Atletico Madrid vs Real Madrid: Kalah Statistik, Menang Mentalitas, Los Blancos Tahu Caranya Menderita untuk Juara
Afdholud Dzikry | 9 Januari 2026 09:18
Bola.net - Tiket final Piala Super Spanyol 2026 akhirnya berada dalam genggaman Real Madrid. Pasukan Xabi Alonso sukses menundukkan rival sekota, Atletico Madrid, dengan skor 2-1 di Jeddah, Arab Saudi, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB.
Gol cepat tendangan bebas Fede Valverde di menit kedua dan serangan balik mematikan Rodrygo di babak kedua menjadi penentu. Satu gol balasan Alexander Sorloth tak cukup untuk menyelamatkan Los Rojiblancos.
Namun, kemenangan ini menyisakan "biaya" yang sangat mahal bagi Los Blancos. Di balik euforia lolos ke partai puncak melawan Barcelona, Xabi Alonso harus memutar otak melihat kondisi skuadnya yang kian compang-camping.
Kemenangan ini bukan tentang dominasi taktik yang indah, melainkan tentang seni bertahan hidup. Madrid menang dengan cara yang pragmatis, namun harus membayar lunas dengan krisis baru di lini pertahanan.
Mental Pemenang Muncul Kembali

Apakah Madrid bermain lebih baik dibanding saat dipermalukan 2-5 pada September lalu? Secara hasil, ya. Namun secara performa, tanda tanya besar masih menggantung.
Statistik menunjukkan Atletico sebenarnya lebih mendominasi permainan. Tim asuhan Diego Simeone menguasai 54% bola dan mencatatkan Expected Goals (xG) sebesar 2.02, jauh di atas Madrid yang hanya 1.14.
Los Blancos terlihat kesulitan mengontrol permainan. Namun, perbedaan kualitas mental berbicara di sini. Mereka mampu "mengertakkan gigi", menahan gempuran, dan memaksimalkan peluang sekecil apa pun menjadi gol.
Xabi Alonso mungkin tidak sepenuhnya puas melihat cara timnya bermain. Namun, kemampuan untuk menang dalam kondisi tertekan, sesuatu yang sempat hilang musim ini, akhirnya kembali terlihat.
Kebangkitan Rodrygo Goes

Di tengah sorotan tajam terhadap Vinicius Junior dan absennya Kylian Mbappe, panggung Jeddah menjadi milik Rodrygo Goes.
Pemain Brasil ini seolah mengalami kelahiran kembali. Setelah melalui tahun 2025 yang mengecewakan—dimana ia sempat puasa gol dari Maret hingga Desember—Rodrygo kini tampil sebagai protagonis utama.
Satu gol lewat serangan balik impresif di laga ini melengkapi catatan gemilangnya: tiga gol dan tiga assist dalam lima laga terakhir sebagai starter.
Ia mengambil tanggung jawab serangan ketika tim membutuhkannya. Statistik dribel dan keberaniannya menusuk pertahanan lawan membuktikan bahwa Rodrygo adalah pemain untuk laga-laga besar.
Pertaruhan Antonio Rudiger

Sisi gelap dari kemenangan ini ada di lini belakang. Antonio Rudiger dipaksa tampil sebagai starter meski sedang menahan sakit akibat cedera lutut, semata-mata karena Madrid tak punya pilihan lain.
Dean Huijsen belum bugar, Dani Carvajal baru pulih, dan Alaba masih absen. Rudiger pun harus berduet dengan bek muda Raul Asencio dalam duel fisik yang brutal melawan Alexander Sorloth.
Bek Jerman itu bertahan selama 69 menit dengan kerja keras luar biasa sebelum akhirnya menyerah. Ia meninggalkan lapangan dengan terpincang-pincang, nyaris tak bisa berjalan.
Situasi ini memaksa Aurelien Tchouameni mundur menjadi bek tengah dan Ferland Mendy masuk mengisi pos bek kiri. Sebuah solusi darurat yang tentu tak ingin diulang Alonso saat melawan Barcelona nanti.
Realita Pahit Gonzalo Garcia

Absennya Mbappe karena cedera ligamen lutut memberi kesempatan langka bagi Gonzalo Garcia untuk menjadi ujung tombak. Sayangnya, magis hat-trick saat melawan Betis tak berbekas di laga ini.
Gonzalo terlihat kesulitan menghadapi level permainan Atletico yang tinggi. Ia minim suplai bola, tidak melepaskan satu pun tembakan, dan hanya mencatatkan satu sentuhan di kotak penalti lawan.
Alih-alih menjadi ancaman, ia lebih banyak berperan sebagai pemantul bola. Performa ini menegaskan jurang kualitas yang masih ada antara laga domestik biasa dengan duel level tinggi sekelas derby.
El Clasico: Madrid Underdog?
Senin (12/1/2026) dini hari nanti, final ideal akan tersaji: Real Madrid vs Barcelona.
Ini adalah ulangan final tahun lalu, di mana Barcelona keluar sebagai pemenang yang sekaligus mengakhiri era Carlo Ancelotti. Kini, Hansi Flick berpeluang memberikan pukulan serupa bagi Xabi Alonso.
Dengan kondisi pertahanan yang darurat dan kemungkinan besar masih tanpa Mbappe, Real Madrid menatap final ini dengan status underdog. Di atas kertas, Barcelona yang lebih bugar difavoritkan mengangkat trofi di Jeddah.
Namun, seperti yang ditunjukkan di semifinal, Real Madrid tahu caranya menderita untuk menang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal Raih Kopa Trophy 2026, Cetak Hattrick Bersejarah
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 05:36
-
Hansi Flick Beri Pemain Barcelona Libur Dua Hari setelah Kalah dari Real Madrid
Liga Spanyol 26 Oktober 2026, 23:09
-
Frenkie de Jong Ungkap Penyebab Barcelona Kesulitan Hadapi Real Madrid di El Clasico
Liga Spanyol 26 Oktober 2026, 22:29
-
Kabar Buruk bagi Barcelona: Xavi Espart Menepi Tujuh Pekan usai Cedera di El Clasico
Liga Spanyol 26 Oktober 2026, 20:45
LATEST UPDATE
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
-
Unai Emery Tutup Pintu untuk Gabung Manchester United
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:52
-
Michael Carrick Pimpin Sesi Latihan MU Hari Ini, Gak Jadi Dipecat?
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:42
-
Mikel Arteta Ingatkan Arsenal, Fleetwood Town Bisa Jadi Ancaman di Carabao Cup
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:22
-
Prediksi Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:02
-
Michael Carrick Selamat dari Pemecatan, Manchester United Masih Beri Kesempatan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 13:42
-
Link Live Streaming PSS vs Borneo FC di BRI Super League
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 13:27
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





