Hazard Akui Sedikit Tidak Bahagia di Bawah Asuhan Conte dan Sarri
Dimas Ardi Prasetya | 15 Januari 2020 22:53
Bola.net - Winger Real Madrid Eden Hazard mengaku ia sedikit tidak bahagia di bawah asuhan Antonio Conte dan Maurizio Sarri di Chelsea karena gaya manajemen mereka cukup kaku.
Hazard gabung Chelsea sejak tahun 2012 silam. Ia kemudian berkembang menjadi salah satu pemain yang asyik untuk ditonton berkat kecepatan, kreativitas, dan aksi olah bolanya yang brilian.
Di Chelsea, Hazard pun berhasil merengkuh enam trofi juara. Dua di antaranya adalah trofi juara Premier League. Salah satunya didapatkan oleh Hazard di periode pertama masa pemerintahan Conte di Stamford Bridge.
Namun Conte tak bisa mengulang prestasi itu di musim keduanya di Inggris. Eks bos Juventus itu kemudian mendapat sorotan atas keangkuhannya memilih taktik dan pemilihan pemain yang mudah diprediksi.
Kritik yang sama juga dialamatkan kepada pengganti Conte yakni Maurizio Sarri. Alhasil meski berhasil membawa Chelsea jadi juara Liga Europa, Sarri memilih cabut ke Juventus pada musim panas 2019 kemarin.
Sedikit Tidak Bahagia

Eden Hazard mengaku di masa pemerintahan Antonio Conte dan Maurizio Sarri, kebahagiannya dalam bermain sedikit terkikis. Hal tersebut tak lepas dari gaya manajemen tim yang kaku dari kedua bos asal Italia tersebut.
Namun kini ia bisa kembali tersenyum lebar. Hal itu terjadi setelah ia pindah ke Real Madrid pada musim panas 2019 kemarin.
"Dalam latihan, kami selalu menggunakan bola ... ada gerakan dan pertandingan mini. Ketika Anda bertemu pelatih Italia seperti yang saya lakukan (Conte, Sarri...) Anda kurang bahagia," ungkapnya kepada Sport Magazine.
"Mereka lebih kaku dan berulang. Anda menemukan kesenangan dalam kemenangan. Saya menghabiskan tiga tahun dengan pelatih Italia sehingga menemukan kembali kesenangan ini lagi membuat saya bahagia," seru Hazard.
2016

Eden Hazard kemudian mengungkapkan bahwa ia sempat berhubungan dengan Zinedine Zidane via telepon pada tahun 2016. Dan sejak saat itulah, ia begitu ngebet untuk pindah ke Real Madrid.
"Saya tidak banyak bicara dengannya [sebelum bergabung]," katanya.
"Pertama kalinya saya berbicara dengan Zidane adalah saat digelarnya Kejuaraan Eropa 2016 di Prancis. Ia menelpon saya dan berkata: 'Akan lebih baik jika Anda datang [ke Madrid].'"
"Ketika Zidane menelpon Anda, itu serius!" pungkas Hazard.
Eden Hazard sendiri menjalani start yang lambat di Real Madrid. Ia baru mencetak satu gol dari 13 pertandingan di semua ajang kompetisi.
(sport magazine)
Baca Juga:
5 Pemain dalam Dream Team versi Neymar: Ada Lionel Messi dan Eden Hazard
Hudson-Odoi Tak Jadi Pindah ke Bayern Berkat Eden Hazard
Begini Sikap Eden Hazard Saat di Ruang Ganti Chelsea, Sungguh Angkuh!
Dari 2010 sampai 2020, Inilah Momen-momen Paling Menghibur Dalam Sepak Bola
Seperti Erling Haaland, Empat Pemain Ini Pernah Bikin Manchester United Patah Hati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














