Dianggap Pelatih Magang, Posisi Arbeloa Digoyang Pemain Bintang, Ruang Ganti Real Madrid Kembali Memanas?

Editor Bolanet | 4 Februari 2026 15:11
Dianggap Pelatih Magang, Posisi Arbeloa Digoyang Pemain Bintang, Ruang Ganti Real Madrid Kembali Memanas?
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa saat melawan Benfica di Liga Champions, 29 Januari 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Bola.net - Situasi ruang ganti Real Madrid dikabarkan sedang tidak baik-baik saja saat ini. Posisi Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala mulai dipertanyakan oleh para pemain bintangnya.

Arbeloa dinilai belum mampu memberikan dampak signifikan sejak menggantikan Xabi Alonso. Para pemain Los Blancos masih menganggapnya sebagai sosok pelatih sementara atau interim.

Advertisement

Label "pelatih magang" tampaknya sulit lepas dari pundak mantan bek kanan tersebut. Hal ini membuat wibawanya di depan skuad utama menjadi sedikit tergerus.

Manajemen klub sebenarnya merasa pergantian pelatih sudah membawa dampak positif awal. Namun, pendekatan personal Arbeloa yang berlebihan justru menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.

1 dari 3 halaman

Intervensi Pemain dalam Starting XI

Keputusan seleksi pemain Arbeloa mulai mendapatkan resistensi dari dalam ruang ganti. Beberapa pilar tim merasa bingung dengan pilihan taktik sang pelatih belakangan ini.

Kekalahan 2-4 dari Benfica menjadi puncak kekecewaan para pemain senior Real Madrid. Mereka terkejut melihat Dani Ceballos hanya duduk manis di bangku cadangan.

Arbeloa justru menurunkan talenta muda Castilla, Jorge Cestero, di momen-momen krusial laga. Para pemain senior lantas menyampaikan protes keras mereka kepada sang entrenador.

Tekanan dari ruang ganti tampaknya langsung membuat Arbeloa mengubah keputusannya. Ceballos akhirnya dimainkan pada babak kedua saat melawan Rayo Vallecano.

2 dari 3 halaman

Drama di Balik Kemenangan Rayo

Kemenangan tipis 2-1 atas Rayo Vallecano ternyata menyisakan cerita panas. Arbeloa terlambat menghadiri sesi konferensi pers pasca laga karena insiden internal.

Keterlambatan tersebut disebabkan oleh diskusi panjang dan tegang di ruang ganti pemain. Arbeloa terlibat debat panas dengan skuadnya mengenai pergantian pemain dan taktik.

Para pemain merasa tidak sejalan dengan strategi yang diterapkan oleh pelatih mereka. Mereka menuntut adanya perubahan taktik yang lebih radikal di atas lapangan.

Skuad merasa Arbeloa belum melakukan penyesuaian yang cukup berani sebagai pelatih utama. Hal ini memicu ketidakpuasan meski tim berhasil meraih tiga poin.

3 dari 3 halaman

Dianggap Masih Level Castilla

Pandangan miring para pemain terhadap kapasitas Arbeloa semakin menguat setiap pekannya. Mereka merasa sedang dilatih oleh manajer tim junior, bukan pelatih kelas dunia.

Arbeloa dianggap hanya sebagai solusi jangka pendek hingga bursa transfer musim panas. Ia belum dilihat sebagai jawaban jangka panjang untuk kursi pelatih Bernabeu.

Dua pekan ke depan akan menjadi masa penghakiman bagi nasib Arbeloa. Ia memiliki waktu jeda tanpa pertandingan tengah pekan untuk membenahi taktiknya.

Bersama pelatih fisik Antonio Pintus, ia wajib melakukan perubahan signifikan di sesi latihan. Jika gagal, posisi Arbeloa dipastikan akan semakin lemah di mata pemain.

LATEST UPDATE