Lamine Yamal, Bocah Ajaib Barcelona yang Mulai Mengguncang Dunia
Gia Yuda Pradana | 17 Mei 2025 23:57
Bola.net - Lamine Yamal kini bukan lagi sekadar talenta muda yang menjanjikan. Bintang muda Barcelona itu mulai mendapat pengakuan luas sebagai pemain terbaik di dunia saat ini. Performa konsistennya di laga-laga besar menjadikannya kandidat serius dalam perbincangan pemain terbaik sejagat.
Awalnya, perdebatan hanya berputar pada statusnya sebagai pemain muda terbaik. Namun, seiring waktu, kemampuan Yamal mengontrol permainan dan membuat pertahanan lawan ketar-ketir di usia remaja, sulit diabaikan. Dia tak hanya mencetak gol, tapi juga punya ketenangan luar biasa di momen-momen krusial.
Hanya sedikit pemain di dunia yang bisa mendikte jalannya pertandingan seperti yang dilakukan Yamal. Dia seperti pemimpin orkestra di lapangan, mengalirkan ritme dan tempo permainan dengan elegan. Bagi Barcelona, ini bukan sekadar penemuan bakat baru—ini bisa jadi awal era baru.
Pujian Setinggi Langit dari Rio Ferdinand

Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, tak segan memuji Lamine Yamal sebagai pemain terbaik di dunia saat ini. “Saat ini, pemain terbaik di dunia adalah Lamine Yamal. Saya suka pemain ini. Dia seperti bermain sepak bola dengan cara yang berbeda,” ujar Ferdinand kepada media, seperti dikutip Barca Universal.
Ferdinand menggarisbawahi kedewasaan bermain Yamal yang melampaui usianya. “Dia seolah bermain dengan kematangan seorang pria berusia 28 tahun, padahal usianya baru 17 tahun. Ini gila. Dia membuat keputusan penting seolah itu hal biasa, tanpa tekanan,” ucapnya.
Ferdinand bahkan menyaksikan langsung keajaiban Yamal saat Barcelona melawan Inter Milan di semifinal Liga Champions. “Saya menontonnya langsung dari tempat duduk terbaik di stadion, sedikit tinggi, tepat di belakang posisinya. Itu 45 menit terbaik yang pernah saya saksikan dalam bertahun-tahun,” katanya.
Melebihi Messi dan Ronaldo di Usia Muda

Tak bisa dihindari, perbandingan dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo pun muncul. Namun, Ferdinand punya pandangan yang jelas. “Kita selalu bicara soal Messi dan Ronaldo, tapi mereka tidak melakukan hal seperti ini di usia segitu. Saya belum pernah lihat ada yang seperti ini,” tuturnya.
Dia menegaskan bahwa Yamal punya identitas sendiri. “Saya rasa, dia tidak seperti salah satu dari mereka. Dia adalah Lamine Yamal,” kata Ferdinand. Dia juga menilai kalau Yamal berbeda dari Cristiano Ronaldo muda yang mengandalkan kecepatan dan atraksi.
“Dengan Lamine Yamal, ini bukan soal ritme atau kecepatan, tapi soal ritme berulang. Ini tentang mengubah tempo, mengubah kecepatan, mengubah momentum: pelan, cepat, pelan, cepat, cepat, pelan lagi, seolah itu semua berbeda,” jelas Ferdinand dengan antusias.
Matang, Tak Egois, dan Punya Naluri Alami

Yang membuat Yamal menonjol adalah kematangannya dalam membuat keputusan. Menurut Ferdinand, pemain ini bukan tipe yang egois. “Dia selalu bermain dengan kepalanya untuk mengoper. Dia juga masih muda. Secara naluriah, dia seperti punya keinginan 50% untuk mencetak gol dan 50% untuk memberi assist. Saya jarang lihat anak muda seperti itu.”
Dia juga membandingkan Yamal dengan pemain muda kebanyakan. “Biasanya, 89% dari mereka hanya ingin mencetak gol. Lamine, kalau dia tak bisa mencetak gol, dia akan mengoper. Dia membuat keputusan yang tepat sesuai situasi,” ucapnya.
Bagi Ferdinand, Yamal adalah seniman sejati di lapangan. “Kalau harus mengoper untuk mencetak gol, dia akan melakukannya. Kalau harus mencetak gol, dia juga akan mencetaknya. Saya suka dia. Serius, dia seperti seorang seniman. Pemain kaki kiri memang selalu terlihat berbeda. Ini gila,” pungkasnya.
Lamine Yamal dan Masa Depan yang Cerah

Apa yang dilakukan Lamine Yamal saat ini belum tentu bisa diulang pemain lain seusianya. Dia tampil seperti pemain matang di panggung tertinggi sepak bola. Barcelona seperti menemukan permata langka yang tak hanya bersinar, tapi juga memancarkan kecerdasan.
Jika bisa menjaga ritme dan fokus, bukan tak mungkin dia akan menjadi wajah baru sepak bola dunia. Potensinya bukan lagi soal 'akan', melainkan sudah terlihat nyata dari sekarang. Dunia menyaksikan dan mungkin tengah menyambut era baru.
Lamine Yamal bukan hanya masa depan Barcelona, tapi bisa jadi masa depan sepak bola. Yang paling menarik, semuanya baru dimulai.
Sumber: Barca Universal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





