Gareth Bale Bicara Soal Frustrasi dan Rasa Percaya Diri
Asad Arifin | 9 September 2019 08:23
Bola.net - Pemain Real Madrid, Gareth Bale, angkat bicara terkait performanya yang belum stabil. Menurut Gareth Bale, seorang pemain lazim mengalami masa frustrasi dan percaya diri.
Sejak pindah ke Real Madrid pada tahun 2013, Gareth Bale dinilai belum tampil sesuai ekspektasi. Padahal, pada tiga musim pertamanya, Bale selalu mencetak lebih dari 15 gol dalam satu musim.
Kritik bagi Gareth Bale makin deras pada musim 2018/2019 lalu. Saat Cristiano Ronaldo pindah, Gareth Bale justru berada di bawah performa. Pemain asal Wales itu hanya mampu mencetak delapan gol di La Liga.
Kondisi Gareth Bale makin buruk tatkala dia banyak mengalami cedera musim lalu. Lantas, seperti apa curahan hati Gareth Bale terkait naik turunnya performanya musim lalu? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Mencetak Gol dan Rasa Percaya Diri
Sebagai pemain depan, mencetak gol adalah sesuatu yang sangat penting. Gareth Bale mengakui hal tersebut. Mencetak gol bukan hanya berarti memberi kontribusi pada tim, tapi juga untuk dirinya sendiri.
"Mencetak gol dan bermain dengan baik menumbuhkan kepercayaan diri," lata Gareth Bale dikutip dari The Mirror.
Gareth Bale mengatakan bahwa satu gol bisa membuat pemain depan menemukan kepercayaan diri. Jika sudah begitu, maka pemain akan makin terpacu untuk mendapatkan gol selanjutnya. Mereka ingin mencetak gol lebih banyak.
Gareth Bale kini sedang berada dalam kepercayaan diri yang tinggi. Setelah mencetak dua gol untuk Madrid di La Liga, Gareth Bale baru saja menyumbang satu gol untuk Wales pada laga melawan Azerbaijan, Sabtu (7/9/2019) yang lalu.
"Idealnya saya bisa mencetak beberapa gol lagi dan terus mencetak gol dan membantu tim," kata pemain 30 tahun.
Ketika Gareth Bale Merasa Frustrasi
Berbanding terbalik dengan ketika mencetak gol, rasa percaya diri pemain akan memburuk ketika paceklik gol. Bukan hanya soal gol, kondisi kebugaran juga bisa berpengaruh pada rasa percaya diri. Pemain bisa frustrasi saat mengalami cedera.
"Saya tidak memiliki kebugaran seperti harapan saya ketika bermain di musim panas."
"Saya pikir ketika Anda tidak sepenuhnya fit dalam hal kebugaran untuk bertanding, maka Anda tidak dapat melakukan apa yang Anda inginkan dan Anda menjadi frustrasi," tegasnya.
Gareth Bale sendiri memang dikenal sebagai pemain yang rawan cedera. Mantan pemain Tottenham tersebut pernah mengalami cedera engkel, lutut, otot paha hingga hamstring. Riwayat cedera Gareth Bale cukup panjang.
Sumber: The Mirror
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












