8 Momen Terbaik dari 8 Tahun Diego Simeone di Atletico Madrid
Gia Yuda Pradana | 24 Desember 2019 13:48
Bola.net - Delapan tahun lalu, tepatnya pada 23 Desember 2011, Diego Simeone untuk pertama kalinya diperkenalkan sebagai pelatih Atletico Madrid. Sejak itu, secara bertahap, Simeone menyulap Los Colchoneros jadi salah satu kekuatan yang diakui di Spanyol maupun Eropa.
Sederet prestasi telah mereka capai bersama pelatih Argentina tersebut.
Tujuh buah trofi telah dipersembahkannya. Termasuk di antaranya adalah satu gelar La Liga dan dua titel Liga Europa. Tak kalah penting, dia juga membawa Atletico dua kali lolos ke final Liga Champions.
Berikut delapan momen terbaik dari delapan tahun Simeone di Atletico.
1 - 4

Final Liga Europa di Bucharest
Titel pertama yang dipersembahkan Simeone adalah Liga Europa 2011, berkat kemenangan 3-0 atas Athletic Bilbao. Radamel Falcao menjadi pilar penting di balik kesuksesan itu.'
Beberapa bulan setelahnya, Atletico mengangkat trofi Piala Super Eropa setelah mengalahkan Chelsea 4-1.
Copa del Rey di Bernabeu
Setelah bertahun-tahun berada di bayang-bayang Real Madrid, Atletico membuktikan bahwa mereka bisa bersaing dengan rival sekotanya tersebut. Itu mereka lalukan dengan mengalahkan Los Blancos dalam partai final Copa del Rey 2012/13 di markas sang lawan.
Titel La Liga di Camp Nou
Pada musim 2013/14, Atletico merusak semua prediksi dengan menjuarai La Liga. Atletico butuh setidaknya hasil imbang ketika melawan Barcelona di Camp Nou pada laga pemungkas, dan mereka mendapatkannya.
Sundulan Diego Godin di babak kedua mengubah skor jadi 1-1, membawa Atletico merusak duopoli Real Madrid dan Barcelona di La Liga.
Kemenangan 4-0 atas Real Madrid
Ini tetap menjadi satu-satunya kemenangan kandang Atletico atas Los Blancos di La Liga abad ini. Namun, kemenangan pada Februari 2015 itu sangat telak dan tak terlupakan. Sungguh malam yang indah di Vicente Calderon.
5 - 8

Mengeliminasi Barcelona di Liga Champions
Simeone kesulitan menghadapi Barcelona di La Liga. Namun, di Liga Champions, kisahnya berbeda.
Atletico mengeliminasi Barcelona pada 2014 dan 2016. Dalam dua kesempatan itu, kemenangan 1-0 dan 2-0 di Calderon membuat Blaugrana tersingkir dari kejuaraan.
Keraguan Setelah Final di Milan
Setelah kalah dalam final Liga Champions kedua dalam tiga tahun, Simeone ditanya tentang masa depannya di Atletico.
"Saya akan memikirkannya," kata Simeone waktu itu. Pernyataan tersebut membuat para suporter Atletico tersentak, dan tidak tenang selama beberapa hari. Namun, pada akhirnya, Simeone lanjut bersama Atletico.
Selamat Tinggal Calderon
Simeone menyampaikan ucapan selamat tinggal emosional pada Vicente Calderon, stadion yang sangat spesial buat dia dan semua orang di Atletico Madrid. Mereka pindah ke Wanda Metropolitano mulai musim 2017/18.
Piala Super Eropa 2018
Piala Super Eropa 2018 di Tallinn, Estonia, menjadi sebuah duel yang atraktif. Atletico kembali berhadapan dengan sang rival sekota, yang waktu itu baru meraih hat-trick juara Liga Champions.
Atletico racikan Simeone menampilan permainan ofensif yang luar biasa, dan mengalahkan Los Blancos 4-2.
Sumber: Marca
Bagaimana Bolaneters, apakah Simeone sebaiknya terus di Atletico atau pindah ke klub lain? Suarakan pendapat kalian lewat kolom komentar di bawah ini.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Kemenangan Satu Dekade, Penegasan Duopoli Barcelona dan Real Madrid
Kebobolan Selusin, Real Madrid Samai Rekor Pertahanan Terbaik Musim 1987-88
Arturo Vidal Tak Tutup Peluang Tinggalkan Barcelona pada Januari Nanti
'Benzema Sudah Cukup, Real Madrid Tak Butuh Striker Lagi'
Barcelona Mulai Bergerak untuk Memperbaharui Kontrak Lionel Messi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST UPDATE
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




