Ironi Pahit di Balik Komentar Ancelotti soal Endrick
Gia Yuda Pradana | 24 September 2026 06:16
Bola.net - Endrick menjadi contoh menarik dalam pembahasan Carlo Ancelotti mengenai perkembangan pemain muda Brasil. Pelatih Timnas Brasil itu menilai talenta seperti Endrick dan Estevao sulit berkembang maksimal karena tidak mendapatkan menit bermain yang cukup.
Ancelotti bahkan mengatakan para pemain muda tersebut meninggalkan Brasil pada usia 18 tahun untuk bergabung dengan klub besar Eropa, tetapi justru tidak memperoleh kesempatan bermain secara rutin.
“Staf pelatih percaya bahwa masalah pemain muda Brasil yang tidak berkembang sebagai pemain adalah karena mereka tidak bermain. Endrick, misalnya, dan Estevao meninggalkan Brasil pada usia 18 tahun untuk bergabung dengan klub top Eropa, tetapi mereka justru tidak mendapatkan waktu bermain.”
Pernyataan itu terasa ironis karena Ancelotti pernah memiliki kesempatan untuk memberikan lebih banyak menit bermain kepada Endrick saat menangani Real Madrid.
Kini, situasi Endrick kembali menjadi perhatian setelah ia menjalani periode sulit dalam persaingan lini depan Los Blancos. Persaingan dengan para penyerang utama membuat peluang bermainnya terbatas, sementara kehadiran Carlos Espi semakin menambah tantangan untuk mendapatkan menit bermain.
Ancelotti Pernah Menghadapi Masalah yang Sama
Ancelotti memiliki alasan kuat ketika menjelaskan masalah perkembangan pemain muda Brasil. Endrick memang belum mendapatkan menit bermain konsisten sejak bergabung dengan Real Madrid pada usia 18 tahun.
Kesempatan bermain lebih rutin baru didapatkan ketika ia menjalani masa peminjaman ke Lyon. Di sana, Endrick tampil lebih sering dan mampu menunjukkan perkembangan, termasuk ketika dimainkan lebih melebar dari posisi penyerang tengah.
Situasi tersebut membuat pernyataan Ancelotti memiliki ironi tersendiri. Ia mengkritisi minimnya kesempatan bermain bagi pemain muda Brasil, padahal ketika masih menangani Real Madrid, Endrick juga tidak selalu mendapatkan menit bermain yang cukup.
Persaingan Lini Depan Semakin Ketat
Endrick sempat menunjukkan performa positif pada pramusim Agustus. Pergerakannya di dalam kotak penalti terlihat tajam dan ia juga mampu mencetak beberapa gol berkualitas.
Akan tetapi, persaingan di lini depan Real Madrid sangat ketat. Kehadiran Kylian Mbappe dan sejumlah pemain ofensif lain membuat ruang bagi Endrick semakin terbatas, sementara Carlos Espi kini menjadi opsi yang kerap digunakan ketika tim membutuhkan tambahan daya gedor.
Kondisi tersebut membuat Endrick harus kembali memperjuangkan tempatnya dari awal. Talenta besar saja belum cukup jika kesempatan bermain tidak tersedia secara konsisten.
Mourinho Punya Kesempatan Mengubah Situasi
Jose Mourinho kini memiliki kesempatan untuk memberikan pola berbeda dalam pengembangan Endrick. Pelatih asal Portugal itu dapat memberikan menit bermain lebih teratur jika melihat sang pemain sesuai dengan kebutuhan pertandingan.
Bagi Endrick, kesempatan tersebut penting untuk menjaga perkembangan yang sudah terlihat ketika bermain di Lyon. Konsistensi tampil juga dapat membantunya mempertahankan kepercayaan diri sekaligus beradaptasi dengan tuntutan sepak bola level tertinggi.
Jika situasi tidak berubah hingga Januari, masa peminjaman kembali bisa menjadi opsi bagi Real Madrid dan Endrick. Untuk saat ini, keputusan Mourinho dalam mengelola menit bermain pemain muda tersebut akan menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya di Madrid.
Sumber: The Real Champs
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho Apresiasi Keputusan Cristiano Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal
Liga Spanyol 7 November 2026, 08:00
-
Jose Mourinho Haramkan Real Madrid Remehkan Valencia yang Lagi di Zona Degradasi
Liga Spanyol 7 November 2026, 07:30
-
Jose Mourinho Punya Harapan Mustahil untuk Duel Barcelona vs Atletico Madrid
Liga Spanyol 6 November 2026, 20:26
-
Jose Mourinho Tegaskan Vinicius Bukan Pemain yang Diistimewakan di Real Madrid
Liga Spanyol 6 November 2026, 20:06
-
Jude Bellingham Bantu Real Madrid Dekati Wonderkid Manchester United
Liga Spanyol 6 November 2026, 17:46
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Java United vs Persib di Indosiar Hari Ini
Bola Indonesia 8 November 2026, 18:04
-
Hasil Bali United vs Persik: Tren Positif Tuan Rumah Terus Berlanjut
Bola Indonesia 8 November 2026, 17:45
-
Hasil PSS Sleman vs Bhayangkara FC: Tuan Rumah Gagal Raih Poin Penuh
Bola Indonesia 8 November 2026, 17:16
-
Link Nonton Streaming Java United vs Persib di Indosiar, 8 November 2026
Bola Indonesia 8 November 2026, 16:26
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 7-8 November 2026
Liga Inggris 8 November 2026, 16:12
-
Jadwal Lengkap MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, 6-8 November
Otomotif 8 November 2026, 16:08
-
Como Tegaskan Status Nico Paz di Tengah Rencana Real Madrid
Liga Italia 8 November 2026, 15:11
-
Dari Gvardiol hingga Baas, 6 Opsi Bek untuk Barcelona
Liga Spanyol 8 November 2026, 11:09
-
Kekalahan Man City Seret Manchester United ke Zona Degradasi
Liga Inggris 8 November 2026, 10:01
-
Cedera Rodri dan Dilema Rotasi yang Dihadapi Flick di Barcelona
Liga Spanyol 8 November 2026, 09:43
-
Melihat Real Madrid sebagai Tim yang Kompak dan Menjanjikan
Liga Spanyol 8 November 2026, 09:37
-
Rodrigo Mora, Pengagum Cristiano Ronaldo yang Mulai Bersinar di Roma
Liga Italia 8 November 2026, 09:06
-
Roma Mulai Menunjukkan Diri sebagai Penantang Scudetto
Liga Italia 8 November 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpeluang Mewarisi Nomor 7 Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal
Editorial 6 November 2026, 20:51
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03


