Kontroversi Girona vs Barcelona, Ofisial VAR Dijatuhi Hukuman Berat

Gia Yuda Pradana | 18 Februari 2026 16:16
Kontroversi Girona vs Barcelona, Ofisial VAR Dijatuhi Hukuman Berat
Pemain Barcelona, Lamine Yamal, terjatuh di dekat rekannya Frenkie de Jong serta pemain Girona, Thomas Lemar, dalam pertandingan La Liga antara Girona melawan Barcelona, Selasa (17/2/2026) (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Barcelona akhirnya mendapatkan kepastian setelah otoritas perwasitan mengambil langkah tegas menyusul insiden kontroversial dalam laga melawan Girona di La Liga. Keputusan itu muncul setelah momen krusial yang memengaruhi langsung hasil pertandingan.

Laporan media Spanyol mengonfirmasi bahwa ofisial VAR, David Galvez Rascon, menerima hukuman paling berat di antara wasit pada pekan tersebut. Ia dijatuhi skorsing tanpa batas waktu karena dinilai lalai dalam menjalankan tugasnya.

Advertisement

Keputusan ini diambil setelah evaluasi internal menemukan kesalahan serius pada proses pengambilan keputusan di ruang VAR. Insiden itu terjadi saat rangkaian serangan Girona yang berujung pada gol kedua mereka.

1 dari 4 halaman

Insiden Kounde dan Gol Girona

Insiden Kounde dan Gol Girona

Pemain Girona, Hugo Rincon, berebut bola dengan pemain Barcelona, Eric Garcia, dalam laga La Liga antara Girona melawan Barcelona, Selasa (17/2/2026) (c) AP Photo/Joan Monfort

Dalam proses menuju gol 2-1 Girona, terjadi benturan jelas antara Claudio Echeverri dan Jules Kounde. Bek asal Prancis itu terjatuh, tetapi permainan tetap dilanjutkan hingga bola masuk ke gawang.

Para pemain dan staf pelatih Barcelona langsung melayangkan protes karena merasa terjadi pelanggaran sebelum gol tercipta. Namun, wasit di lapangan tidak mendapat rekomendasi tinjauan ulang dari ruang VAR.

Komite Teknis Wasit, atau CTA, kemudian menilai aksi Echeverri terhadap Kounde sebagai tindakan ceroboh yang seharusnya berujung pelanggaran. Artinya, rangkaian serangan yang menghasilkan gol tersebut seharusnya dihentikan sejak awal.

2 dari 4 halaman

Sanksi Tegas untuk Ofisial VAR

Sanksi Tegas untuk Ofisial VAR

Pemain Barcelona, Dani Olmo dan Lamine Yamal, memprotes keputusan wasit Cesar Soto dalam pertandingan La Liga antara Girona melawan Barcelona, Selasa (17/2/2026). (c) AP Photo/Joan Monfort

Berdasarkan hasil penilaian teknis, CTA memutuskan mencoret Galvez Rascon dari tugas kepemimpinan pertandingan akhir pekan ini. Akan tetapi, sanksi tidak berhenti pada satu laga saja.

Badan perwasitan menerapkan mekanisme internal yang dikenal sebagai “freeze”, yaitu penghentian penugasan hingga waktu yang belum ditentukan. Langkah ini menandakan kesalahan tersebut dipandang berdampak besar terhadap integritas pertandingan.

Evaluasi juga menekankan bahwa ruang VAR seharusnya memberi peringatan kepada wasit utama agar melakukan peninjauan ulang. Kelalaian tersebut dinilai sebagai faktor utama yang membuat keputusan keliru tetap bertahan.

3 dari 4 halaman

Reaksi Klub dan Tokoh Barcelona

Reaksi Klub dan Tokoh Barcelona

Para pemain Barcelona bereaksi pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Girona vs Barcelona di Girona, Spanyol, Senin, 16 Februari 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Sejumlah figur Barcelona tidak menahan kekecewaan setelah pertandingan berakhir. Mereka menilai pelanggaran terhadap Kounde terlalu jelas untuk diabaikan oleh perangkat pertandingan.

Pelatih Hansi Flick dan presiden klub Joan Laporta turut mengkritik kegagalan VAR dalam mengoreksi keputusan di lapangan. Menurut mereka, intervensi teknologi seharusnya menjadi alat untuk menjaga keadilan pertandingan, bukan sekadar formalitas.

Situasi ini kembali membuka diskusi mengenai konsistensi penggunaan VAR di kompetisi domestik Spanyol. Namun, kasus ini juga memperlihatkan bahwa kesalahan wasit kini dapat berujung konsekuensi serius bagi pihak yang bertugas.

Sumber: Barca Universal

LATEST UPDATE