Erling Haaland Berseragam Barcelona? Jangan Harap Selama Ada Phillippe Coutinho
Yaumil Azis | 31 Maret 2021 05:02
Bola.net - Beberapa pemberitaan mengungkapkan kalau Barcelona tertarik mendatangkan Erling Braut Haaland musim panas ini. Sebelum itu, mereka diyakini harus menyelesaikan permasalahan dengan salah satu pemainnya, Philippe Coutinho.
Sektor depan menjadi salah satu perhatian Barcelona pada musim panas nanti. Tidak peduli dengan fakta bahwa mereka memiliki banyak penyerang handal, seperti Antoine Griezmann hingga Ousmane Dembele.
Meski terlihat mentereng, namun lini depan Barcelona sejatinya kekurangan sosok striker sentral yang mumpuni. Pemain asal Denmark, Martin Braithwaite, mulai menunjukkan performa apik musim ini, tetapi dirasa belum cukup buat klub sekelas Barcelona.
Haaland jelas berada satu kelas di atas Braithwaite meski usianya jauh lebih muda, dan terbukti dari catatan golnya. Kualitas Haaland dalam urusan menjebol gawang lawan terlihat dari catatan 49 gol dari 49 penampilan di semua ajang bersama Borussia Dortmund.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Harus Menjual Coutiinho Lebih Dulu
Tidak heran kalau Barcelona dikabarkan sangat menginginkan jasa pemain berkebangsaan Norwegia tersebut. Sayangnya, pasukan Ronald Koeman tersebut dihadapkan dengan kendala klasik yang dialami banyak klub papan atas saat ini: finansial.
Barcelona merupakan salah satu klub yang merasakan dampak paling parah dari era pandemi. Menurut laporan, diketahui kalau mereka memiliki tumpukan utang yang masa tenggatnya bakalan berakhir dalam waktu dekat.
Dalam situasi seperti ini, Dortmund malah memasang harga yang sangat tinggi buat Haaland. Laporan terakhir mengungkapkan kalau Die Borussen mematok sang penyerang di angka 180 juta euro.
Meski begitu, bukan berarti peluang Barcelona mendapatkan Haaland di musim panas ini jadi tertutup sangat rapat. Menurut Marca, Haaland bisa direkrut kalau Barcelona mampu mendapatkan dana segar dari penjualan Coutinho.
'Kartu' Joan Laporta?
Coutinho merupakan salah satu pemain termahal Barcelona saat ini. Pemain berkebangsaan Brasil tersebut direkrut dari Liverpool dengan mahar 142 juta pounds pada tahun 2018 lalu, dan sedang kesulitan memenuhi harapan publik kepadanya.
Sudah dibayar mahal, Coutinho malah kesulitan mendapatkan tempat di skuad inti Barcelona. Terutama pada musim ini, di mana dirinya baru mengantongi 14 penampilan. Hampir dapat dipastikan kalau Coutinho masuk dalam daftar jual Barcelona.
Bisa jadi, Coutinho merupakan salah satu 'kartu' yang dikatakan Joan Laporta beberapa saat setelah pengangkatannya sebagai presiden baru Barcelona. Sehingga ada kemungkinan Haaland berlabuh di Camp Nou kalau Coutinho angkat kaki.
"Saya sudah memiliki semua kartu yang siap untuk berurusan dengan situasi semacam ini. Itu karena pengalaman beserta pengetahuan saya soal orang-orang yang bisa mengintervensi dalam semua situasi seperti ini," katanya dikutip dari Metro.
(Marca)
Baca Juga:
Ousmane Dembele Diincar Manchester United, Barcelona Katakan Tidak!
Soal Masa Depan Erling Haaland, Begini Bocoran dari Mino Raiola
Bocoran Kontrak Wijnaldum di Barcelona: Gajinya 2 Kali Lipat daripada di Liverpool
Bukan 75 Juta Euro, Harga Erling Haaland Jauh Lebih Mahal!
Apakah Barcelona Masih Punya Kesempatan Merekrut David Alaba?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















