Legenda Messi Dimulai Lawan Juve
Editor Bolanet | 15 Mei 2015 13:44
- Pada 6 Juni mendatang, Lionel Messi akan kembali berjumpa dengan . Pemain Argentina tidak pernah berjumpa dengan tim Italia di laga resmi, namun klub tersebut mendapat tempat istimewa dalam perjalanan karirnya.
Di laga melawan Juve-lah, tepatnya di Agustus 2005, Messi mulai mencatat namanya di tinta emas sejarah Barcelona.
Pemain Argentina tersebut sebelumnya sudah mencatat debut di bawah Frank Riijkard dua tahun sebelumnya, pada November 2003, di laga uji coba melawan Porto asuhan Jose Mourinho. Ia kala itu masih berusia 16 tahun dan harus menunggu hingga berusia 18 sebelum bisa turun sebagai starter di Barcelona.
Pelatih Belanda menunggu hingga pertandingan trofi Joan Gamper di tahun 2005, yang mempertemukan Barcelona dengan Juventus asuhan Fabio Capello. Messi tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
Dalam pertandingan yang disaksikan oleh tak kurang dari 90.000 orang suporter tersebut, Messi seolah menegaskan bahwa ia memang layak menjadi superstar dan legenda baru Barca. Ia tidak perlu mencetak gol untuk membuat para penonton berdecak kagum. Bahkan trio pemain Ronaldinho, Samuel Eto'o, dan Deco juga dibuat terkesima dengan aksi Messi kala itu.
Begitu hebatnya aksi Messi, hingga Capello lantas mengaku ia sempat mendekati Riijkard dan berkata ingin meminjam sang pemain, lantaran Barca sudah mempunyai tiga pemain asing di skuat mereka.
Pada Juni mendatang, Messi akan kembali bertemu dengan Juventus, dengan situasi yang benar-benar berbeda. Ia akan bermain di final Liga Champions di Berlin dengan status sebagai salah satu pemain terbaik dunia dan berusaha membawa Barca merebut gelar Raja Eropa ke-5. [initial]
(as/rer)
Di laga melawan Juve-lah, tepatnya di Agustus 2005, Messi mulai mencatat namanya di tinta emas sejarah Barcelona.
Pemain Argentina tersebut sebelumnya sudah mencatat debut di bawah Frank Riijkard dua tahun sebelumnya, pada November 2003, di laga uji coba melawan Porto asuhan Jose Mourinho. Ia kala itu masih berusia 16 tahun dan harus menunggu hingga berusia 18 sebelum bisa turun sebagai starter di Barcelona.
Pelatih Belanda menunggu hingga pertandingan trofi Joan Gamper di tahun 2005, yang mempertemukan Barcelona dengan Juventus asuhan Fabio Capello. Messi tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
Dalam pertandingan yang disaksikan oleh tak kurang dari 90.000 orang suporter tersebut, Messi seolah menegaskan bahwa ia memang layak menjadi superstar dan legenda baru Barca. Ia tidak perlu mencetak gol untuk membuat para penonton berdecak kagum. Bahkan trio pemain Ronaldinho, Samuel Eto'o, dan Deco juga dibuat terkesima dengan aksi Messi kala itu.
Begitu hebatnya aksi Messi, hingga Capello lantas mengaku ia sempat mendekati Riijkard dan berkata ingin meminjam sang pemain, lantaran Barca sudah mempunyai tiga pemain asing di skuat mereka.
Pada Juni mendatang, Messi akan kembali bertemu dengan Juventus, dengan situasi yang benar-benar berbeda. Ia akan bermain di final Liga Champions di Berlin dengan status sebagai salah satu pemain terbaik dunia dan berusaha membawa Barca merebut gelar Raja Eropa ke-5. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
After Gym Makin Simpel! Banyak Cowok Beralih ke Produk 2in1 Hair & Body
Lain Lain 6 Juni 2026, 09:50
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
-
FIFA Matchday: Indonesia Bantai Oman, Thailand Gagal Kalahkan Kuwait
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














