Cristiano Ronaldo Sejak Tinggalkan Real Madrid: Tak Pernah Bahagia di Juventus dan Man United?
Richard Andreas | 31 Juli 2022 09:30
Bola.net - Cristiano Ronaldo mengalami masa-masa yang tidak biasa di Manchester United musim panas ini. Ronaldo disebut tidak puas dengan level tim dan ingin hengkang.
Situasi ini bukan pengalaman baru bagi Ronaldo. Sekitar setahun yang lalu dia mengalami kasus serupa di Juventus. Level Juventus menurun dan Ronaldo ingin pergi.
Perbedaannya, sekarang sulit bagi Ronaldo menemukan klub yang tepat. Klub-klub top tidak benar-benar tertarik merekrutnya, entah karena masalah gaji atau karena pertimbangan lainnya.
Menariknya, situasi di Juve dan MU ini seolah-olah menunjukkan bahwa Ronaldo terus mengalami masalah sejak meninggalkan Real Madrid. Dia pernah jadi pahlawan Los Blancos selama 9 tahun, dengan torehan 4 gelar Liga Champions.
Mengutip Marca, Ronaldo disebut sial sejak meninggalkan Real Madrid, dia tidak pernah bermain di level top dan membidik trofi bergengsi. Benarkah begitu?
Gagal di Juventus
Ronaldo bergabung dengan Juventus pada tahun 2018. harapannya, dia bisa membantu Juve mewujudkan mimpi untuk menjuarai Liga Champions.
Nahasnya, kedatangan Ronaldo justru tidak berdampak maksimal. Juve sepertinya baru menyadari bahwa dengan adanya pemain seperti Ronaldo, mereka harus membentuk tim untuk meladeni sang superstar.
Di level individu, torehan Ronaldo sebenarnya masih luar biasa. Tiga tahun di Juve, dia mencetak 21 gol di tahun pertama, 26 gol di tahun kedua, dan 36 gol di tahun ketiga.
Masalahnya, Ronaldo justru dikritik. Kehadirannya dianggap membuat Juve tidak berkembang, bahkan cenderung jalan di tempat.
Terulang di MU
Masalah serupa terulang di Manchester United. Ronaldo direkrut MU dengan ambisi untuk membentuk tim top, belum lagi didukung dengan perasaan nostalgia.
Performa Ronaldo tidak buruk. Terbukti, dia bisa mencetak total 24 gol di semua kompetisi. Ronaldo jadi pemain paling menonjol di tengah keterpurukan MU.
Masalahnya, Ronaldo lagi-lagi jadi sasaran kritik. Dia dianggap sebagai beban karena tim harus bermain untuknya. Ronaldo juga dinilai kurang kontribusi defensif.
Diduga situasi sulit itulah yang mendorong Ronaldo untuk meninggalkan MU musim panas ini. Masalahnya, nama baik Ronaldo bisa tercoreng karena dianggap kabur dari tantangan.
Sumber: Bola, Marca, Express
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
Sekarang, Liverpool Jauh Lebih Seksi daripada Man United!
Godaan Bayern Munchen Mungkin Sulit Ditolak Harry Kane!
Si Tukang Intervensi! 6 Momen Sir Alex Ferguson 'Ikut Campur' Keputusan Vital di MU
Di Balik Performa Gacor Martial dan Fred, Sudah Diamati Ten Hag Sebelum Melatih MU!
Cerita Gundogan Jadi Pahlawan Man City Juara: Kesal Dicadangkan, Masuk Cetak Dua Gol!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
-
Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
Liga Inggris 11 Juli 2026, 13:00
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
LATEST UPDATE
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
Liga Inggris 11 Juli 2026, 22:12
-
Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 21:08
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
-
Mau Kalahkan Norwegia, Inggris Harus Bisa 'Matikan' Erling Haaland
Piala Dunia 11 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









