Dipuji-puji Mirip Lionel Messi, Lamine Yamal Tidak Akan Terbuai
Richard Andreas | 22 Februari 2025 01:45
Bola.net - Lamine Yamal, bintang muda Barcelona, mengungkapkan alasan mengapa dia memilih untuk mengabaikan perbandingan dirinya dengan Lionel Messi.
Yamal, yang baru berusia 17 tahun, sudah menjadi pemenang Kejuaraan Eropa bersama Spanyol dan meraih penghargaan prestisius seperti Kopa Trophy dan Golden Boy.
Meski sering dibandingkan dengan Messi karena sama-sama berposisi sebagai sayap kidal dan berasal dari akademi La Masia, Yamal menegaskan bahwa dirinya ingin menjadi dirinya sendiri.
"Saya mencoba untuk menjadi diri sendiri. Messi adalah pemain terbaik dalam sejarah, dan dibandingkan dengannya berarti saya melakukan hal yang benar, tetapi saya ingin menciptakan jalan saya sendiri," kata Yamal kepada Mundo Deportivo.
Menghindari Perbandingan dengan Messi
Yamal mengakui bahwa perbandingan dengan Messi adalah hal yang wajar, terutama karena keduanya sama-sama pemain kidal yang berasal dari La Masia. Namun, dia berusaha untuk tidak terpengaruh oleh hal tersebut.
"Untungnya, saya bukan yang pertama mengalaminya. Itu berarti ini adalah sesuatu yang selalu ada di benak orang-orang setiap kali mereka melihat sayap kidal, atau bahkan hanya pemain kidal," ujarnya.
Dia menambahkan bahwa Messi adalah sosok yang tidak bisa disamakan dengan siapa pun. "Messi adalah pemain terbaik dalam sejarah. Dibandingkan dengannya berarti saya melakukan hal yang benar, tetapi saya ingin fokus pada diri sendiri dan memberikan yang terbaik untuk tim ini," tegas Yamal.
Fokus pada Permainan dan Kontribusi untuk Barcelona
Yamal menegaskan bahwa menjadi superstar bukanlah bagian dari pemikirannya. Baginya, yang terpenting adalah merasa nyaman dan menunjukkan kemampuan di lapangan.
"Saya merasa nyaman, dan itu yang paling penting. Pada akhirnya, ini tentang bermain dan menunjukkan siapa diri Anda," kata Yamal.
Hingga saat ini, Yamal telah tampil dalam 83 pertandingan kompetitif untuk Barcelona dan mencetak 18 gol.
Kontribusinya membantu Blaugrana kembali ke puncak klasemen La Liga dan lolos ke babak 16 besar Liga Champions tanpa perlu melalui play-off.
Masa Depan Cerah Yamal
Dengan performa impresif di usia yang masih sangat muda, masa depan Yamal di Barcelona terlihat sangat cerah.
Meski sering dibandingkan dengan Messi, Yamal bertekad untuk menciptakan identitasnya sendiri dan terus berkembang sebagai pemain.
"Yang terpenting bagi saya adalah terus bermain dan membantu tim. Saya tidak memikirkan menjadi superstar atau hal-hal seperti itu. Saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk Barcelona," pungkas Yamal.
Klasemen Liga Spanyol 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Statistik Buruk Barcelona Tanpa Raphinha Jadi Alarm Bahaya
Liga Spanyol 30 Maret 2026, 07:58
-
Negosiasi Kontrak Dusan Vlahovic di Juventus Alami Hambatan Serius
Liga Italia 30 Maret 2026, 03:08
-
Inter Milan Mau 2 Pemain Barcelona dalam Kesepakatan Transfer Bastoni
Liga Italia 30 Maret 2026, 02:54
-
Manchester United Dapat Tawaran Rekrut Penyerang Barcelona
Liga Inggris 28 Maret 2026, 21:55
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Bosnia dan Herzegovina vs Italia: Esmir Bajraktarevic
Piala Dunia 1 April 2026, 07:00
-
Man of the Match Spanyol vs Mesir: Pedro Porro
Piala Dunia 1 April 2026, 06:55
-
Permintaan Maaf Gattuso Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 05:20
-
Bukan Prank April Mop, Italia Gagal (Lagi) ke Piala Dunia
Piala Dunia 1 April 2026, 05:17
-
Operasi Transfer Vlahovic di Luar Jangkauan AC Milan
Liga Italia 1 April 2026, 01:00
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56












