Ide Taktik Nyeleneh Jose Mourinho untuk El Clasico: Mainkan 2 Bek Kanan Sekaligus!

Asad Arifin | 22 Oktober 2026 23:28
Ide Taktik Nyeleneh Jose Mourinho untuk El Clasico: Mainkan 2 Bek Kanan Sekaligus!
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho memberikan isyarat dalam pertandingan Liga Champions melawan AS Roma, Kamis (15/10/2026). (c) AP Photo/Alessandra Tarantino

Bola.net - Jose Mourinho tengah menyiapkan strategi tak biasa untuk menghadapi Barcelona dalam duel El Clasico pada lanjutan La Liga 2026/2027. Pelatih Real Madrid menimbang skema yang berpotensi menempatkan Federico Valverde dan Denzel Dumfries secara bersamaan di sisi kanan.

Menurut MARCA, rencana tersebut muncul setelah Valverde tampil impresif saat dimainkan sebagai bek kanan. Perubahan posisi itu membuat kapten Real Madrid tersebut lebih terlibat dalam permainan.

Advertisement

Real Madrid akan menghadapi Barcelona di Camp Nou pada Senin (26/10/2026) dini hari WIB. Duel ini berpotensi menjadi panggung bagi Mourinho untuk menguji pendekatan taktis yang berbeda.

Meski memiliki bek kanan spesialis seperti Trent Alexander-Arnold dan Dumfries, Mourinho disebut melihat potensi besar dalam peran baru Valverde. Performa sang gelandang menjadi pertimbangan untuk menghadirkan kejutan dalam El Clasico.

1 dari 3 halaman

Performa Valverde Jadi Alasan Mourinho Bereksperimen

Performa Valverde Jadi Alasan Mourinho Bereksperimen

Pemain Real Madrid Federico Valverde dalam pertandingan La Liga melawan Rayo Vallecano, Sabtu (12/9/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Eksperimen Valverde sebagai bek kanan bermula saat Real Madrid menghadapi AS Roma, ketika mereka tertinggal 3-1. Setelah Mourinho menggesernya ke posisi tersebut, Madrid mampu bangkit dan meraih kemenangan.

Formula serupa kemudian diterapkan saat melawan Sevilla dan RB Leipzig. Real Madrid memenangi kedua pertandingan itu dengan skor identik 4-1.

Penampilan Valverde ketika menghadapi Leipzig semakin memperkuat alasan untuk mempertahankan eksperimen tersebut. Ia mencatatkan 116 sentuhan bola, jauh di atas 37 sentuhan saat melawan Atletico Madrid dan 52 ketika menghadapi Villarreal.

Valverde juga membukukan tiga dribel sukses, lima recoveries, dan tiga progressive carries saat melawan Leipzig. Ia turut memimpin tim dalam sapuan, tekel, serta operan progresif dengan 11 operan.

2 dari 3 halaman

Duet Valverde-Dumfries Bisa Jadi Kejutan

Duet Valverde-Dumfries Bisa Jadi Kejutan

Ekspresi Jose Mourinho ketika Real Madrid saat menghadapi Elche pada pertandingan La Liga Spanyol (c) (AP Photo/Alberto Saiz)

Mourinho mempertimbangkan menempatkan Valverde dan Dumfries secara bersamaan di sisi kanan. Valverde berpeluang mendapat kebebasan lebih besar untuk menyerang, sementara Dumfries menjadi opsi tambahan dalam menjaga keseimbangan pertahanan.

Skema tersebut memungkinkan Valverde memanfaatkan ruang terbuka dan melakukan penetrasi dari sayap. Dengan begitu, ia tidak harus terus terikat pada tugas bertahan seperti bek kanan konvensional.

Statistik Valverde menunjukkan kontribusinya tidak hanya terbatas pada serangan. Kemampuannya merebut bola, membawa bola ke depan, dan membantu pertahanan memberi Mourinho alasan untuk mempertimbangkan peran yang lebih fleksibel.

Meski demikian, rencana duet Valverde-Dumfries belum dipastikan akan diterapkan. Jika terealisasi, skema tersebut bisa menjadi salah satu kejutan taktik Real Madrid saat menghadapi Barcelona di Camp Nou.

Sumber: MARCA/Madrid Universal

LATEST UPDATE