Alonso dan Pilihan Berani: Alasan Sebenarnya Trent Alexander-Arnold Tak Jadi Starter di Real Madrid
Gia Yuda Pradana | 15 November 2025 04:04
Bola.net - Trent Alexander-Arnold tiba di Real Madrid sebagai rekrutan besar musim panas ini dengan ekspektasi tinggi. Datang dari Liverpool hanya sebulan sebelum kontraknya habis, kedatangannya dianggap sebagai langkah strategis Los Blancos untuk membangun kedalaman skuad. Namun, perjalanan awal sang bek kanan berusia 27 tahun itu di Santiago Bernabeu belum berjalan sesuai harapan.
Trent Alexander-Arnold mengalami kesulitan menembus posisi utama yang masih menjadi milik Dani Carvajal pada awal musim. Situasinya semakin rumit setelah ia mengalami cedera hamstring yang membuat menit bermainnya terbatas. Ketika Carvajal harus menepi hingga 2026, kans Trent kembali terbuka, tetapi Xabi Alonso justru memilih Federico Valverde sebagai bek kanan dalam laga kontra Liverpool dan Rayo Vallecano.
Keputusan tersebut memunculkan spekulasi bahwa petinggi klub terkejut dengan cara Alonso memanfaatkan Trent Alexander-Arnold. Akan tetapi, laporan terbaru dari Fabrizio Romano mengungkap alasan yang lebih masuk akal di balik situasi tersebut.
Alasan Fisik Trent Alexander-Arnold Jadi Faktor Penentu

Menurut Fabrizio Romano, keputusan Alonso untuk tidak menurunkan Trent Alexander-Arnold sebagai starter dalam dua laga terakhir itu sepenuhnya berkaitan dengan kebugaran sang pemain. Tim pelatih Real Madrid menilai kondisi fisiknya belum mencapai 100 persen setelah pulih dari cedera hamstring yang dideritanya pada September.
Dalam penilaian staf kepelatihan, risiko memainkan Trent Alexander-Arnold sejak awal dinilai terlalu besar. Carvajal sudah dipastikan absen jangka panjang, dan jika Trent mengalami kambuhan cedera, Real Madrid akan kehilangan satu-satunya bek kanan senior mereka. Oleh karena itu, keputusan Alonso lebih bersifat protektif ketimbang teknis.
Alhasil, Trent Alexander-Arnold hanya diturunkan beberapa menit saat kembali ke Anfield dan ketika menghadapi Rayo Vallecano. Strategi tersebut diambil agar pemain asal Inggris itu bisa membangun ritme dan kebugaran secara bertahap sebelum diproyeksikan kembali sebagai starter reguler.
Rencana Jangka Panjang Alonso untuk Trent Alexander-Arnold

Musim ini, Trent Alexander-Arnold baru mencatat tujuh penampilan di semua kompetisi dengan total 172 menit bermain. Jumlah ini jelas tidak mencerminkan statusnya sebagai salah satu rekrutan besar klub. Namun, situasinya bukan soal penilaian kualitas, melainkan investasi jangka panjang.
Alonso menempatkan kondisi fisik Trent sebagai prioritas. Dengan jadwal padat dan target besar di berbagai kompetisi, Real Madrid tidak ingin mengambil risiko yang dapat berdampak panjang pada keseimbangan skuad. Trent diharapkan menjadi bagian penting dari proyek Alonso, terutama ketika ia sudah kembali ke kondisi terbaik.
Dalam beberapa pekan ke depan, Trent Alexander-Arnold diyakini akan mendapat lebih banyak menit bermain. Jika proses pemulihan ritme berjalan lancar, bukan tidak mungkin ia segera kembali menjadi pilihan utama di kanan pertahanan Los Blancos.
Sumber: Madrid Universal
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
21 Shots, 0 Gol: Masalah AC Milan Itu Bernama Santiago Gimenez
4 Statistik yang Membuat AC Milan Unggul di Derby: Analisis jelang Bentrokan dengan Inter
6 Kemenangan Beruntun Jadi Modal Penting: Persib Bandung Siap Hadapi Dewa United di BRI Super League
Persib Tak Boleh Anggap Enteng Lawan: Momentum 6 Kemenangan dan Ancaman Dewa United di BRI Super League
Fleksibilitas Lini Depan Inter Milan: Semua Bisa Bermain dengan Semua
Lautaro Martinez dan Para Legenda: Sejauh Mana Ia Melangkah di Jajaran Striker-striker Hebat Inter Milan?
3 Penyerang Terakhir Juventus yang Tembus 20 Gol: Jejak Emas di Tengah Mandeknya Produktivitas
Juventus Incar Vitinha: Manuver Ambisius Sang Raksasa Italia
Timnas Indonesia U-22 vs Mali U-22: Fousseni Diawara Kembali dengan Misi Baru
Duel Ambisi Generasi Muda: Timnas Indonesia U-22 vs Mali U-22 di Pakansari
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maroko Tendang Belanda, Tantang Kanada di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:42
-
Man of the Match Belanda vs Maroko: Issa Diop
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:28
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
-
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:42
LATEST UPDATE
-
RESMI: AC Milan Datangkan Goncalo Ramos dari PSG
Liga Italia 30 Juni 2026, 21:20
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Norwegia
Piala Dunia 30 Juni 2026, 20:43
-
2 Wajah Brasil saat Kalahkan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 20:18
-
Akhir Karier Julian Nagelsmann Bersama Timnas Jerman?
Piala Dunia 30 Juni 2026, 18:14
-
Inggris yang Masih Penuh Misteri
Piala Dunia 30 Juni 2026, 17:00
-
Maroko dan Magi yang Tak Pernah Hilang
Piala Dunia 30 Juni 2026, 16:00
-
Belanda Terjungkal Saat Garis Akhir Sudah Terlihat
Piala Dunia 30 Juni 2026, 15:00
-
Welcoming Dinner FimelaXclusive Batch 4: Akrab, Hangat, dan Berkesan
Lain Lain 30 Juni 2026, 13:49
-
Jerman dan Akhir Sebuah Mitos
Piala Dunia 30 Juni 2026, 13:21
-
Pertunjukan Ketangguhan Mental Maroko
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:37
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41







