Asensio Tak Nyaman Hanya Bermain di Sayap
Asad Arifin | 23 Agustus 2018 20:06
- Pemain depan Real Madrid, Marco Asensio, mengaku bisa bermain di semua posisi pada lini serang. Tapi, Asensio merasa tidak nyaman jika diharuskan bertahan hanya di posisi sayap sepanjang laga berjalan.
Asensio dalam dua musim terakhir mampu menembus tim utama Madrid. Musim 2018/19, adalah musim ketiganya menjadi pilar utama Madrid. Bedanya, pada musim ini, Asensio benar-benar jadi pilihan untuk klub ibukota Spanyol.
Asensio bakal mendapatkan porsi bermain yang lebih besar pasca pindahnya Cristiano Ronaldo ke Juventus. Pemain berusia 22 tahun, menjadi pilihan utama di lini serang bersama Gareth Bale dan Karim Benzema.
Karakter bermain Asensio memang unik. Dia diberkahi kemampuan bermain di banyak posisi pada sektor penyerangan. Namun, eks pemain Espanyol mengaku tidak cukup nyaman jika bergerak di area sayap saja.
Tipe Pemain Kreatif

Sejauh ini, Julen Lopetegui memang memberikan porsi bermain penuh untuk Asensio. Pelatih berusia 51 tahun, memainkan Asensio pada posisi winger kiri. Lopetegui menggeser Benzema ke posisi penyerang tengah.
Sementara itu, pada era kepelatihan Zinedine Zidane, Asensio bermain di banyak posisi, tergantung pada kondisi yang dibutuhkan Madrid.
“Saya bisa bermain di posisi mana pun di sektor penyerangan. Tapi, saya tidak suka jika harus terus bertahan di sayap, misalnya. Saya hanya mendapat kebebasan untuk bergerak di zona serangan dan bermain kreatif,” ucap Asensio.
Kagumi Lopetegui

Setelah dua musim dilatih Zidane, Asensio kini dilatih oleh Lopetegui. Asensio bukan tidak kenal baik dengan Lopetegui, keduanya pernah bekerja sama di timnas Spanyol. Asensio pun mengaku kagum dengan sosok eks pelatih FC Porto.
“Julen Lopetegui adalah pelatih dengan ide bermain sepakbola yang bagus dan saya pribadi suka dengannya. Dia menambah intensitas dalam latihan dan dia menuntut kami dengan hal-hal yang lebih besar,” tutup Asensio.
Video Asian Games 2018

(fft/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST UPDATE
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








