De Jong Harusnya ke Juventus dan Bukan Barcelona, Apa Alasannya?
Dimas Ardi Prasetya | 3 Maret 2020 21:23
Bola.net - Louis Van Gaal mengklaim Frenkie De Jong harusnya pindah ke Juventus dan bukannya ke Barcelona karena di sana ia tak dimainkan di posisi yang tepat dan Blaugrana juga sudah memiliki Sergio Busquets di pos gelandang bertahan.
De Jong tampil apik bersama dengan Ajax Amsterdam, khususnya pada musim 2018-19 kemarin. Alhasil, banyak klub yang kemudian tergoda untuk memakai servisnya.
Pada akhirnya dari sekian klub yang mengincarnya, Barcelona yang berhasil mendapatkan tanda tangan pemain berusia 22 tahun tersebut. Ia diboyong dengan bandrol mencapai 75 juta euro.
De Jong sendiri kerap dimainkan di lini tengah Barcelona. Akan tetapi ia tak terlalu bisa mengulang performanya yang apik seperti saat di Ajax.
Alasan Dimainkan
Sejauh ini Frenkie De Jong telah dimainkan sebanyak 34 kali oleh Barcelona. Menurut Louis Van Gaal, Ernesto Valverde maupun Quique Setien terus memainkan De Jong karena mereka terpaksa melakukannya.
Ia mengklaim bahwa Barca pasti terbebani oleh harganya yang selangit. Sebab jika tidak dimainkan, 75 juta euro akan terbuang sia-sia.
"[De Jong bermain] karena harganya yang mahal, saya yakin akan hal itu. Valverde pasti ingin memilikinya, tetapi sekarang ada pelatih lain dan pertanyaannya adalah apakah ia akan terus bermain karena pelatih ini bukan orang yang membelinya," cetusnya pada Ziggo Sport, seperti dilansir Goal International.
Juventus Lebih Cocok
Selama di Barcelona, Frenkie De Jong seringnya dimainkan di sektor kiri lini tengah. Menurut Louis Van Gaal, posisi itu bukan posisi terbaik gelandang timnas Belanda tersebut.
Van Gaal pun mengklaim bahwa kondisi itu jelas tak ideal bagi De Jong. Menurutnya De Jong pasti bisa menunjukkan permainan terbaiknya jika ia bermain bagi Juventus.
"Ia tidak bermain dalam posisinya. Di Ajax, semua orang mencarinya," serunya.
"ia adalah pusat permainan sementara di Barca tidak seperti itu. Ini perbedaan besar," klaim Van Gaal.
"Jika hanya satu klub yang membeli Matthijs de Ligt, itu pasti Barcelona. Dan dengan adanya Busquets, harusnya Frenkie de Jong yang pergi ke Juventus. Barca tidak memiliki pemain berjenis De Ligt daripada De Jong," terangnya.
Frenkie De Jong saat ini masih terikat kontrak di Barcelona hingga tahun 2024 mendatang.
(goal international)
Baca Juga:
Ketika Ronaldo Enggan Jadi Fokus Perhatian di Laga Real Madrid vs Barcelona
Tak Hanya Casemiro, Deretan Pemain Ini Juga Pernah Bikin Lionel Messi Mati Kutu
Barcelona Batalkan Perekrutan Willian
Termasuk Lionel Messi, Ini 4 Penyebab Kekalahan Barcelona di Santiago Bernabeu
Versi Terburuk Frenkie de Jong di Barcelona, Salah Posisi?
Quique Setien vs Ernesto Valverde: Sudahkah Barcelona Berkembang?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Liga Italia 4 Juni 2026, 14:21
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















