Jose Mourinho Temukan Formula Keseimbangan Lini Tengah Real Madrid

Asad Arifin | 22 Oktober 2026 18:23
Jose Mourinho Temukan Formula Keseimbangan Lini Tengah Real Madrid
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho memberikan isyarat dalam pertandingan Liga Champions melawan AS Roma, Kamis (15/10/2026). (c) AP Photo/Alessandra Tarantino

Bola.net - Real Madrid mulai menunjukkan keseimbangan permainan yang lebih baik menjelang duel El Clasico melawan Barcelona. Pelatih Jose Mourinho disebut mulai menemukan formula lini tengah yang efektif dengan memaksimalkan kreativitas Arda Guler dan Bernardo Silva.

Kemenangan atas Sevilla dan RB Leipzig memperkuat keyakinan Mourinho terhadap pendekatan tersebut. Kehadiran pemain kreatif di area tengah dinilai membantu Madrid mengendalikan penguasaan bola tanpa kehilangan kemampuan melancarkan serangan cepat.

Advertisement

Menurut laporan AS, Mourinho juga mempertimbangkan peran Fede Valverde sebagai bek kanan. Penempatan tersebut membuka ruang bagi pemain kreatif untuk mengatur permainan dari lini tengah.

Perubahan ini datang pada momen penting bagi Los Blancos yang tertinggal enam poin dari Barcelona. El Clasico akhir pekan nanti akan menjadi ujian besar bagi racikan baru Mourinho, terutama dalam perebutan kendali permainan.

1 dari 3 halaman

Mourinho Puas dengan Kombinasi Guler dan Bernardo Silva

Mourinho Puas dengan Kombinasi Guler dan Bernardo Silva

Pemain Real Madrid Arda Guler merayakan gol pembuka timnya dalam pertandingan La Liga melawan Sevilla, Senin (19/10/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Mourinho menilai kehadiran pemain kreatif di lini tengah membuat proses membangun serangan Real Madrid menjadi lebih efektif. Arda Guler dan Bernardo Silva memiliki kemampuan teknis untuk menjaga penguasaan bola sekaligus mempercepat transisi permainan.

"Ketika tim memiliki pemain seperti Bernardo Silva atau Arda di lini tengah, permainan dalam membangun serangan menjadi lebih baik, kontrol lebih terjaga, dan transisi pun lebih cepat," jelas Mourinho.

Statistik menunjukkan peningkatan penguasaan bola Madrid dalam dua pertandingan terakhir tersebut. Los Blancos mencatatkan 65,1 persen penguasaan bola saat melawan Sevilla dan 64,4 persen ketika menghadapi Leipzig, dua angka tertinggi mereka dalam 12 pertandingan pembuka musim ini.

Saat menghadapi Leipzig, Madrid juga menyelesaikan 679 dari 742 percobaan operan. Sementara itu, Valverde dan Guler tercatat saling mengirimkan operan sebanyak 42 kali, memperlihatkan potensi kerja sama yang semakin baik di sisi kanan.

2 dari 3 halaman

Fede Valverde Bisa Jadi Solusi Keseimbangan Madrid

Fede Valverde Bisa Jadi Solusi Keseimbangan Madrid

Pemain Real Madrid Federico Valverde dalam pertandingan La Liga melawan Rayo Vallecano, Sabtu (12/9/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Eksperimen Mourinho bukan sekadar upaya meningkatkan penguasaan bola, tetapi juga mencari keseimbangan antara kekuatan fisik dan kreativitas Madrid. Dengan menempatkan pemain kreatif di lini tengah, Los Blancos diharapkan mampu mengontrol pertandingan tanpa kehilangan ketajaman saat menyerang.

Valverde menjadi bagian penting dari perubahan tersebut karena energinya mendukung kebutuhan bertahan maupun membantu membangun serangan. Jika dimainkan sebagai bek kanan, ia juga dapat memberikan ruang tambahan bagi Guler dan Bernardo untuk mengatur permainan dari area tengah.

Kualitas teknis Guler dan Bernardo memungkinkan Madrid mempertahankan bola saat menghadapi tekanan lawan. Kombinasi tersebut berpotensi menjadi solusi ketika tim harus menghadapi lawan yang juga mengandalkan penguasaan bola.

Barcelona akan menjadi ujian besar bagi pendekatan baru Mourinho, mengingat tim asuhan Hansi Flick dikenal mampu memberikan tekanan intensif. Dengan selisih enam poin di klasemen, kemampuan Madrid mengendalikan lini tengah bisa menjadi faktor penting untuk memperkecil jarak.

Sumber: Madrid Universal

LATEST UPDATE