Hari Ini 13 Tahun yang Lalu, Lionel Messi Ciptakan Salah Satu Gol Terhebat di Copa Del Rey
Serafin Unus Pasi | 18 April 2020 20:52
Bola.net - Sebuah momen yang luar biasa terjadi pada tanggal 18 April 2007. Pada saat itu seorang pemuda berusia 19 tahun bernama Lionel Messi mencetak salah satu gol terhebat yang pernah diciptakan di ajang Copa Del Rey.
Musim 2006/07 merupakan musim ketiga Messi di tim senior Barcelona. Sejak musim itu, ia mulai reguler bermain di skuat Barcelona besutan Frank Rijkaard.
Pada saat itu Barcelona menggelar partai leg pertama semifinal Copa Del Rey. Pada saat itu lawan yang mereka jamu di Camp Nou adalah Getafe.
Barcelona pada saat itu tidak mengalami kesulitan berarti menghadapi Getafe. Baru 18 menit laga berjalan, Xavi sudah membuka keunggulan El Blaugrana.
Namun 11 menit kemudian, sebuah aksi menawan ditunjukkan Lionel Messi yang menggandakan keunggulan Barcelona dengan gol yang spektakuler.
Simak Proses terjadinya gol itu di bawah ini.
Lari Setengah Lapangan
Pada saat itu, Messi menerima umpan pendek dari Xavi. Namun ia berada dalam posisi yang kurang bagus karena ada dua pemain Getafe yang menjaganya.
Namun secara mengejutkan Messi berhasil melewati kedua pemain tersebut. Ia terus menggiring bola ke kotak penalti Getafe, melewati adangan dua pemain bertahan Getafe.
Ia berhasil lolos dari adangan itu dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper Getafe. Ia membuat sang kiper menjatuhkan diri terlebih dahulu sebelum mencepoloskan bola ke gawang.
Menang Besar
Pertandingan itu berakhir dengan skor 5-2. Messi menambah satu gol lagi untuk Barca, kemudian disusul gol Eidur Gudjohnsen dan Samuel Etoo.
Di leg kedua Barcelona lebih diunggulkan untuk memenangkan laga tersebut. Maklum membalikkan defisit tiga gol melawan skuat El Blaugrana bukanlah tugas yang enteng.
Namun secara mengejutkan Getafe berhasil membantai Barca dengan skor 4-0 di Coliseum Alfonso Perez, sehingga agregat akhir Getafe menang 6-5 dan berhasil lolos ke final Copa Del Rey.
Paceklik Juara
Musim itu Barcelona juga gagal memenangkan gelar La Liga.
Mereka hanya finish di peringkat dua klasemen akhir La Liga dengan mengumpulkan 76 poin, sama dengan Real Madrid, namun mereka kalah di head to head.
(FC Barcelona)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




