Hansi Flick Kecewa Barcelona Kalah Dua Kali Beruntun, Minta Tim Segera Bangkit
Aga Deta | 26 Oktober 2026 15:23
Bola.net - Hansi Flick mengaku kecewa setelah Barcelona menelan kekalahan 1-2 dari Real Madrid dalam El Clasico pada pekan ke-10 La Liga 2026/2027. Hasil ini menjadi kekalahan kedua secara beruntun bagi Blaugrana setelah sebelumnya takluk dari Paris Saint-Germain di Liga Champions.
Bermain di Spotify Camp Nou, Senin (26/10/2026) dini hari WIB, Barcelona gagal mempertahankan hasil imbang hingga pertandingan berakhir. Kylian Mbappe menjadi penentu kemenangan Madrid melalui dua golnya pada menit ke-41 dan ke-87.
Barcelona sempat memberikan perlawanan setelah Raphinha mencetak gol penyeimbang pada menit ke-61. Namun, gol kedua Mbappe membuat tuan rumah kehilangan poin dalam pertandingan yang sarat gengsi tersebut.
Flick menilai Barcelona belum menunjukkan permainan terbaik, terutama pada babak pertama, dan mengakui kondisi fisik pemain turut memengaruhi penampilan tim. Pelatih asal Jerman itu meminta skuadnya mengevaluasi kekalahan tersebut dan segera memperbaiki performa menjelang tiga pertandingan berikutnya sebelum jeda internasional.
Mau tahu pertandingan apa saja yang akan berlangsung? Simak jadwal lengkapnya di sini.
Flick Akui Barcelona Belum Tampil Maksimal

Flick tidak menutupi kekecewaannya setelah Barcelona gagal meraih hasil positif dalam dua pertandingan terakhir. Ia menilai timnya baru menunjukkan peningkatan pada babak kedua setelah berhasil menyamakan kedudukan, tetapi masih kekurangan kesegaran untuk menghadapi Madrid sepanjang laga.
Menurut Flick, kekalahan merupakan bagian dari sepak bola yang harus dihadapi dengan evaluasi dan perbaikan. Ia juga mengingatkan bahwa Barcelona perlu segera memberikan respons agar hasil buruk tersebut tidak berlarut-larut.
"Ini sudah dua kekalahan dan kami tidak senang. Kami kecewa. Babak pertama tidak berjalan baik, tetapi kami membaik pada babak kedua setelah skor menjadi 1-1. Kami kekurangan kesegaran. Ini kekalahan pertama kami di La Liga setelah sebelumnya memenangi sembilan pertandingan beruntun. Kekalahan adalah bagian dari olahraga ini. Kami harus menganalisis dan memperbaiki diri, dan kami akan melakukannya. Yang terpenting adalah memberikan respons," kata Flick.
"Menurut saya, jelas kami menghadapi lawan berkualitas tinggi yang bermain sangat baik tanpa bola. Kami kekurangan kesegaran. Beberapa pekan terakhir, setelah pertandingan melawan Betis, tidak berjalan mudah. Kami perlu beristirahat dan merespons kekalahan ini, dan kami akan melakukannya. Saat kalah, bukan berarti semuanya buruk. Perjalanan masih panjang dan hal seperti ini bisa terjadi. Kekalahan ini seharusnya membuat kami melakukan refleksi dan memperbaiki diri," lanjut Flick.
Flick Tegaskan Barcelona Tidak Perlu Kehilangan Kepercayaan Diri
Flick menilai kekalahan dari Madrid tidak seharusnya menimbulkan keraguan di dalam skuad Barcelona. Ia memahami bahwa pertandingan besar kerap ditentukan oleh detail kecil, sehingga timnya harus mampu mengambil pelajaran dari momen-momen yang memengaruhi hasil akhir.
Pelatih berusia 61 tahun itu juga menegaskan tidak ingin mencari alasan atas hasil buruk yang diraih timnya. Baginya, Barcelona harus mengakui kekurangan yang ada dan bekerja keras untuk meningkatkan kualitas permainan pada laga berikutnya.
"Saya tidak berpikir kekalahan ini akan menimbulkan keraguan di dalam tim. Semua orang mengetahui situasinya. Hari ini kami tidak bermain dengan kemampuan terbaik, tetapi dalam pertandingan besar, detail menentukan hasil. Detail itulah yang membuat keseimbangan berubah, dan hari ini keberuntungan tidak berpihak kepada kami," ujar Flick.
"Kami harus berkembang. Setelah kekalahan-kekalahan ini, tidak ada alasan yang bisa digunakan. Namun, saya tahu apa yang perlu kami perbaiki. Saya tidak khawatir karena ini bagian dari permainan dan olahraga. Dua kekalahan terlalu banyak bagi saya dan semua penggemar Barca, terutama dalam El Clasico. Kami tidak ingin kalah," tegas Flick.
Flick Soroti Kondisi Fisik Pemain Barcelona

Flick turut menyinggung padatnya perjalanan yang harus dijalani Barcelona dalam beberapa pekan terakhir. Ia menyebut perjalanan dari Sevilla, kembali ke hotel, hingga bertolak ke Paris menjadi tantangan tersendiri bagi kondisi fisik para pemain.
Meski demikian, Flick tidak ingin menjadikan kelelahan sebagai pembenaran atas kekalahan dari Madrid. Ia mengakui para pemain tidak berada dalam kondisi paling segar dan menilai aspek tersebut harus segera dibenahi sebelum memasuki rangkaian pertandingan selanjutnya.
"Anda hanya melihat pertandingan, tetapi perjalanan dengan pesawat selama tiga jam di Sevilla, kembali ke hotel, lalu pergi ke Paris, semuanya membutuhkan banyak energi. Namun, saya tidak ingin membicarakan hal ini ketika kami kalah karena lebih baik membicarakannya saat kami menang. Saya tidak akan menerima alasan apa pun. Saya mengatakan yang sebenarnya: hari ini kami tidak berada dalam kondisi segar dan kami harus mengubahnya," kata Flick.
"Para pemain akan mendapat libur dua hari setelah menjalani latihan besok. Beberapa pemain akan menghadiri acara di London. Saya ingin semua pemain berada dalam kondisi segar dan membuat keputusan yang tepat terkait nutrisi, tidur, serta pemulihan," lanjut Flick.
Flick Bidik Tiga Kemenangan Sebelum Jeda Internasional
Barcelona masih memiliki tiga pertandingan yang harus dijalani sebelum jeda internasional, yakni menghadapi Alaves, Aston Villa, dan Atletico Madrid. Flick ingin memanfaatkan waktu pemulihan untuk mengembalikan kebugaran pemain sekaligus mempersiapkan tim agar bisa kembali meraih hasil maksimal.
Pelatih asal Jerman itu menegaskan targetnya bukan sekadar bangkit dari kekalahan El Clasico. Ia ingin Barcelona memenangi setiap pertandingan yang tersisa dan terus bersaing untuk meraih gelar pada musim ini.
"Ada tiga pertandingan sebelum jeda internasional. Saya ingin memenangi setiap pertandingan dan setiap gelar," pungkas Flick.
Sumber: Barca Blaugranes
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







