Ancelotti Pernah Tolak Latih Timnas Italia: Ini Alasan Sang Don Carlo
Aga Deta | 15 April 2025 15:59
Bola.net - Carlo Ancelotti pernah menolak tawaran menjadi pelatih Timnas Italia. Ia khawatir pekerjaan tersebut akan mengurangi gairahnya terhadap sepak bola.
Pelatih Real Madrid tersebut mengungkapkan hal ini dalam wawancara terbaru dengan RSI. Ia menjelaskan bahwa menjadi pelatih tim nasional bukanlah sesuatu yang cocok baginya.
Pada 2018, Ancelotti sempat ditawari posisi itu sebelum akhirnya diberikan kepada Roberto Mancini. Namun, ia dengan tegas mengatakan tidak karena tidak ingin kehilangan semangatnya.
“Saya menolak karena saya tidak merasa ingin melakukannya,” ujar Ancelotti.
Menolak Timnas Demi Rutinitas Lapangan

Ancelotti adalah pelatih yang terbiasa bekerja langsung dengan pemain setiap hari. Ia merasa pelatih timnas tidak punya kesempatan cukup untuk melatih secara intensif.
Pekerjaan sebagai pelatih tim nasional lebih banyak diisi dengan observasi dan menunggu pertandingan internasional. Hal itu dirasanya tidak menantang.
“Saya sangat menikmati berada di lapangan setiap hari untuk mempersiapkan sesi latihan, dan tim nasional terasa seperti pekerjaan paruh waktu yang justru bisa membuat saya kehilangan sedikit gairah saya. Itu satu-satunya alasan,” jelasnya.
Kisah Kembali ke Real Madrid

Ancelotti kembali melatih Real Madrid pada 2021 setelah sempat menangani Everton. Namun, kisah kembalinya ke Santiago Bernabeu ternyata dimulai dari inisiatif pribadinya.
Ia mengaku menghubungi direktur Real Madrid lebih dulu. Saat itu, ia sedang mencari pemain, dan akhirnya berujung pada perekrutan James Rodriguez.
“Sebenarnya saya yang menghubungi mereka terlebih dahulu,” ujar Ancelotti.
“Setahun sebelumnya, saya mengontak mereka untuk menanyakan apakah ada pemain yang bisa direkrut, dan akhirnya kami mendatangkan James Rodriguez.
"Saya tahu mereka sedang mencari pelatih tahun berikutnya. Saya bicara dengan direktur klub dan bilang, mereka harus mencari pelatih yang bagus.”
Sejak kembali ke Santiago Bernabeu, Ancelotti meraih dua gelar Liga Champions. Kini ia menjadi pelatih tersukses dalam sejarah kompetisi tersebut dengan lima trofi.
Sumber: Football Italia
Klasemen La Liga 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Bukan Akhir, Melainkan Awal Siklus Baru Brasil
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:07
-
Sang Ayah: Erling Haaland ke Real Madrid? Kenapa Tidak?
Piala Dunia 6 Juli 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
Emtek Group Siarkan Seluruh Pertandingan Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 20:04
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
-
Swiss Berdiri di Ambang Sejarah dan Yakin Bisa Melampauinya
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:36
-
Jude Bellingham, Magis 98 Detik, dan Sebuah Kemenangan Epik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:30
-
Carlos Queiroz Akhiri Kiprah Sebagai Pelatih Ghana
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:21
-
Christian Pulisic, Kepemimpinannya Melampaui Statistik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:06
-
Nyland Kokoh di Bawah Mistar, Haaland Mematikan di Barisan Depan
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:39
-
Ketika Inggris Keluarkan Kemampuan Terbaik dalam Situasi Paling Sulit
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:13
-
Ini Bukan Akhir, Melainkan Awal Siklus Baru Brasil
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










