Kisah Toni Kroos yang Membantu Pemain Muda Real Madrid untuk Mengambil Penalti
Yaumil Azis | 13 Januari 2020 09:17
Bola.net - Toni Kroos menunjukkan kebaikan hatinya kepada sesama rekan setim di Real Madrid dalam laga final Supercopa de Espana. Ia mendukung pemain muda, Rodrygo, untuk diberi kesempatan melakukan eksekusi penalti.
Pemain berkebangsaan Jerman itu sendiri tidak bermain sampai pertandingan selesai. Ia digantikan oleh pemain muda lainnya, Vinicius Junior, pada menit ke-103.
Sebagai informasi, pertandingan final antara Real Madrid melawan Atletico Madrid hari Senin (13/1/2020) ini berjalan sampai drama adu penalti. Kedua tim bermain imbang 0-0 selama 90 menit hingga dua babak perpanjangan waktu.
Pada akhirnya, Real Madrid menang. Rodrygo berhasil menunaikan tugasnya sebagai salah satu eksekutor dan klub berjuluk Los Merengues itu pun menang dengan skor 4-1.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Dukungan Toni Kroos
Awalnya, Rodrygo tidak berniat untuk menjadi eksekutor penalti. Ia merasa bahwa dirinya belum sepantasnya untuk mengambil tanggung jawab tersebut dan merelakan satu spot diambil pemain yang lebih berpengalaman.
Namun karena dukungan dari Kroos, pria berkebangsaan Brasil tersebut akhirnya mendapatkan kesempatan itu. Dan untungnya, ia berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik.
"Saat mereka sedang menentukan siapa yang mengambil [penalti] saya sedikit menunggu, karena ada pemain lain yang memiliki pengalaman lebih," ucapnya selepas pertandingan, seperti yang dikutip dari Marca.
"Kroos berkata bahwa saya seharusnya mengambil salah satunya. Dia bersikeras dan berkata 'Rodrygo, Rodrygo...," lanjutnya.
Hari Terbaik Rodrygo
Eksekusi penaltinya terbilang cukup apik. Rodrygo berhasil mengecoh Jan Oblak dan membidik sudut kanan atas gawang Atletico Madrid. Tendangan seperti itu bisa dikatakan cukup sulit untuk dilakukan.
Rodrygo mengatakan bahwa dirinya sudah sering melakukan hal tersebut di sesi latihan. Dan bisa melakukannya di babak final sebuah kompetisi ibarat sebuah mimpi yang menjadi kenyataan untuknya.
"Saya sering melatih penalti seperti itu, bahkan bisa lebih tinggi dari yang biasanya saya lakukan. Ini adalah salah satu hari terbaik saya. Saya sudah memimpikan momen seperti ini, meraih gelar bersama Real Madrid," tutupnya.
(Marca)
Baca Juga:
- Diego Simeone: Federico Valverde Bawa Real Madrid Juara, Dia Layak jadi Man of the Match
- Federico Valverde Buka Suara Usai Jadi 'Pahlawan' Kemenangan Real Madrid
- Menjuarai 9 Final dari 9 Kesempatan, Apa Rahasia Real Madrid?
- Real Madrid Jadi Juara karena Kartu Merah Fede Valverde, Kok Bisa?
- Zinedine Zidane di Real Madrid: 9 Final, 9 Kali Juara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Situasi Memanas di Bernabeu: Arbeloa Terancam Jadi Korban Berikutnya
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 14:59
LATEST UPDATE
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23












