Langkah Senyap Joan Laporta Kirim Tangan Kanan ke Como Demi Amankan Cesc Fabregas

Afdholud Dzikry | 9 Juni 2026 05:24
Langkah Senyap Joan Laporta Kirim Tangan Kanan ke Como Demi Amankan Cesc Fabregas
Pelatih Como, Cesc Fabregas (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Barcelona mulai menyusun peta jangka panjang untuk kursi pelatih mereka. Nama Cesc Fabregas kini muncul sebagai kandidat utama untuk menggantikan Hansi Flick di masa depan, tepatnya saat kontraknya berakhir pada 2028.

Klub asal Catalan itu bahkan sudah mengambil langkah konkret. Mereka mengirim perwakilan ke Como, Italia, untuk membuka komunikasi awal dan membangun kesepakatan sejak dini.

Advertisement

Gerak ini menunjukkan arah perencanaan Barcelona yang cukup serius. Fabregas dipandang sebagai figur yang bisa melanjutkan proyek olahraga yang sedang dibangun di Spotify Camp Nou tanpa banyak perubahan ekstrem.

Saat ini, Hansi Flick masih terikat kontrak hingga 2028 dengan opsi perpanjangan satu tahun sampai 2029. Artinya, Barcelona sebenarnya tidak dalam situasi mendesak, tapi mereka memilih bergerak lebih awal.

1 dari 2 halaman

Misi Rahasia Alejandro Echevarria

Misi Rahasia Alejandro Echevarria

Pelatih Como, Cesc Fabregas mengenakan jersey bertuliskan Como means Europe? setelah memastikan lolos ke turnamen Eropa musim depan usai mengalahkan Hellas Verona, 10 Mei 2026. (c) Paola Garbuio/LaPresse via AP

Laporan media Spanyol, AS, menyebut langkah ini berawal dari informasi internal podcast Barca Reservat milik Catalunya Radio. Dari situ, muncul detail bahwa Direktur Olahraga Deco memberi restu penuh terhadap rencana jangka panjang tersebut.

Utusan yang dikirim ke Italia adalah Alejandro Echevarria, sosok yang dikenal dekat dengan Presiden Joan Laporta. Ia diberi tugas untuk menjalin komunikasi awal dengan Fabregas sebelum masa kontrak Flick berakhir.

Minat Barcelona terhadap Fabregas juga dianggap sebagai bentuk pengakuan atas perkembangan kariernya. Mantan pemain akademi La Masia itu mulai menunjukkan identitas kepelatihan yang cukup jelas dalam waktu singkat.

Performa Fabregas bersama Como ikut memperkuat reputasinya. Ia membawa klub Italia itu naik dari Serie B hingga bersaing di level yang jauh lebih tinggi, sesuatu yang membuat namanya cepat diperhitungkan di Eropa.

2 dari 2 halaman

Penolakan Luis Enrique dan Alasan Finansial Barcelona

Keputusan Barcelona mengarah ke Fabregas otomatis menutup peluang nama lain. Salah satunya adalah mantan pelatih mereka, Luis Enrique, yang kini tidak lagi masuk dalam daftar kandidat.

Pelatih yang pernah mempersembahkan gelar Eropa untuk Barcelona itu sempat disebut-sebut sebagai opsi realistis. Namun, manajemen Blaugrana akhirnya mencoret namanya dari radar.

Ada beberapa alasan di balik keputusan tersebut. Salah satunya adalah tuntutan gaji yang dinilai terlalu tinggi untuk kondisi finansial klub saat ini.

Selain itu, Luis Enrique juga dikenal memiliki karakter kuat dalam mengelola tim. Ia cenderung menolak campur tangan pihak luar dalam urusan teknis, termasuk peran figur seperti Alejandro Echevarria.

Kombinasi faktor itu membuat Barcelona merasa opsi Fabregas lebih masuk akal. Selain lebih fleksibel, ia juga dianggap lebih sejalan dengan arah proyek jangka panjang klub.

LATEST UPDATE