Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Gia Yuda Pradana | 8 Maret 2026 14:23
Bola.net - Barcelona kembali menemukan dimensi baru dalam permainan mereka berkat kehadiran Joao Cancelo. Bek asal Portugal itu memberi kebebasan taktis yang sebelumnya terasa hilang dalam struktur permainan Barcelona.
Beberapa pekan lalu, Barcelona mendapat tekanan setelah hasil kurang meyakinkan membuat mereka turun ke posisi kedua klasemen La Liga. Kekalahan 1-2 dari Girona dan kekalahan telak 0-4 dari Atletico Madrid di Copa del Rey menimbulkan pertanyaan besar di dalam tim.
Namun, kemenangan 3-0 atas Levante di Camp Nou menghadirkan sinyal positif. Di balik skor meyakinkan itu, peran Cancelo di sisi kiri menjadi faktor yang mengubah cara Barcelona membangun serangan.
Awal Pengaruh Cancelo di Sisi Kiri

Pertandingan melawan Levante menjadi panggung penting bagi Cancelo untuk menunjukkan perannya. Ia tidak hanya bertugas sebagai bek, tetapi juga menjadi kreator dari sisi lapangan.
Pada menit keempat, Barcelona membuka keunggulan melalui Marc Bernal setelah menerima umpan silang Eric Garcia. Proses serangan itu bermula dari umpan terobosan akurat Cancelo yang membelah lini pertahanan lawan.
Kontribusi berikutnya hadir pada menit ke-32 ketika Cancelo mengirim umpan chip presisi kepada Frenkie de Jong. Gelandang Belanda itu berlari ke kotak penalti dan menggandakan keunggulan Barcelona.
Bek Sayap dengan Pola Pikir Gelandang

Cancelo membawa pendekatan berbeda dibanding bek kiri tradisional. Ia memainkan peran yang sering kali menyerupai gelandang kreatif.
Bek Portugal tersebut tidak sekadar melakukan overlap di sisi sayap. Ia memilih jalur pergerakan sendiri, menentukan kapan masuk ke tengah dan kapan tetap melebar.
Ketika bergerak ke area half-space kiri, Cancelo menciptakan kelebihan jumlah pemain bagi Barcelona. Situasi ini memaksa pertahanan lawan membuat keputusan sulit dalam menjaga ruang.
Ancaman yang Sulit Ditebak Lawan

Variasi pergerakan Cancelo membuat pertahanan lawan kesulitan mengantisipasi. Ia mampu melebar untuk menghadapi duel satu lawan satu atau masuk ke tengah untuk mengatur ritme serangan.
Kemampuan ini membuat sisi kiri Barcelona menjadi sumber kreativitas baru. Serangan tidak lagi hanya bergantung pada kombinasi di area tengah.
Bek sayap seperti ini memberi dilema bagi lawan. Ketika dijaga ketat, ruang terbuka di sisi lain lapangan.
Titik Balik bagi Cancelo

Setelah pertandingan, Cancelo mengakui bahwa laga tersebut terasa spesial bagi dirinya. Ia menilai performa itu sebagai yang terbaik sejak kembali bermain.
“Pertandingan terbaik saya sejak kembali? Ya, tentu saja. Ini soal memanfaatkan kesempatan. Saya berlatih dengan sangat baik dan merasa pelatih akan memainkan saya,” ujar Cancelo.
Pernyataan itu menggambarkan perubahan mental sekaligus kepercayaan diri yang meningkat. Ketika diberi ruang bermain, Cancelo mampu menghadirkan kreativitas yang dibutuhkan Barcelona.
Senjata Baru dalam Sistem Barcelona

Peran Cancelo kembali terlihat ketika Barcelona mengalahkan Atletico Madrid 3-0 di Camp Nou. Dalam laga itu ia memulai pertandingan di kiri dan menutupnya di sisi kanan.
Salah satu momen penting terjadi saat skema sepak pojok pendek yang berujung gol kedua Marc Bernal. Umpan silang Cancelo dari situasi tersebut membuka ruang bagi Barcelona untuk mencetak gol tambahan.
Keberadaan Cancelo memberi opsi baru bagi tim dalam menghadapi pertahanan rapat. Ia membantu Barcelona beralih dari tim yang hanya menghindari kesalahan menjadi tim yang berani menciptakan momen.
Sumber: Barca Universal
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Hidupkan Minat pada Striker Timnas Inggris Ini
Liga Spanyol 17 September 2026, 23:41
-
Jose Mourinho Ungkap Sikap yang Tak Boleh Dimiliki Pemain Real Madrid
Liga Spanyol 17 September 2026, 21:05
-
Demi Real Madrid dan Madridista, Kylian Mbappe Bertekad Menangkan Ballon d'Or 2026
Liga Spanyol 17 September 2026, 21:04
-
Real Madrid Bersiap Menyambut Kembalinya Rodrygo
Liga Spanyol 17 September 2026, 20:26
-
Barcelona Tak Henti Cetak Gol
Liga Spanyol 17 September 2026, 19:23
LATEST UPDATE
-
Raphinha Ingin Perpanjang Kontrak dan Pensiun di Barcelona
Liga Spanyol 19 September 2026, 00:15
-
Link Live Streaming Brentford vs Chelsea 19 September 2026
Liga Inggris 18 September 2026, 23:40
-
MU Terpuruk, Michael Carrick Tegaskan Tak Pikirkan Masa Depannya
Liga Inggris 18 September 2026, 23:25
-
Mikel Arteta Bicara Kontrak Baru di Arsenal: Tidak Perlu Khawatir
Liga Inggris 18 September 2026, 22:50
-
Persaingan Asian Games 2026 Womens Basketball: Jepang Mendominasi Grup B Saksikan di Vidio
Basket 18 September 2026, 22:38
-
Dibandingkan Sir Alex Ferguson, Begini Respons Mikel Arteta
Liga Inggris 18 September 2026, 21:40
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Isenmulang 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 21:14
-
Hasil Madura United vs PSIM: Laskar Sape Kerrab Comeback dan Menang 2-1
Bola Indonesia 18 September 2026, 21:02
-
Wajah Baru Timnas Belanda di Era Xavi Hernandez, Memphis Depay Tidak Dipanggil
Piala Eropa 18 September 2026, 20:34
-
Cristiano Ronaldo Kembali Dipanggil Portugal untuk Nations League
Piala Eropa 18 September 2026, 20:26
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Absen
Tim Nasional 18 September 2026, 20:18
-
Link Live Streaming Opening Ceremony Asian Games 2026 di Vidio
Olahraga Lain-Lain 18 September 2026, 19:42
-
Hasil Voli Putri Asian Games 2026: Indonesia Tunduk dari Jepang, Lolos sebagai Runner-up
Voli 18 September 2026, 19:33
-
Cole Palmer Bangkit di Bawah Xabi Alonso, Kini Kembali ke Timnas Inggris
Liga Inggris 18 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

