Begini Cara Tim Medis Barcelona Jaga Performa Lamine Yamal Selama Puasa Ramadan
Afdholud Dzikry | 19 Februari 2026 16:00
Bola.net - Bulan suci Ramadan kembali menyapa, dan bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, bersiap memadukan kewajiban spiritualnya dengan tuntutan sepak bola level elite.
Untuk memastikan performa sang pemain tetap maksimal selama berpuasa, tim medis Barcelona telah menyiapkan rencana nutrisi dan diet khusus.
Tahun ini, Ramadan yang berlangsung dari 18 Februari hingga pekan terakhir Maret menjadi momen kedua bagi Yamal menjalani ibadah puasa bersama tim utama. Hal ini jelas menjadi faktor krusial yang menuntut penyesuaian fisik secara saksama.
Pengalaman Klub dan Strategi Iftar

Bagi Barcelona, mengelola kondisi fisik pemain muslim di bulan Ramadan bukanlah tantangan baru. Laporan dari harian Spanyol, AS, menyebutkan bahwa staf medis klub sudah terbiasa merancang program serupa untuk meminimalisasi efek puasa pada siang hari.
Di masa lalu, Barcelona sukses menerapkan panduan nutrisi khusus untuk nama-nama seperti Ousmane Dembele, Franck Kessie, hingga Ansu Fati. Kini, pendekatan terukur yang sama diaplikasikan secara penuh untuk Yamal.
Fokus utama dari rencana medis ini terletak pada manajemen jamuan berbuka puasa (Iftar). Tim dokter menstrukturisasi diet secara hati-hati agar sang pemain mendapat nutrisi optimal, sekaligus secara ketat menghindari porsi makan berlebihan.
Asupan kalori yang terlalu berat di larut malam sangat dihindari karena berisiko mengganggu ritme istirahat dan berdampak buruk pada performa atletik.
Selain makanan, hidrasi menjadi poin yang tak kalah krusial. Pemain sayap kelahiran Rocafonda ini diwajibkan memastikan asupan cairan tubuhnya terpenuhi dengan baik pada jam-jam sebelum pertandingan.
Rutinitas Baru Lamine Yamal

Adaptasi jadwal menjadi kunci bagi Yamal untuk mempertahankan keseimbangan tersebut. Dalam sebuah wawancara pada Maret tahun lalu, ia membagikan secara langsung bagaimana rutinitas hariannya berubah drastis demi menyelaraskan jadwal latihan dan ibadah.
"Hari ini saya bangun jam empat pagi dan sarapan dalam porsi besar. Setelah itu, saya bisa bangun lebih lambat dari yang lain karena saya melewatkan jadwal sarapan tim," ungkap Yamal.
"Setelah itu saya pergi ke tempat latihan dan kemudian kembali ke kamar untuk melanjutkan doa-doa saya. Dan begitu seterusnya sampai tiba waktunya saya bisa berbuka puasa."
Ia juga menekankan pentingnya peran cairan khusus dalam menunjang fisiknya selama menahan dahaga.
"Elektrolit sangat penting untuk tetap terhidrasi sepanjang sisa hari," tambahnya.
Menanti Pembuktian Kontra Levante
Efektivitas program diet khusus ini akan menemui ujian perdananya pada hari Minggu, saat Barcelona dijadwalkan bertanding melawan Levante. Publik tentu menanti bagaimana efek puasa memengaruhi daya ledak pemain bernomor punggung 10 Barcelona tersebut di atas lapangan hijau.
Meski demikian, kekhawatiran terkait penurunan performa tampaknya tidak terlalu dirasakan di internal klub. Musim lalu, Yamal terbukti sukses melewati tuntutan bulan suci berdampingan dengan komitmen profesionalnya tanpa kendala berarti, sebuah standar yang diyakini akan kembali ia pertahankan tahun ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


