Bola Mati Bisa Jadi Mimpi Buruk Barcelona di El Clasico
Asad Arifin | 22 Oktober 2026 21:52
Bola.net - Barcelona menyambut El Clasico kontra Real Madrid di Camp Nou dengan keunggulan enam poin di klasemen. Kemenangan pada Senin (26/10) dini hari WIB akan memperlebar jarak menjadi sembilan poin, tetapi ada satu kelemahan yang harus segera dibenahi Hansi Flick.
Situasi bola mati atau set piece menjadi pekerjaan rumah bagi Barcelona menjelang duel krusial tersebut. Sejumlah pertandingan terakhir memperlihatkan rapuhnya pertahanan Blaugrana ketika menghadapi bola udara, terutama dalam situasi sepak pojok.
Menurut laporan SPORT, kekalahan 2-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) kembali menyoroti masalah tersebut. Kelemahan serupa juga terlihat saat Barcelona menghadapi Real Betis dan Galatasaray, sehingga menjadi perhatian serius sebelum bertemu rival abadi mereka.
Real Madrid berpotensi memanfaatkan celah itu melalui pemain-pemain yang unggul secara fisik dan kuat dalam duel udara. Antonio Rudiger dan Dean Huijsen termasuk sosok yang bisa menyulitkan lini belakang Barcelona jika organisasi pertahanan mereka kembali goyah.
Pertahanan Barcelona Kembali Disorot akibat Situasi Bola Mati

Barcelona memiliki tinggi badan rata-rata skuad sekitar 1,82 meter, dengan sejumlah pemain bertubuh jangkung di dalam tim. Namun, beberapa pemain yang mengandalkan kemampuan teknis, seperti Fermin Lopez, Gavi, dan Xavi Espart, memiliki keterbatasan ketika harus berduel di udara.
Masalah itu terlihat ketika Barcelona menghadapi Real Betis. Valentin Gomez berhasil mencetak gol penyeimbang setelah memenangi duel udara melawan Espart di kotak penalti, memanfaatkan sepak pojok yang gagal diantisipasi dengan baik.
Kelemahan serupa kembali muncul saat Barcelona berhadapan dengan PSG. Lucas Hernandez berhasil lepas dari pengawalan dan mencetak gol melalui sundulan, memperlihatkan masalah koordinasi pertahanan dalam mengawal pemain lawan.
Barcelona juga sempat mendapat peringatan ketika melawan Galatasaray. Victor Osimhen memenangi duel udara melawan Pau Cubarsi dalam situasi sepak pojok, meski gol tersebut dianulir karena offside.
Rudiger dan Huijsen Bisa Jadi Ancaman Real Madrid

Real Madrid memiliki sejumlah pemain yang bisa memanfaatkan kelemahan Barcelona dalam duel udara. Rudiger dan Huijsen, yang memiliki tinggi badan di atas 1,90 meter, berpotensi memberikan ancaman besar melalui sepak pojok maupun tendangan bebas.
Kedua bek tersebut dikenal bisa menjadi sasaran umpan silang dalam situasi bola mati. Karena itu, Barcelona perlu memastikan pengawalan berjalan disiplin dan tidak memberi ruang bagi pemain Madrid untuk menyambut bola dengan leluasa.
Selama ini, Barcelona mengandalkan kualitas teknis, pergerakan dinamis, dan penguasaan bola untuk mengontrol pertandingan. Namun, keunggulan tersebut tidak akan cukup jika mereka terus kehilangan konsentrasi saat menghadapi bola mati lawan.
Flick perlu membenahi organisasi pertahanan dan meningkatkan efektivitas penjagaan di kotak penalti sebelum El Clasico dimulai.
Klasemen La Liga 2026/2027
Baca Ini Juga
Staf Media MU Melarang Bruno Fernandes Bicara Bahasa Italia, Ada Masalah Apa?
Como Terlihat Bermain dengan '12 Orang' saat Bantai MU 4-1
Pengakuan Arda Guler Sengaja 'Mencuri' Gol Kylian Mbappe
Daya Pikat Yan Diomande Mulai Terlihat
Diobok-obok Como, Michael Carrick Janji Bakal Evaluasi Total Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 12:33
-
Kylian Mbappe Runner-up Ballon d'Or 2026, Yamal Peringkat 3, Rodri 4, Messi 5
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 07:06
-
Lamine Yamal Raih Kopa Trophy 2026, Cetak Hattrick Bersejarah
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 05:36
-
Hansi Flick Beri Pemain Barcelona Libur Dua Hari setelah Kalah dari Real Madrid
Liga Spanyol 26 Oktober 2026, 23:09
-
Frenkie de Jong Ungkap Penyebab Barcelona Kesulitan Hadapi Real Madrid di El Clasico
Liga Spanyol 26 Oktober 2026, 22:29
LATEST UPDATE
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






