Di Usia 18 Tahun Seperti Lamine Yamal, Apakah Lionel Messi Sudah Juara Liga Champions?
Afdholud Dzikry | 23 April 2026 08:17
Bola.net - Langkah Barcelona resmi terhenti di babak perempat final Liga Champions musim 2025/2026. Hasil pahit ini memastikan harapan Lamine Yamal meraih trofi Eropa pertamanya kembali tertunda.
Kekalahan tersebut memicu perbandingan statistik antara dirinya dengan sang legenda, Lionel Messi. Pasalnya, Messi sudah merasakan manisnya gelar juara tersebut saat masih berusia sangat belia.
Yamal kini sudah menjadi pilar paling krusial bagi skuad Blaugrana di berbagai kompetisi. Namun, koleksi gelarnya sejauh ini baru mencakup kompetisi domestik seperti La Liga dan Copa del Rey.
Sementara itu, Messi di usia yang sama telah menancapkan kuku di panggung tertinggi Benua Biru. Perbedaan sejarah antara kedua talenta hebat ini kini kembali menjadi perbincangan hangat publik.
Kandas di Tangan Atletico Madrid

Atletico Madrid tampil begitu solid dalam dua leg babak perempat final musim ini. Mereka sukses mengejutkan publik Camp Nou dengan kemenangan telak dua gol tanpa balas.
Barcelona mencoba membalas saat bertamu ke markas Atletico di Estadio Metropolitano demi mengejar ketertinggalan. Skuad Blaugrana hanya mampu menang tipis dengan skor 2-1 di hadapan pendukung lawan.
Hasil tersebut tidak cukup untuk membawa Barcelona melangkah lebih jauh ke babak semifinal. Mereka harus pulang dengan tangan hampa meski sudah memberikan perlawanan yang sangat sengit di lapangan.
Kegagalan ini memastikan trofi Si Kuping Besar tetap menjauh dari genggaman wonderkid asal Spanyol itu. Ia harus bersabar setidaknya hingga musim 2026/2027 untuk kembali mencoba peruntungannya meraih gelar juara.
Lamine Yamal vs Lionel Messi di Usia 18 Tahun

Lamine Yamal akan genap berusia 19 tahun dalam tiga bulan mendatang tanpa gelar juara Eropa. Catatan ini berbanding terbalik dengan torehan gemilang yang pernah diukir oleh Lionel Messi.
La Pulga sudah mengangkat trofi Liga Champions pertamanya saat masih berusia 18 tahun 10 bulan. Gelar tersebut diraih Messi saat Barcelona mengalahkan Arsenal pada partai final tahun 2006 silam.
Meski tidak bermain di laga puncak, Messi terlibat aktif dalam enam laga selama kompetisi berlangsung. Ia sempat mencatatkan satu gol ke gawang Panathinaikos saat masih berada di babak penyisihan grup.
Pencapaian bersejarah itu membuat Messi jauh lebih unggul dalam urusan trofi kolektif di level internasional. Lamine Yamal kini masih harus berjuang keras untuk bisa mengejar bayang-bayang kesuksesan sang idola.
Statistik Individu di Pentas Liga Champions
Walau belum juara, statistik individu Lamine Yamal sebenarnya sangat mengesankan bagi pemain seusianya. Ia sudah mencatat total 33 pertandingan di kompetisi Liga Champions bersama Barcelona.
Yamal sukses membukukan 11 gol serta menyumbangkan 10 assist dari tiga edisi berbeda. Angka ini bahkan melampaui jumlah penampilan Messi saat pertama kali mencicipi gelar juara Eropa.
Sebagai perbandingan, Messi baru mengoleksi gelar keduanya di usia 22 tahun setelah menumbangkan Manchester United. Saat itu, ia tampil sangat dominan dengan mencetak sembilan gol dalam satu musim penuh.
Lamine Yamal kini memiliki tantangan besar untuk membuktikan diri sebagai suksesor sejati di masa depan. Target terdekatnya adalah membantu Barcelona kembali bersaing di level tertinggi Eropa pada musim depan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
