Kebangkitan Raul Asencio di Real Madrid: Dari Diragukan hingga Jadi Referensi Lini Belakang Tim
Gia Yuda Pradana | 26 Januari 2026 16:14
Bola.net - Real Madrid menjalani musim dengan banyak kejutan, salah satunya lahir dari kemunculan Raul Asencio sebagai referensi baru di lini pertahanan. Bek sentral 22 tahun Spanyol itu berubah dari figur penuh tanda tanya menjadi opsi paling dapat diandalkan di barisan belakang.
Perubahan peran Asencio berlangsung dalam situasi yang tidak ideal. Krisis cedera memaksa tim mencari stabilitas di tengah keterbatasan pilihan.
Kondisi tersebut justru membuka ruang bagi Asencio untuk memikul tanggung jawab besar. Ia tampil dengan ketenangan dan konsistensi ketika klub membutuhkan sosok yang mampu menjaga keseimbangan permainan.
Awal Musim yang Sulit Asencio di Real Madrid

Versi Asencio saat ini terasa sangat berbeda dibandingkan dengan sosok yang terlihat pada bulan Juni lalu. Sepak terjangnya dimulai dengan catatan kurang meyakinkan di Piala Dunia Antarklub.
Kesalahan demi kesalahan membuat posisinya berada di bawah tekanan besar. Penalti yang ia berikan melawan Al Hilal berlanjut dengan kartu merah cepat saat menghadapi Pachuca pada laga berikutnya.
Momen-momen itu sempat memunculkan keraguan terhadap kapasitasnya sebagai bek utama. Akan tetapi, ia memilih menjadikan kegagalan tersebut sebagai titik balik.
Dalam beberapa pekan terakhir, Asencio bermain sambil menahan rasa sakit akibat retak pada tulang kering kiri. Ia juga menggunakan pelindung wajah setelah menerima benturan keras di bagian hidung.
Situasi fisik tersebut tidak menghalanginya untuk terus tampil reguler. Namun, ia menolak peran sebagai pemain rotasi dan memilih hadir setiap kali tim membutuhkannya.
Keteguhan itu mengubah persepsi publik dan staf pelatih. Ia tidak lagi dilihat sebagai solusi darurat, melainkan sebagai fondasi baru di lini belakang Real Madrid.
Ambisi Asencio ke Timnas Spanyol

Kebangkitan Asencio membuka peluang yang lebih besar dalam kariernya. Target berikutnya adalah menembus skuad Timnas Spanyol menjelang Piala Dunia.
Persaingan di sektor bek sangat ketat dengan munculnya nama-nama muda lain seperti Dean Huijsen. Kondisi ini membuat setiap penampilan Asencio memiliki nilai penting dalam persaingan tersebut.
Pengalaman menghadapi kritik di awal musim membentuk mentalitasnya menjadi lebih kuat. Ia belajar mengelola tekanan sambil menjaga fokus pada kebutuhan tim.
Perjalanan Asencio menggambarkan transformasi dari pemain penuh keraguan menjadi figur otoritas di lapangan. Proses itu terjadi karena keberanian menghadapi risiko dan konsistensi dalam performa.
Di tengah musim yang penuh tantangan, kehadirannya memberi stabilitas pada pertahanan. Namun, lebih dari sekadar pengganti, ia kini dipandang sebagai rujukan baru dalam struktur permainan Real Madrid.
Sumber: Madrid Universal
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Transformasi Eric Garcia di Barcelona: Dari Opsi Hengkang ke Pilar Utama
Ada yang Lebih Penting daripada Gol Akrobatik Lamine Yamal
Senjata Pressing Barcelona, Performa Raphinha, Gol Spektakuler Yamal
Barcelona vs Oviedo: 2 Wajah Blaugrana dan Gol Spesial dari Pemain Spesial
Rating Pemain Barcelona vs Oviedo: Yamal dan Olmo Bersinar, De Jong Jadi Penopang
Rating Pemain Juventus saat Tampil Solid di Semua Lini untuk Hancurkan Napoli
5 Pemain Terbaik Man Utd saat Membawa Pulang 3 Poin dari Markas Arsenal
5 Pemain Arsenal Tampil di Bawah Standar saat Kalah Menyakitkan dari Man Utd
Pembeda Bernama Estevao Willian
Mbeumo dan Kisah Sukses Transfer Man Utd
Kekalahan dari Man Utd Alarm Bahaya buat Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
-
20 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
Liga Champions 11 September 2026, 13:12
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
LATEST UPDATE
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


