Ada Perubahan yang Menarik dari Barcelona di Era Ronald Koeman, Apa Itu?
Yaumil Azis | 3 Oktober 2020 21:09
Bola.net - Awal Era baru Barcelona di tangan Ronald Koeman berjalan dengan mulus. Dua pertandingan di pentas La Liga sudah dilewati dan berhasil disapu bersih dengan kemenangan telak.
Pada hari Senin (28/9/2020), klub berjuluk Blaugrana tersebut berhasil membantai Villarreal dengan skor 4-0. Empat hari setelahnya, mereka bertandang ke markas Celta Vigo dan membawa pulang kemenangan 3-0.
Dua torehan tersebut membuat aura positif menyelimuti skuad Barcelona lagi. Seperti yang diketahui, mereka selalu mendapatkan pemberitaan negatif terutama pasca dibantai Bayern Munchen di pentas Liga Champions musim lalu.
Situasi kian memburuk setelah Lionel Messi mengirimkan faks berisikan permintaan meninggalkan Barcelona. Lalu, kepergian Luis Suarez ke Atletico Madrid juga mencoreng wajah klub di bawah kepemimpinan Josep Maria Bartomeu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Perubahan Penting di Tubuh Barcelona
Aura negatif tersebut perlahan menghilang dengan dua kemenangan yang diraih Barcelona. Salah satu faktornya adalah peruibahan formasi dari 4-3-3 yang saklek sejak bertahun-tahun lamanya menjadi 4-2-3-1.
Formasi 4-3-3 telah menciptakan masalah di lini pertahanan. Koeman tidak menginginkan itu dan mengubahnya. Dalam sistem ini, Koeman menerapkan double-pivot di lini tengah yang membuat Sergio Busquets tampil lebih cemerlang.
Masuk ke skuad Barcelona sejak era Josep Guardiola, sudah cukup jelas kalau Busquets paham betul dengan skema tiga gelandang. Namun ia juga terbiasa dengan format sekarang karena pernah digunakan di Timnas Spanyol pada tahun 2010.
Xabi Alonso adalah tandemnya pada saat itu. Di Barcelona, ia diduetkan dengan Frenkie De Jong. Perubahan ini menjadi nafas baru buat lini tengah, di mana ada kepercayaan diri dan bentuk yang solid saat tidak menguasai bola.
Bala Bantuan dari Mana Saja
Di atas kertas, Busquets hanya ditemani oleh De Jong untuk menyaring serangan lawan sebelum mencapai lini belakang. Namun dalam prosesnya, mereka mendapatkan bantuan dari sisi sayap yakni Philippe Coutinho dan Antonie Griezmann.
Ansu Fati pun turut membantu lini tengah tanpa melupakan tugasnya sebagai seorang penyerang. Dan skema ini membuat Lionel Messi jadi lebih leluasa untuk bergerak di sepertiga akhir permainan Barcelona.
Sekarang, tidak akan ada lagi pemandangan di mana Sergio Busquets bekerja keras sendirian di lapangan. Tidak akan ada lagi momen di mana pria berusia 32 tahun tersebut berlari jauh dan kehabisan energi secara sia-sia.
(Marca)
Baca Juga:
Barcelona Segera Perpanjang Kontrak Marc-Andre ter Stegen
Diincar Barcelona, Guardiola Tidak Yakin Eric Garcia akan Bertahan
Formasi 4-2-3-1, Hidup Baru Philippe Coutinho di Barcelona
Sergi Roberto: Lionel Messi Masih Semangat Bela Barcelona
Barcelona Akhiri Spekulasi kepindahan Dembele ke Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
LATEST UPDATE
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


