Franco Mastantuono Dibanding-bandingkan dengan Lamine Yamal
Richard Andreas | 3 Februari 2026 22:57
Bola.net - Franco Mastantuono menjalani musim pertamanya bersama Real Madrid dengan sorotan besar. Usianya baru 18 tahun, tetapi statusnya sebagai rekrutan mahal langsung menempatkannya di bawah tuntutan tinggi.
Gelandang serang asal Argentina itu direkrut pada musim panas lalu dengan nilai transfer lebih dari 60 juta euro. Awalnya, adaptasinya di Spanyol berjalan positif sebelum performanya dinilai menurun dalam beberapa bulan terakhir.
Situasi tersebut memunculkan berbagai suara yang menuntut Mastantuono menunjukkan lebih banyak kontribusi. Salah satu yang angkat bicara adalah legenda sepak bola Argentina, Mario Kempes, yang memberi nasihat langsung terkait sikap dan keberanian di lapangan.
Kempes Soroti Keberanian Mastantuono di Real Madrid
Mario Kempes menilai konteks bermain di Real Madrid berbeda jauh dibandingkan klub sebelumnya. Menurutnya, tuntutan untuk selalu menang bahkan sudah terasa sejak sesi latihan.
“Ini tidak mudah, ini bukan River, ini bukan Boca … ini Real Madrid. Di Real Madrid, Anda harus menang bahkan dalam latihan. Mastantuono harus sedikit lebih berani, dia harus lebih berani,” ujar Kempes.
Ia menekankan bahwa perekrutan Mastantuono dari River Plate dilakukan karena potensi besar yang dimilikinya. Namun, potensi tersebut dinilai belum dimaksimalkan di Santiago Bernabeu.
“Jika mereka membawanya dari River ke Real Madrid, itu karena mereka melihat potensi dalam dirinya, dan hari ini potensi itu tidak bekerja untuk keuntungannya. Jika dia tidak menggunakan potensi itu, dia tidak akan bertahan lama,” lanjutnya.
Perbandingan dengan Lamine Yamal dan Tuntutan Mental
Dalam penilaiannya, Kempes juga menyinggung nama Lamine Yamal sebagai contoh pemain muda yang berani mengambil risiko. Ia menilai Mastantuono perlu meniru keberanian tersebut di lapangan.
“Dia harus lebih berani, melakukan apa yang dia lakukan di River, menembak dari luar kotak penalti, melewati pemain bertahan …,” kata Kempes.
“Lamine Yamal kurang lebih seperti itu, lihat saja, dia kehilangan bola, tidak sering, tapi dia memang kehilangan bola, dan dia terus meminta bola. Dia melewati pemain bertahan, dia menembak, dan dia bermain.”
Pesan untuk Mastantuono
Kempes bahkan menuntut Mastantuono menunjukkan pengorbanan lebih besar dibandingkan para bintang senior Real Madrid.
“Itulah yang harus dilakukan Mastantuono, berkorban 20 kali lebih banyak daripada Mbappe, atau Vini, atau siapa pun. Bahkan Rodrygo," sambung Kempes.
Ia menutup dengan menyinggung aspek mental yang kerap dibicarakan dalam perkembangan pemain muda.
“Secara mental? Anda harus membuktikannya di lapangan, bukan hanya karena Anda merasa kuat secara mental.”
“Orang-orang akan menyukai Anda, ya, mereka menghargai usaha dan kemauan Anda, tetapi Anda harus menjadi protagonis, bukan hanya dalam beberapa hal. Percaya bahwa Anda bisa menjadi bintang, tetapi tanpa membiarkannya naik ke kepala,” tutup Kempes.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bernardo Silva Mulai Tersisih di Real Madrid, Hanya Main 8 Menit dalam 2 Laga
Liga Spanyol 22 September 2026, 00:06
-
7 Perubahan Besar yang Dilakukan Hansi Flick di Barcelona
Liga Spanyol 21 September 2026, 22:56
-
Real Madrid Terancam Sanksi Usai Derbi Madrid, Telat 5 Menit dari Jadwal Masuk Lapangan
Liga Spanyol 21 September 2026, 20:22
LATEST UPDATE
-
Juventus Setia Menunggu Kembalinya Ketajaman Randal Kolo Muani
Liga Italia 22 September 2026, 09:08
-
Man Utd Pertimbangkan Serhou Guirassy di Tengah Cedera Sesko
Liga Inggris 22 September 2026, 07:20
-
Marc Bernal, Situasi Kontraknya di Barcelona Bisa Bikin Chelsea Gigit Jari
Liga Inggris 22 September 2026, 07:11
-
Hanya Cedera yang Bisa Mengganggu Perjalanan Barcelona
Liga Spanyol 22 September 2026, 07:05
-
Keuntungan Tersembunyi untuk Barcelona dari Jeda Internasional
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:59
-
Ballon d'Or 2026, Raphinha Tegaskan Dukungan untuk Lamine Yamal
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:22
-
Real Madrid Tak Membutuhkan Jose Mourinho yang Lunak
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:16
-
Vinicius Junior Menurun, Keputusan Xabi Alonso Dulu Kini Terlihat Masuk Akal
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:11
-
Jose Mourinho Tak Boleh Ulangi Kesalahan dengan Bernardo Silva
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:07
-
Dean Huijsen, Kartu Merah, dan Pola Pelanggaran yang Terus Terulang
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:02
-
Pesan Keras untuk Real Madrid
Liga Spanyol 22 September 2026, 05:37
-
Bernardo Silva Mulai Tersisih di Real Madrid, Hanya Main 8 Menit dalam 2 Laga
Liga Spanyol 22 September 2026, 00:06
-
Cole Palmer, Declan Rice, dan Marcus Rashford Absen Bela Timnas Inggris
Piala Eropa 21 September 2026, 23:31
-
Pelatih Malaysia Sebut Indonesia Favorit di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 23:08
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


