Debut Alexander-Arnold di Real Madrid Dikritik Habis: Dia Bukan Trent yang Dulu
Richard Andreas | 22 Agustus 2025 17:15
Bola.net - Harapan besar mengiringi perpindahan bebas transfer Trent Alexander-Arnold dari Liverpool menuju Real Madrid pada bursa musim panas ini. Bek kanan berkebangsaan Inggris tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi tambahan bagi skuad yang dilatih Xabi Alonso.
Akan tetapi, penampilan perdananya di La Liga saat melawan Osasuna justru mendapat sorotan negatif. Meskipun Los Blancos berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 melalui eksekusi penalti Kylian Mbappe, performa yang ditunjukkan Alexander-Arnold dinilai belum memenuhi standar yang diharapkan di Santiago Bernabeu.
Media Spanyol, termasuk AS Diario, memberikan kritik tajam terhadap kelemahan-kelemahan sang pemain. Hal ini menandai awal yang kurang ideal bagi perjalanan kariernya di negeri matador.
Statistik yang Mengecewakan
Alexander-Arnold mendapat kepercayaan untuk bermain sejak menit pertama di sisi kanan barisan pertahanan bersama Eder Militao, Dean Huijsen, dan Alvaro Carreras. Dia bermain selama 68 menit sebelum akhirnya ditarik keluar dari lapangan.
Sepanjang waktu bermainnya, dia mencatat 77 kali sentuhan bola dan berhasil menyelesaikan 57 umpan dari 64 percobaan dengan tingkat akurasi 89%. Namun, dia hanya sekali berhasil memasuki kotak penalti lawan, dan catatan umpan silangnya sangat buruk dengan hanya satu yang akurat dari tujuh percobaan atau sekitar 14%.
Kelemahan paling mencolok terlihat dari kemampuan distribusi jarak jauhnya. Empat kali mencoba memberikan umpan panjang, tidak satupun yang berhasil mencapai target, padahal kemampuan tersebut yang dulu membuatnya sangat dihormati selama berseragam Liverpool.
Kritik dari Media Spanyol

Thomas Roncero, editor dari AS Diario, menyatakan bahwa Alexander-Arnold belum berhasil memenuhi standar yang ditetapkan Real Madrid. Dia menilai mantan pemain Liverpool itu belum menunjukkan kualitas sebagai bek kanan yang diharapkan oleh para pendukung Bernabeu.
"Dia bukan sosok Trent yang dulu kita kenal. Madrid membutuhkan pemain yang mau berlari, berjuang, dan mampu menembus barisan pertahanan lawan. Semua itu belum terlihat dari penampilannya," ungkap Roncero.
Roncero juga mempertanyakan peran yang akan diberikan kepada Alexander-Arnold di bawah arahan Alonso. Apakah dia akan difungsikan sebagai bek sayap klasik, full-back yang bergerak masuk ke tengah, atau spesialis dalam situasi bola mati masih menjadi tanda tanya besar.
Menurutnya, sang pemain masih memerlukan waktu lebih lama untuk memahami karakteristik sepak bola Spanyol.
Ancaman dari Carvajal
Situasi menjadi semakin kompleks karena Dani Carvajal akan segera kembali dari cedera panjang yang dialaminya. Bek veteran tersebut langsung menggantikan posisi Alexander-Arnold ketika berhadapan dengan Osasuna, sebuah indikasi bahwa posisi di tim utama belum terjamin sepenuhnya.
Carvajal, yang telah memiliki pengalaman meraih gelar Liga Champions sebanyak enam kali, masih menyimpan modal besar sebagai sosok pemimpin di lini belakang. Apabila kondisi fisiknya pulih sepenuhnya, persaingan di posisi bek kanan Madrid akan menjadi semakin sengit.
Bagi Alexander-Arnold, proses adaptasi yang cepat bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan jika ingin tetap bertahan di klub yang selalu menuntut standar performa tertinggi.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- No Baleba No Problem! MU Kini Kejar Gelandang Real Madrid Ini
- Jadwal La Liga Pekan Ini Live di beIN Sports dan Vidio, 23-26 Agustus 2025
- Kena PHP Eze, Tottenham Tempel Ketat Rodrygo
- Fakta La Liga: Barcelona dan Real Madrid Ternyata Turunkan Skuad Paling Muda di Pekan 1 Liga Spanyol
- Nasib Tak Ada yang Tahu: Nyaris Dibuang Ancelotti, Kini Tchouameni jadi Pemain Kunci Xabi Alonso
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kemenangan yang Menyisakan Banyak Masalah, Real Madrid Tidak Begitu Meyakinkan!
Liga Champions 26 Februari 2026, 19:44
-
Pelan tapi Pasti, Trent Alexander-Arnold Kian Matang di Real Madrid!
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 18:19
-
Kapan Drawing 16 Besar Liga Champions 2025/2026 Digelar? Ini Jadwal Lengkapnya
Liga Champions 26 Februari 2026, 17:31
LATEST UPDATE
-
Ole Romeny Masih Mencari Gol Pertama di Oxford United Jelang Agenda Timnas Indonesia
Tim Nasional 27 Februari 2026, 01:12
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs PSIM 27 Februari 2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 23:28
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
-
Krisis Cedera yang Menggerogoti Liverpool: Tumbangnya Pemain-Pemain Kunci
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:59
-
PSG Susah Payah ke 16 Besar Liga Champions: Magis Sudah Habis?
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:28
-
Real Madrid Tindak Tegas Suporter yang Lakukan Salam Nazi Saat Lawan Benfica
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:18
-
2 Calon Lawan Menanti Real Madrid di 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:06
-
Jalan Terjal Chelsea Menuju Liga Champions: Rentetan Laga Berat yang Jadi Ancaman
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58







