Drama 7 Menit di Derbi Catalan: 2 Kartu Merah, 1 Gol, dan Espanyol Degradasi
Asad Arifin | 9 Juli 2020 08:52
Bola.net - Laga Derbi Catalan pada pekan ke-35 La Liga 2019/2020 bisa dirangkum dalam tujuh menit. Tujuh menit yang penuh drama. Ada dua kartu merah, satu gol, dan kepastian Barcelona 'mengusir' Espanyol dari La Liga pada musim depan.
Barcelona menjamu sang rival sekota Espanyol di Camp Nou pada Kamis (9/7/2020) dini hari WIB. Barcelona bersusah payah untuk meraih tiga poin. Luis Suarez menjadi penentu kemenangan Los Cules lewat golnya pada menit ke-56.
Pelatih Barcelona, Quique Setien, mengakui jika timnya kesulitan meladeni pertahanan rapat Espanyol. Selain itu, ada faktor kelelahan yang membuat Barcelona tidak bermain dengan intensitas yang stabil.
Barcelona akhirnya tetap menang, walau dengan susah payah. Hasil yang sangat penting karena mereka kini terpaut satu poin dari Real Madrid. Andai Real Madrid gagal mendapat poin penuh di laga pekan ke-35 melawan Alaves, peluang juara makin terbuka.
Tujuh Menit yang Menguras Emosi
Laga babak pertama berjalan alot bagi Barcelona. Mereka tidak mampu mencetak gol. Pada awal babak kedua, Quique Setien memasukkan Ansu Fati dan menarik keluar Nelson Semedo. Barcelona tampil lebih menyerang.
Namun, dari situ drama dimulai.
Ansu Fati baru terlibat dalam satu sentuhan dengan bola ketika mendapat kartu merah pada menit ke-53. Usai melihat VAR, wasit memberi kartu merah pada pemain 18 tahun akibat melanggar Fernando Calero.
Espanyol dalam posisi unggul jumlah pemain. Namun, itu hanya berjalan tiga menit. Pol Lozano membuat tekel keras kepada Gerard Pique. Setelah melihat VAR, wasit memberi kartu merah untuk Lozano.
Kedua tim bermain dengan 10 pemain. Situasi berimbang.
Drama memuncak pada menit ke-56. Luis Suarez mencetak gol ke gawang Espanyol. Bermula dari aksi Antoine Griezmann, sepakan Lionel Messi mampu diblok, lalu bola liar disambar Luis Suarez untuk menjadi gol.
Pada akhirnya, drama tujuh menit -antara menit ke-50 hingga 56- menjadi penentu hasil akhir laga Derbi Catalan.
Espanyol Degradasi
Dua situasi kontras terjadi pasca laga di Camp Nou. Pemain Barcelona lega bisa meraih kemenangan dan menjaga asa mereka bersaing dengan Real Madrid untuk meraih juara La Liga 2019/2020.
Di sisi lain, Espanyol dirundung duka. Para pemain Espanyol mengakhiri laga dengan kepala tertunduk. Sebab, kekalahan ini membuat mereka dipastikan terdegradasi. Espanyol baru meraih 24 poin dan berada di dasar klasemen La Liga.
Espanyol mengalami nasib yang sama dengan musim 1992/1993 silam. Saat itu, Espanyol harus degradasi usai kalah dari Racing Santander pada laga play-off.
Selamat berjuang kembali ke La Liga, Los Periquitos!
Sumber: Squawka
Baca Ini Juga:
Soal Peluang Barcelona Juara La Liga, Luis Suarez Berharap Real Madrid Terpeleset
Seperti Real Madrid, Barcelona Mengakui Menang Tanpa Permainan Bagus
Hasil dan Klasemen La Liga: Barcelona 'Usir' Espanyol ke Kasta Kedua
Adaptasi, Kunci Lionel Messi untuk Terus Bermain Sampai Tahun 2025
Man of the match Barcelona vs Espanyol: Luis Suarez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


