Lamine Yamal Makin Kuat dalam Persaingan Ballon d'Or 2026

Aga Deta | 14 September 2026 13:22
Lamine Yamal Makin Kuat dalam Persaingan Ballon d'Or 2026
Ekspresi Lamine Yamal usai membobol gawang Levante, Minggu (13/9/2026) (c) AP Photo/Alberto Saiz

Bola.net - Lamine Yamal terus menunjukkan performa impresif bersama Barcelona pada awal musim. Pemain berusia 19 tahun itu mencetak dua gol lagi dan membantu timnya mencapai 26 gol dalam enam pertandingan pertama.

Barcelona kini rata-rata mencetak lebih dari empat gol setiap pertandingan dalam periode tersebut. Ketajaman lini depan juga tidak hanya bergantung kepada Yamal karena sejumlah pemain lain ikut memberikan kontribusi.

Advertisement

Yamal mencatat tujuh gol dan dua assist dalam empat penampilan terakhirnya. Catatan tersebut berarti ia terlibat langsung dalam sembilan gol Barcelona selama rangkaian pertandingan tersebut.

Performa itu membuat pernyataan Yamal mengenai Ballon d'Or kembali mendapat perhatian. Dalam wawancara dengan Movistar, ia menempatkan dirinya dan penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, sebagai dua pemain terbaik dunia.

1 dari 4 halaman

Yamal Pertajam Klaim Ballon d'Or

Yamal Pertajam Klaim Ballon d'Or

Manu Sanchez mencoba mengawal Lamine Yamal di laga Levante vs Barcelona, Minggu (13/9/2026) (c) AP Photo/Alberto Saiz

"Saya dan Kylian Mbappe adalah dua pemain terbaik di dunia... tetapi saya pikir saya adalah pemain yang layak memenangkan Ballon d'Or," kata Yamal dalam wawancara dengan Movistar.

Setelah pernyataan tersebut, Yamal terus memberikan bukti melalui penampilannya di lapangan. Ia mencetak gol dalam empat pertandingan beruntun dan mengemas tiga kali brace dalam periode tersebut.

Yamal dua kali mencetak gol saat menghadapi Levante dan mengulanginya ketika Barcelona melawan Rayo Vallecano. Brace berikutnya hadir saat menghadapi Valencia, sedangkan ketika bertemu Feyenoord ia mencetak satu gol dan menyumbang dua assist.

2 dari 4 halaman

Barcelona Tidak Hanya Bergantung pada Yamal

Barcelona Tidak Hanya Bergantung pada Yamal

Skuad Barcelona merayakan gol Xavi Espart ke gawang Getafe, Minggu (13/9/2026) (c) AP Photo/Alberto Saiz

Sembilan kontribusi gol dalam empat pertandingan menunjukkan betapa tajamnya Yamal dalam periode tersebut. Ia menjadi penentu melalui gol-golnya dalam tiga laga domestik, sebelum tampil sebagai pencetak gol sekaligus kreator ketika menghadapi Feyenoord.

Kemenangan 4-2 atas Levante menjadi bagian dari rangkaian produktif Barcelona. Namun, total 26 gol dalam enam pertandingan menunjukkan bahwa ketajaman tim secara keseluruhan tidak hanya berasal dari Yamal.

Dalam kemenangan terbaru, Yamal mencetak dua gol, Raphinha memberikan dua assist, Xavi Espart mencetak gol profesional pertamanya dan Karim Adeyemi melanjutkan tren mencetak gol. Kombinasi tersebut membuat lawan memiliki lebih banyak ancaman untuk dihentikan sekaligus mengurangi beban yang harus dipikul Yamal.

3 dari 4 halaman

Persaingan Ballon d'Or Tidak Hanya Milik Yamal dan Mbappe

Persaingan Ballon d'Or Tidak Hanya Milik Yamal dan Mbappe

Skuad Barcelona merayakan gol Lamine Yamal ke gawang Levante, Minggu (13/9/2026) (c) AP Photo/Alberto Saiz

Sembilan kontribusi gol dalam empat pertandingan memang luar biasa, tetapi Ballon d'Or tidak ditentukan hanya oleh performa dalam periode singkat. Periode penilaian Agustus hingga Juli mencakup keseluruhan musim klub dan Piala Dunia, dengan kemampuan individu sebagai pertimbangan utama dan kesuksesan tim berada setelahnya.

Yamal memiliki modal tersebut setelah membawa Barcelona meraih gelar La Liga dan membantu Spanyol menjuarai Piala Dunia. Ia memberikan kreativitas dan kemampuan menciptakan peluang, selain kontribusi gol yang membuat namanya semakin kuat dalam persaingan.

Mbappe menempuh jalur berbeda dengan produktivitas mencetak gol. Ia mencetak 25 gol di La Liga dan 15 gol di Liga Champions, sebelum menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia ketika Prancis mencapai semifinal.

Persaingan juga tidak hanya melibatkan Yamal dan Mbappe karena Harry Kane memiliki catatan yang sangat kuat. Kane mencetak 61 gol dalam 51 pertandingan untuk Bayern Munchen dan total 73 gol untuk klub serta negaranya selama periode penilaian.

Kane juga meraih Sepatu Emas Eropa, tiga trofi bersama Bayern Munchen dan membantu Inggris finis di posisi ketiga Piala Dunia. Karena itu, Yamal harus bersaing dengan Mbappe yang produktif di panggung besar serta Kane yang menjalani musim dengan torehan gol luar biasa.

Sumber: Football360

4 dari 4 halaman

Klasemen La Liga

LATEST UPDATE