Hasil Pertandingan: Cordoba 0 vs 8 Barcelona
Editor Bolanet | 2 Mei 2015 23:04
- Barcelona Perkasa, Cordoba Tamat
Pemimpin klasemen menang telak 8-0 di kandang tim juru kunci pada jornada 35 La Liga 2014/15, Sabtu (02/5). Barcelona pun tetap perkasa di puncak klasemen dengan tiga laga tersisa. Sementara itu, Cordoba harus mengucapkan selamat tinggal kepada La Liga.
Barcelona mengincar kemenangan di semua laga sisa demi gelar juara. Melawan Cordoba adalah salah satu langkahnya. Bagi Cordoba, selain tiga angka dari Barcelona, berarti mereka tamat dan terdegradasi dari kasta utama. Gol-gol Ivan Rakitic menit 42, Luis Suarez di penghujung babak pertama, Lionel Messi menit 46, brace Suarez menit 53, Gerard Pique menit 65, brace Messi menit 80, penalti menit 85 dan hat-trick Suarez menit 88 menjadi vonis kematian buat Cordoba.
Barcelona, dengan trio Andres Iniesta, Sergio Busquets dan Rakitic di tengah serta trisula Messi, Suarez dan Neymar di barisan depan, mendominasi babak pertama dengan penguasaan bola mutlak mencapai 76%. Sejumlah peluang pun mereka ciptakan, termasuk finishing lemah Messi usai mengacak-acak pertahanan Cordoba dengan dribelnya serta tembakan Neymar yang cuma menerpa mistar.
Semangat Cordoba untuk bertahan hidup di La Liga sepertinya membuat Barcelona cukup kerepotan. Namun, daya tahan Cordoba, yang sesekali melancarkan serangan balik untuk coba mencetak gol, ternyata ada batasnya. Di menit 42, kebuntuan akhirnya pecah ketika operan Messi dituntaskan Rakitic dengan tendangan voli yang tak bisa dibendung penjaga gawang.
Setelah itu, serangan Barcelona semakin tak terhentikan. Di masa injury time babak pertama, Suarez mencetak gol kedua Barcelona memanfaatkan operan chip indah Iniesta dan skor 2-0 bertahan hingga jeda.
Babak kedua baru berusia seumur jagung, Barcelona langsung memperlebar keunggulan. Kali ini, Messi yang menyarangkan bola dengan sundulan meneruskan crossing Dani Alves. Tujuh menit berselang, Suarez mencetak gol keduanya juga dengan kepala sama seperti La Pulga. Lagi-lagi, Alves yang merancang assist dengan crossing dari sektor kanan.
Semangat juang para pemain Cordoba langsung jatuh ke titik terendah. Barcelona pun menambah empat gol lagi melalui Pique, Messi, penalti Neymar dan aksi penggenap hat-trick oleh Suarez.
Barcelona membawa pulang tiga angka, sedangkan Cordoba dipastikan bermain di Segunda musim depan. Kemenangan ini membuat Barcelona tetap nyaman memimpin klasemen sekaligus memberi mereka suntikan moral yang berharga untuk melakoni duel melawan Bayern Munich di semifinal Liga Champions leg pertama tengah pekan mendatang.
Cordoba (5-3-2): Juan Carlos; Crespo (Gunino 45), Pantic, Deivid, Lopez, Edimar; Luso (kuning 52) (Ekeng 58), Krhin, Fidel; Bebe (Vico 62), Andone.
Barcelona (4-3-3): Bravo; Alves, Pique, Mascherano (Mathieu 62), Alba; Rakitic (Pedro 69), Busquets, Iniesta (Xavi 61); Messi, Suarez, Neymar.
Statistik Cordoba - Barcelona
Pemimpin klasemen menang telak 8-0 di kandang tim juru kunci pada jornada 35 La Liga 2014/15, Sabtu (02/5). Barcelona pun tetap perkasa di puncak klasemen dengan tiga laga tersisa. Sementara itu, Cordoba harus mengucapkan selamat tinggal kepada La Liga.
