FOLLOW US:


Real Madrid Jadi Juara karena Kartu Merah Fede Valverde, Kok Bisa?

13-01-2020 05:40

 | Richard Andreas

Real Madrid Jadi Juara karena Kartu Merah Fede Valverde, Kok Bisa?
Gelandang Real Madrid, Federico Valverde (tengah) berduel dengan pemain Atletico Madrid di final Supercopa de Espana. © AP Photo

Bola.net - Mungkin baru kali ini fans Real Madrid tidak berteriak marah ketika salah satu pemain mendapat hukuman kartu merah. Pasalnya, bisa jadi kartu merah itulah yang menyebabkan Los Blancos bisa menjuarai Supercopa de Espana 2020.

Senin (13/1/2020), El Real menaklukkan Atletico Madrid lewat adu penalti (4-1) untuk merengkuh trofi pertama mereka tahun ini. Bermain di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, skor 0-0 bertahan selama 120 menit setelah menempuh pertandingan intens.

Skor 0-0 inilah yang patut disyukuri Madrid. Pasukan Zinedine Zidane ini memang tampil menekan di babak pertama, tapi Atletico bangkit bangkit melawan di babak kedua.

Atletico bahkan nyaris mencetak gol pada momen krusial, tapi gagal karena Valverde. Apa yang sebenarnya terjadi? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Kartu Merah Valverde

Mengutip Marca, sama seperti final-final sebelumnya, duel Real Madrid vs Atletico Real Madrid di Suopercopa de Espana kali ini berlanjut sampai babak tambahan.

Pada momen yang mungkin bisa menentukan hasil akhir, tepatnya di menit ke-115, Fede Valverde terpaksa menjegal Alvaro Morata yang tengah berlari berhadapan satu lawan satu dengan Thibaut Courtois di depan kotak penalti.

Pelanggaran Valverde termasuk professional foul, dia langsung diusir wasit dengan kartu merah. Namun, untungnya pelanggaran ini berhasil menjaga gawang Madrid tidak kebobolan.

Laga pun dilanjutkan ke babak adu penalti dan Madrid menang meyakinkan dengan skor 4-1.

2 dari 2

Pengorbanan

Kartu merah Valverde itu pantas dianggap sebagai tindakan pengorbanan diri. Dia tahu saat itu Morata berada dalam posisi mencetak gol, situasinya bisa memburuk jika Morata berhasil menjebol gawang Courtois.

Gelandang Uruguay ini berada di posisi terdekat dengan Morata, dia tidak punya opsi selain menjegal striker Spanyol itu. Stamina dan kekukuhan Valverde terbukti bisa membantu Madrid.

Aksi Valverde ini mengingatkan kembali bahwa kartu merah tidak selalu buruk. Kali ini, kartu merah itu merupakan pengorbanan kecil dirinya untuk kepentingan yang lebih besar, untuk menguntungkan tim.

Tidak heran mengapa Valverde merupakan salah satu pemain favorit Zinedine Zidane musim ini.

Sumber: Marca