CEO Espanyol Meminta Maaf Setelah Suporter Invasi Lapangan
Asad Arifin | 15 Mei 2023 09:36
Bola.net - Barcelona baru saja mengamankan gelar juara La Liga 2022/2023 setelah berhasil mengalahkan Espanyol. Namun selebrasi kemenangan yang dirayakan pemain Barca di lapangan ini membuat penggemar tuan rumah ricuh memasuki lapangan. Hal ini membuat CEO Espanyol angkat bicara.
Pertandingan rival sekota yang berlangsung di RCDE Stadium, Barcelona ini berlangsung pada Senin (15/5/2023) dini hari. Los Periquitos berhasil dibungkam dengan skor 2-4 di pekan ke-34 La Liga. Blaugarana sudah tampil dominan sejak awal dengan tiga gol di babak pertama namun Espanyol memperkecil jarak ketertinggalan lewat gol dari Javi Puado (73’) dan Joselu (90+2’).
Kemenangan ini tentu dinantikan oleh klub pemimpin klasemen La Liga itu karena mereka mengumpulkan 84 poin yang membuat tidak ada pesaing lainnya demi mendapat gelar La Liga yang belum diraih semenjak ditinggal oleh Lionel Messi. Tapi bagi penggemar Los Periquitos yang hampir terdegradasi, tentu ini merupakan kekalahan yang menyedihkan terutama di kandang sendiri.
Hingga akhirnya, para penggemar sang tuan rumah menyerbu lapangan ketika pemain Blaugrana tengah merayakan selebrasi. Mereka berhambur ke lapangan hingga mengejar para pemain dan staf Barca yang kemudian berlari masuk ke ruang ganti.
Jumlah penggemar yang menginvasi lapangan terlalu banyak sehingga petugas keamanan pun kesulitan menghalaunya. Beberapa suporter diduga berhasil memasuki ruang ganti, namun tidak ada pemain Barcelona yang terluka.
Kerusuhan Itu Bukan Citra Espanyol
Setelah insiden invasi suporter ke lapangan yang menggagalkan selebrasi kemenangan Barcelona, CEO Espanyol, Mao Ye mengungkapkan permintaan maafnya. Dilansir dari SPORT, Mao Ye berkata, "Kami ingin meminta maaf kepada dunia sepak bola atas peristiwa ini. Itu bukan citra Espanyol, jauh dari itu.”
Los Periquitos memang tengah terpuruk di zona degradasi La Liga dan hanya mengumpulkan 31 poin dari tujuh kemenangan. “Tidak peduli seberapa minoritasnya, insiden itu tidak mewakili klub kami," tambah Ye.
"Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk memberantas insiden semacam ini sehingga tidak terjadi lagi di stadion kami," jelas CEO Espanyol tersebut. Ia juga memahami keresahan dan ketidaknyamanan para penggemar, namun tim asal Barcelona tersebut masih memiliki empat pertandingan yang tersisa.
Sumber: Sport
Penulis: Etza Niki Thalita (Peserta Magang Merdeka 2023)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











