Ada Apa dengan Real Madrid?
Afdholud Dzikry | 11 Juli 2025 10:33
Bola.net - Thibaut Courtois tak bisa menyembunyikan kekecewaan setelah Real Madrid tumbang 0-4 dari PSG di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025. Kiper Belgia itu menjadi salah satu sedikit pemain yang tampil baik dalam laga memalukan tersebut.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Courtois dengan jujur mengkritik performa timnya. Ia juga menyentuh pernyataan kontroversial Presiden LaLiga Javier Tebas dan kembalinya bek-bek penting dari cedera.
Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Los Blancos yang tampil tanpa greget. Courtois mengakui timnya kesulitan menghadapi tekanan tinggi yang diberikan PSG sepanjang pertandingan.
Meski hasilnya pahit, kiper berusia 31 tahun itu berharap kekalahan ini bisa menjadi pelajaran berharga. Terutama dengan kembalinya beberapa pemain kunci dari ruang perawatan.
Respon Pedas untuk Komentar Tebas

Sebelum laga, Javier Tebas menyebut format Piala Dunia Antarklub "tidak berarti". Courtois tak tinggal diam menanggapi pernyataan kontroversial tersebut.
Ia membandingkan sikap Tebas dengan presiden liga di negara lain. Menurutnya, jarang ada petinggi liga yang meremehkan kompetisi resmi FIFA.
"LaLiga selalu seperti ini," ujar Courtois. "Mendengar komentar seperti itu dari seorang presiden liga belum pernah saya lihat di Italia, Inggris, atau NBA."
"Tebas mungkin tidak suka Piala Dunia Antarklub, tapi kompetisi ini ada. Kami ada di sini, dan sepertinya pria ini ingin banyak perhatian," tambahnya tegas.
Analisis Kekalahan dari PSG

Courtois mengakui Madrid kesulitan menjalankan rencana permainan Xabi Alonso. Tekanan tinggi PSG membuat skuad asuhan Xabi Alonso itu kesulitan mengembangkan permainan.
Dua gol cepat PSG di babak pertama disebut Courtois sebagai penentu kekalahan. Setelah itu, Les Parisiens bermain lebih nyaman sementara Madrid kehilangan percaya diri.
"Mereka mulai sangat kuat. Kami kesulitan menjalankan rencana pelatih untuk bermain dan mencari ruang di depan," analisis Courtois.
"Di babak kedua kami lebih banyak menguasai bola tapi tanpa tembakan. Dua gol pertama menghancurkan permainan kami," lanjutnya jujur.
Masalah Serius di Lini Pertahanan
Courtois tak memungkiri betapa berantakannya lini belakang Madrid hari itu. Rotasi yang lamban dan pressing yang tidak kompak membuat PSG leluasa menciptakan peluang.
Ia menjelaskan bagaimana keterlambatan reaksi pemain belakang menjadi celah yang dimanfaatkan dengan baik oleh PSG. Situasi ini membuatnya kesulitan sebagai kiper.
"Kami selalu terlambat sedikit dan ketika terlambat, semua orang berada di posisi yang salah," papar Courtois.
"Mereka berlari ke depan dan kami harus berputar sehingga kehilangan waktu. Kami tidak bisa menekan mereka dengan baik," tambahnya.
Kabar Baik di Tengah Kekalahan
Di tengah kepahitan kekalahan, Courtois menyoroti kembalinya Eder Militao dan Dani Carvajal. Dua bek andalan itu akhirnya kembali setelah lama absen karena cedera.
Ia juga menyampaikan penghargaannya untuk Luka Modric dan Lucas Vazquez yang diprediksi akan hengkang. Keduanya disebut sebagai legenda klub yang layak dapat penghormatan terbaik.
"Kami senang mereka berdua bisa kembali. Sekarang kami akan berlibur dan memiliki mereka bersama adalah hal yang bagus," kata Courtois.
"Sedih untuk Luka dan Lucas, tapi mereka adalah legenda Real Madrid. Kami berharap yang terbaik untuk mereka," tutupnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Arsenal Pantau Rodrygo, Real Madrid Siap Berpisah dengan Harga 100 Juta Euro
- Luka Modric: Kenangan Terbaik di Real Madrid dan Warisan yang Ingin Ditinggalkan
- Luka Modric Pamit dari Bernabeu
- Luka Modric Ucapkan Salam Perpisahan Penuh Haru ke Real Madrid
- Revolusi Real Madrid: Pemain Malas Akan Disikat, Mbappe dan Vinicius Jr jadi Sorotan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




