Arda Guler dan Harmoni di Real Madrid: Tentang Mbappe, Alonso, dan Ambisi yang Tak Pernah Padam
Gia Yuda Pradana | 15 Oktober 2025 20:35
Bola.net - Musim ini terasa seperti titik balik bagi Arda Guler. Dari semula hanya dianggap sebagai prospek muda asal Turki, ia kini menjelma menjadi bagian penting dalam orkestra permainan Real Madrid yang kian memukau di bawah arahan Xabi Alonso.
Dalam usia baru 20 tahun, Guler tampil matang, percaya diri, dan berpengaruh. Ia sudah mencatatkan tiga gol dan tiga assist dari delapan laga La Liga — kontribusi yang menjadikannya pemain kunci di lini tengah Los Blancos.
Hubungannya dengan Kylian Mbappe, kepercayaan dari Carlo Ancelotti, serta bimbingan Alonso membuat kisah Guler di Madrid terasa seperti proses pendewasaan seorang pemain yang tahu betul ke mana langkahnya akan mengarah.
Harmoni Bersama Mbappe

Dalam wawancara bersama L'Equipe Magazine, Guler mengaku bahwa kunci keberhasilannya sejauh ini tak lepas dari hubungannya dengan Kylian Mbappe. Bagi Guler, bintang asal Prancis itu bukan sekadar rekan setim, tetapi mitra di lapangan yang bisa ia pahami tanpa banyak bicara.
“Mbappe? Beberapa orang bilang dia terlalu sering turun ke lini tengah, tapi menurut saya biarkan dia bermain di mana pun dia mau,” kata Guler. “Bakatnya harus dibiarkan bebas. Jika dia mundur sedikit ke tengah, itu bukan tanpa alasan. Dia paham betul tuntutan permainan.”
Kedekatan itu tercermin dalam permainan mereka. “Kualitas kami saling melengkapi. Kami saling memahami dengan baik, hubungan kami berjalan mulus. Kadang kami berbicara sebelum pertandingan dan bilang, ‘Hari ini kita harus melakukan ini atau itu.’ Kadang, tatapan saja sudah cukup,” lanjutnya.
Tak heran jika duet Mbappe–Guler mulai dibandingkan dengan era legendaris Cristiano Ronaldo dan Mesut Ozil. “Saya suka perbandingan antara Cristiano Ronaldo dan Mesut Ozil dengan Kylian Mbappe dan Arda Guler,” ujar Guler. “Mereka mencapai hal-hal hebat, tapi kesuksesan besar selalu diraih oleh tim, bukan hanya dua pemain.”
Dari Ancelotti ke Alonso: Perjalanan yang Membentuk

Perjalanan Guler di Madrid tak langsung mulus. Di musim sebelumnya, di bawah Carlo Ancelotti, ia lebih banyak belajar ketimbang bermain. Namun, Guler menilai pengalaman itu sangat berharga.
“Carlo Ancelotti adalah salah satu pelatih terbesar dalam sejarah. Jangan lupa, dia pernah mengatakan kepada media bahwa suatu hari saya akan menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia,” ujar Guler.
Ia mengakui sudah mempersiapkan diri menghadapi fase sulit sejak awal bergabung. “Ketika saya pindah ke Real Madrid, saya tahu ini adalah klub terbesar di dunia. Namun, sejak latihan pertama, saya tahu saya punya kualitas untuk bermain di sini. Saya tidak pernah ragu akan sukses,” katanya.
Guler juga menyebut peran penting Juni Calafat, kepala tim pemandu bakat Madrid. “Dia menjelaskan rencananya sejak awal. Dia bilang tahun pertama akan sulit, karena tidak mungkin berbeda bagi pemain muda yang baru mengenal Turki. Dia juga menambahkan bahwa saya datang untuk meneruskan pemain seperti Luka Modric dan Toni Kroos. Semuanya jelas dan jujur.”
Guler: Ambisi yang Tak Pernah Padam

Kini, di bawah asuhan Xabi Alonso, Guler tampak lebih hidup. Ia merasa sistem yang diterapkan Alonso membuat permainannya lebih lepas dan efisien. “Alonso? Saya yakin kami berjalan ke arah yang benar. Saya tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan, tapi kami akan siap ketika benar-benar dibutuhkan,” ujarnya.
Sudah menjuarai Liga Champions di musim debutnya, Guler enggan berpuas diri. Ia menatap masa depan dengan ambisi besar. “Menang sekali di Liga Champions? Apa yang kami capai belum cukup bagi saya. Kami harus mengejar gelar berikutnya,” tutupnya.
Di usia yang masih muda, Guler menunjukkan kematangan dan keyakinan yang jarang dimiliki pemain seusianya. Dengan semangatnya yang tak pernah padam, Madrid tampaknya telah menemukan bukan hanya gelandang masa depan — tetapi juga sosok yang mengerti makna sejati dari menjadi bagian Los Blancos.
Sumber: L'Equipe Magazine, Madrid Universal
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Juventus Mulai Susun Rencana untuk Pinjam Pemain dari Real Madrid
- Juventus Mengintai Gelandang Muda yang Terpinggirkan di Old Trafford
- Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Madura United 16 Oktober 2025
- Pencarian Juventus akan Bek Kanan Berkualitas untuk Menambal Kelemahan
- Badai Cedera Menerpa Barcelona Jelang El Clasico di Bernabeu
- Kekuatan Penuh Real Madrid untuk El Clasico Pertama Musim Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Albacete vs Real Madrid: Jefte Betancor
Liga Spanyol 15 Januari 2026, 05:34
-
Manuel Ugarte Dinilai tak Layak Main Bagi Manchester United!
Liga Inggris 15 Januari 2026, 03:22
-
Prediksi Racing vs Barcelona 16 Januari 2026
Liga Spanyol 15 Januari 2026, 03:00
-
Pelatih Barcelona Bersimpati Pada Xabi Alonso, Tapi Juga Sindir Real Madrid
Liga Spanyol 15 Januari 2026, 02:52
LATEST UPDATE
-
Valentino Rossi Ngaku Sudah Pilih Pembalap untuk Pertamina Enduro VR46 di MotoGP 2027
Otomotif 15 Januari 2026, 13:29
-
Lagi-lagi 'Ilmu Hitam' Arsenal Beraksi, Chelsea Kini Jadi Korbannya
Liga Inggris 15 Januari 2026, 13:19
-
Laris Manis! 3 Klub Top Italia Berminat Angkut Harry Maguire
Liga Inggris 15 Januari 2026, 12:52
-
Viktor Gyokeres Belum Banyak Cetak Gol di Arsenal Gara-gara Bukayo Saka?
Liga Inggris 15 Januari 2026, 11:49
-
Too Much Gak Sih? Michael Carrick Dituntut Loloskan MU ke UCL Musim Depan
Liga Inggris 15 Januari 2026, 11:46
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22










