Dari Andres Iniesta untuk Seorang Teman yang Pergi Mendahuluinya
Gia Yuda Pradana | 1 April 2020 15:17
Bola.net - Para suporter Espanyol kerap mengintimidasi Lionel Messi maupun membentangkan banner ejekan untuk Gerard Pique dari kubu sang rival sekota Barcelona. Namun, ada satu pemain yang mendapatkan perlakukan berbeda. Pemain tersebut adalah Andres Iniesta.
Ini berkaitan dengan mendiang Dani Jarque, serta titel Piala Dunia pertama dalam sejarah Spanyol.
Mari mundur ke 11 Juli 2010, ke Soccer City, Johannesburg, Afrika Selatan. Laga final Piala Dunia antara Belanda melawan Spanyol yang disaksikan 84.490 penonton itu tak menghasilkan gol selama waktu normal. Extra time pun digelar, tapi kebuntuan tak kunjung pecah.
Empat menit lagi, adu penalti tak terhindarkan. Wasit Howard Webb sudah mulai melihat jam tangannya. datanglah operan itu, dari Cesc Fabregas. Di ujung operan tersebut, ada Iniesta. Dia onside. Tembakan penyelesaian dilepaskannya, menyilang dari sisi kanan ke tiang jauh Belanda.
Bola bersarang di gawang Belanda. Iniesta berselebrasi, berlari ke sudut kiri lapangan diikuti pemain-pemain Spanyol lainnya. Sambil berteriak, dia melepas jersey-nya dan menunjukkan kaus yang bertuliskan sebuah pesan.
Dani Jarque siempre con nosotros - Dani Jarque selalu bersama kami.
Ketika Suka Berganti Duka
Pada awal musim 2009/10, Dani Jarque dipercaya menyandang ban kapten Espanyol menggantikan Raul Tamudo. Namun, takdir seseorang tak ada yang bisa menduga.
Pada 8 Agustus 2008, saat Espanyol menjalani pramusim di Coverciano, Florence, Italia, Jarque mengalami serangan jantung. Ambulans dari unit gawat darurat Florence tiba dan petugas medis melakukan sebisa mereka. Namun, jantung Jarque tetap tak bereaksi, dan dinyatakan meninggal sejam kemudian.
Jarque meninggal di usia 26, hanya sebulan setelah dipercaya menjadi kapten baru Espanyol. Kabar ini membuat publik Spanyol berduka.
Rekan-rekan Jarque bersedih, begitu pula teman-teman dekatnya. Itu termasuk Iniesta.
Tribute dari Iniesta, 337 Hari Berselang
Setelah kematian Jarque, Iniesta belum mendapatkan kesempatan yang pas untuk memberikan tribute terbaik buat mendiang sang kawan. Musim itu, Iniesta kerap berjuang melawan cedera.
Kesempatan itu baru datang 337 hari kemudian. Kesempatan itu datang di panggung yang paling megah, final Piala Dunia.
Iniesta mencetak sebuah gol bersejarah. Gol itu menjadi gol penentu kemenangan 1-0 Spanyol atas Belanda. La Furia Roja menjuarai Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Iniesta tampil impresif sepanjang kejuaraan. Namun, yang paling berkesan tentu saja gol kemenangan menit 116 ke gawang Belanda, dan tentu saja selebrasinya.
Gracias
Iniesta adalah salah satu teman dekat Jarque. Mereka rekan di tim muda Spanyol. Meski klub yang diperkuat adalah dua rival sekota, persahabatan mereka tidak rusak.
Bagi Iniesta, sepanjang musim setelah mencetak gol penentu kemenangan di final Piala Dunia itu, dia selalu mendapatkan aplaus dari para suporter lawan Barcelona di La Liga.
Standing ovation untuknya yang paling menyentuh justru tersaji di markas sang rival sekota.
Tak seperti kebanyakan pemain-pemain Barcelona lainnya di Derby Catalan, Iniesta mendapatkan perlakuan istimewa. Para suporter Espanyol hanya punya respek abadi untuknya.
Untuknya, mereka tak ragu berkata: Gracias - terimas kasih, Iniesta.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Kala Shevchenko Menaklukkan Buffon dengan Sebuah Golazo
El Clasico 2009: Xavi Menggila dan Barcelona Menang 6-2 Lawan Real Madrid di Bernabeu
Beri Andrea Pirlo 3 Detik, Itu Cukup Baginya untuk Membuat Satu Negara Menangis
Zinedine Zidane: Maestro Sepak Bola, Masternya Permainan Elegan
8 Cacat Manajemen Barcelona: Lionel Messi Sampai Berang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




