Barcelona: Kuat di Rumah, Loyo Saat Bertamu
Richard Andreas | 2 September 2019 08:30
Bola.net - Barcelona jelas punya masalah besar ketika bertandang ke markas lawan. Setiap laga tandang Barcelona adalah penyiksaan, mulai dari akhir musim lalu sampai awal musim ini.
Tanpa dukungan publik Camp Nou, pasukan Ernesto Valverde ini tampak seperti tim yang berbeda. Mereka selalu kerepotan ketika menyambangi tim yang bermain dengan intens dan menerapkan tekanan tinggi.
Teranyar, hal ini terjadi ketika Barca ditahan imbang Osasuna 2-2, pada laga lanjutan La Liga 2019/20, Sabtu (31/9/2019) lalu. Tim yang baru promosi seperti Osasuna bisa menghancurkan Barcelona di babak pertama.
Mengapa Barca mengalami tren buruk ini? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Intensitas Rendah
Mengutip Marca, setiap bermain di kandang lawan dewasa ini, Barca cenderung tampil kurang intens. Absennya Lionel Messi, Luis Suarez, dan Ousmane Dembele seharusnya tidak jadi alasan.
Barcelona tampak kebingungan ketika bermain di markas lawan. Seakan-akan ada dua tim Barcelona berbeda: tangguh di kandang, lemah saat tandang. Contoh paling jelas adalah ketika melawat ke Anfield pada Liga Champions musim lalu - masalah yang masih berlanjut sampai musim ini.
Skuad Barca cenderung membuat kesalahan-kesalahan mendasar di markas lawan. Barca kerepotan menghadapi kekuatan lawan.
Masalah Besar
Bagi tim sebesar Barca, jelas penampilan buruk di kandang lawan ini bisa jadi masalah besar. Tercatat, mereka belum pernah memenangkan enam laga tandang terakhir.
Satu catatan buruk lainnya: Barca mudah kebobolan terlebih dahulu di markas lawan, bahkan saat melawan tim yang tidak terlalu kuat. Artinya, jika fokus pada target Barca musim ini, mereka harus segera menyelesaikan masalah tersebut.
Permainan Barca kurang banyak hal. Pertahanan tampak tak menyatu, kurang intens menekan lawan, pemain baru belum menyatu, dan ada koneksi buruk antara para pemain di lapangan.
Setelah tiga pekan La Liga, Barca hanya meraih empat poin. Salah satu rekor terburuk Blaugrana.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






