Bukan karena Hasil, Inilah Pemicu Ernesto Valverde Dipecat Barcelona
Richard Andreas | 5 Februari 2020 09:40
Bola.net - Barcelona membuat keputusan besar ketika memecat Ernesto Valverde bulan lalu. Sudah belasan tahun berlalu sejak terakhir kali raksasa Catalan ini mengakhiri kerja sama di pertengahan musim.
Bagaimanapun, keputusan besar itu diperlukan untuk memperbaiki permainan Barca. Quique Setien pun ditunjuk dengan harapan bisa mengembalikan filosofi klub.
Pemecatan Valverde sebenarnya sudah disuarakan fans sejak musim lalu, tepatnya karena dua kegagalan nahas di Liga Champions. Kendati demikian, tetap saja Barca mendobrak tradisi dengan memecat pelatih yang sudah mempersembahkan trofi.
Kini, salah satu petinggi Barca, Eric Abidal, menjelaskan langsung apa yang sebenarnya terjadi di balik keputusan itu. Baca halaman berikutnya ya, Bolaneters!
Bukan Hanya Hasil Pertandingan
Karier Valverde sebagai bos Barcelona sebenarnya tidak benar-benar buruk. Dia tetap mempersembahkan trofi meski permainan Barca sudah bergeser dari filosofinya.
Uniknya, Abidal justru mengatakan bahwa gaya bermain demi kemenangan itulah yang justru membuat Valverde dipecat, juga masalah-masalah internal lainnya.
"Kami mengamati pertandingan. Tidak hanya hasil akhir, tapi bagaimana kami bermain, taktik, kinerja para pemain yang tidak sering bermain. Saya fokus pada detail-detail itu," ujar Abidal kepada Sport.
"Banyak pemain yang tidak puas atau sudah bekerja keras, juga ada masalah komunikasi internal. Hubungan antara pelatih dan ruang ganti selalu bagus, tetapi ada hal-hal yang bisa ditengarai oleh mantan pemain seperti saya."
Quique Setien
"Saya menjelaskan pemikiran saya pada klub dan akhirnya kami mencapai keputusan itu," sambung Abidal tentang pemecatan Valverde
Lebih lanjut, Abidal sekaligus menjelaskan alasan kuat di balik pemilihan Quique Setien. Salah satu keunggulan Setien adalah mau merangkul pemain-pemain yang mungkin tidak banyak mendapat kesempatan.
"Quique punya DNA kami, suka bekerja keras dan membantu para pemain yang tidak banyak bermain atau tidak merasa sebagai bagian tim," kata Abidal.
"Komunikasi harus mengalir dengan baik dan itu membuat tim lebih baik serta lebih tangguh bersaing," tutupnya.
Sumber: Sport
Baca ini juga ya!
El Clasico dan Masalah Internal Barcelona: Alasan Ernesto Valverde Dipecat?
Buka-bukaan, Barcelona Ternyata Tidak Pernah Sodorkan Tawaran untuk Xavi?
Terungkap, Lionel Messi Akhir-Akhir Ini Paksakan Tampil dalam Kondisi Cedera
Beberapa Pemain yang Bisa Direkrut Barcelona untuk Gantikan Dembele, Siapa Saja?
Barcelona Bisa Cari Pengganti Dembele Meski Bursa Transfer Telah Ditutup
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















