Abaikan Zidane, Varane Hampir Gagal Pindah ke Madrid
Editor Bolanet | 13 November 2014 10:28
- Bek tengah Real Madrid, Raphael Varane menceritakan sebuah pengalaman unik yang terjadi jelang kepindahannya menuju El Real pada tahun 2011. Ternyata transfer tersebut hampir berantakan hanya karena Varane terlalu lelah untuk menjawab telepon dari legenda Prancis yang menjadi perwakilan transfer Real, Zinedine Zidane.
Kala itu, Varane yang tengah menjalani ujian sekolah merasa terganggu dengan banyaknya panggilan yang masuk ke telepon genggamnya. Panggilan tersebut salah satunya datang dari Zidane, yang berniat membicarakan prospek kepindahan dari ke Santiago Bernabeu.
Saat itu saya tengah menjalani ujian Baccalaureat selama sehari penuh, dan telepon saya tak henti-hentinya berdering. Salah satu panggilan yang masuk adalah dari Zidane, yang ingin membahas ketertarikan Real Madrid, kenang Varane seperti dilansir France Football.
Saat itu saya tak mengenali suaranya, hari sudah malam dan saya sangat lelah. Saya bahkan tak mendengarkan dia berbicara, dan memintanya untuk kembali menelepon di lain waktu.
Beruntung Zidane ternyata tak menyerah mendapatkan perlakuan dingin dari Varane. Ia akhirnya kembali menghubungi sang bek tengah muda, dan kepindahan Varane terwujud pada 27 Juni 2011 dengan harga 10 juta Euro.
Meski demikian, Varane mengaku masih terlalu malu untuk membicarakan insiden tersebut dengan Zidane.
Saat saya menutup telepon, kakak saya Anthony menyebut saya gila. Untunglah Zidane dan saya akhirnya bisa berbicara beberapa saat kemudian. Saya tak pernah membahas hal itu lagi sampai sekarang, rasanya sungguh memalukan, imbuh pemuda 21 tahun ini.[initial]
(ff/mri)
Kala itu, Varane yang tengah menjalani ujian sekolah merasa terganggu dengan banyaknya panggilan yang masuk ke telepon genggamnya. Panggilan tersebut salah satunya datang dari Zidane, yang berniat membicarakan prospek kepindahan dari ke Santiago Bernabeu.
Saat itu saya tengah menjalani ujian Baccalaureat selama sehari penuh, dan telepon saya tak henti-hentinya berdering. Salah satu panggilan yang masuk adalah dari Zidane, yang ingin membahas ketertarikan Real Madrid, kenang Varane seperti dilansir France Football.
Saat itu saya tak mengenali suaranya, hari sudah malam dan saya sangat lelah. Saya bahkan tak mendengarkan dia berbicara, dan memintanya untuk kembali menelepon di lain waktu.
Beruntung Zidane ternyata tak menyerah mendapatkan perlakuan dingin dari Varane. Ia akhirnya kembali menghubungi sang bek tengah muda, dan kepindahan Varane terwujud pada 27 Juni 2011 dengan harga 10 juta Euro.
Meski demikian, Varane mengaku masih terlalu malu untuk membicarakan insiden tersebut dengan Zidane.
Saat saya menutup telepon, kakak saya Anthony menyebut saya gila. Untunglah Zidane dan saya akhirnya bisa berbicara beberapa saat kemudian. Saya tak pernah membahas hal itu lagi sampai sekarang, rasanya sungguh memalukan, imbuh pemuda 21 tahun ini.[initial]
Baca Juga
'Kroos Adalah Sutradara Permainan Yang Handal'
Berjiwa Madridista, Callejon Tolak Atletico dan Barca
'Benci Madrid, Fergie Hampir Kirim Ronaldo ke Barca'
Cruyff Kirim Pujian Untuk Ancelotti
Ancelotti: Kroos Adalah 'Profesor' Madrid Selanjutnya
Ramos Tak Permasalahkan Keegoisan Ronaldo
Ancelotti: El Real Terima Terlalu Banyak Pujian
Rodgers: Madrid Era Ancelotti Akan Lebih Baik Dari Barca-nya Pep
Casillas: Saya Ingin Cetak Gol di Final Liga Champions
Benzema: Mencetak Gol Bukanlah Yang Terpenting
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




