menjadi pilihan terbaik untuk membantu Barcelona.

"Namun, saat ini, saya pikir yang terbaik untuk tim adalah saya bermain di sayap," lanjutnya.

Barcelona memiliki pandangan yang sama dengan pemain mudanya itu. Fokus utama klub tetap menghadirkan penyerang tengah murni agar kualitas Lamine Yamal semakin maksimal tanpa perlu mengubah posisi utamanya.

Sumber: Barca Universal