Barcelona mengincar kemenangan di semua laga sisa demi gelar juara. Melawan Cordoba adalah salah satu langkahnya. Bagi Cordoba, selain tiga angka dari Barcelona, berarti mereka tamat dan terdegradasi dari kasta utama. Gol-gol Ivan Rakitic menit 42, Luis Suarez di penghujung babak pertama, Lionel Messi menit 46, brace Suarez menit 53, Gerard Pique menit 65, brace Messi menit 80, penalti menit 85 dan hat-trick Suarez menit 88 menjadi vonis kematian buat Cordoba.
Barcelona, dengan trio Andres Iniesta, Sergio Busquets dan Rakitic di tengah serta trisula Messi, Suarez dan Neymar di barisan depan, mendominasi babak pertama dengan penguasaan bola mutlak mencapai 76%. Sejumlah peluang pun mereka ciptakan, termasuk finishing lemah Messi usai mengacak-acak pertahanan Cordoba dengan dribelnya serta tembakan Neymar yang cuma menerpa mistar.
Semangat Cordoba untuk bertahan hidup di La Liga sepertinya membuat Barcelona cukup kerepotan. Namun, daya tahan Cordoba, yang sesekali melancarkan serangan balik untuk coba mencetak gol, ternyata ada batasnya. Di menit 42, kebuntuan akhirnya pecah ketika operan Messi dituntaskan Rakitic dengan tendangan voli yang tak bisa dibendung penjaga gawang.
Setelah itu, serangan Barcelona semakin tak terhentikan. Di masa injury time babak pertama, Suarez mencetak gol kedua Barcelona memanfaatkan operan chip indah Iniesta dan skor 2-0 bertahan hingga jeda.
Babak kedua baru berusia seumur jagung, Barcelona langsung memperlebar keunggulan. Kali ini, Messi yang menyarangkan bola dengan sundulan meneruskan crossing Dani Alves. Tujuh menit berselang, Suarez mencetak gol keduanya juga dengan kepala sama seperti La Pulga. Lagi-lagi, Alves yang merancang assist dengan crossing dari sektor kanan.
Semangat juang para pemain Cordoba langsung jatuh ke titik terendah. Barcelona pun menambah empat gol lagi melalui Pique, Messi, penalti Neymar dan aksi penggenap hat-trick oleh Suarez.
Barcelona membawa pulang tiga angka, sedangkan Cordoba dipastikan bermain di Segunda musim depan. Kemenangan ini membuat Barcelona tetap nyaman memimpin klasemen sekaligus memberi mereka suntikan moral yang berharga untuk melakoni duel melawan Bayern Munich di semifinal Liga Champions leg pertama tengah pekan mendatang.
Cordoba (5-3-2): Juan Carlos; Crespo (Gunino 45), Pantic, Deivid, Lopez, Edimar; Luso (kuning 52) (Ekeng 58), Krhin, Fidel; Bebe (Vico 62), Andone.
Barcelona (4-3-3): Bravo; Alves, Pique, Mascherano (Mathieu 62), Alba; Rakitic (Pedro 69), Busquets, Iniesta (Xavi 61); Messi, Suarez, Neymar.
Statistik Cordoba - Barcelona
Ball possession: 25% - 75%
Shots: 5 - 27
Shots on target: 1 - 11
Offsides: 2 - 1
Corners: 5 - 8
Throw ins: 16 - 16
Pelanggaran: 11 - 3
Kartu kuning: 1 - 0
Kartu merah 0 - 0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:19
-
Meski Bikin Blunder Lawan Tottenham, Mike Penders Bakal Starter Lawan Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:15
-
Legenda Chelsea Heran MU Masih Pertahankan Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:07
-
Liverpool vs Chelsea, Andoni Iraola Pastikan akan Rotasi Skuad The Reds
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:58
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Tantang Liverpool, Chelsea Tanpa Sang Bomber Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 14:47
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



