Lima Kemenangan Terbaik Diego Simeone di Camp Nou
Yaumil Azis | 5 April 2019 22:34
Bola.net - - Pertarungan sengit diyakini akan tersaji dalam laga pekan ke-31 La Liga yang mempertemukan Barcelona dengan Atletico Madrid, Minggu (7/4) nanti. Tiga poin tambahan dari partai penting ini akan sangat menentukan dalam perebutan gelar.
Barcelona sementara ini masih memimpin di klasemen dengan koleksi 70 poin, sedangkan Atletico tengah menghuni peringkat dua dengan perbedaan delapan poin. Meski jaraknya cukup jauh, namun skuat besutan Diego Simeone itu masih memiliki peluang untuk menyusul.
Syaratnya adalah meraih kemenangan pada pertandingan yang berlangsung di Camp Nou tersebut. Jika mampu memenuhi persyaratan itu, maka jarak antara kedua tim akan terpangkas menjadi lima poin dan Atletico punya alasan untuk kembali berharap.
Tentu saja, Atletico melawat ke markas kebanggaan Barcelona dengan segudang pengalaman. Simeone selaku pelatih punya banyak kenangan manis yang bisa digunakan untuk meningkatkan semangat anak asuhnya.
Penasaran dengan kenangan-kenangan manis Simeone di Camp Nou? Scroll ke bawah untuk mengetahui informasi selengkapnya.
14 Mei 1994: Gol pada Kunjungan Pertamanya

Pertama kali El Cholo melawan Barcelona di Camp Nou yaitu ketika ia masih membela Sevilla dan ia mencetak gol pembuka di pertandingan itu. Ketika bola diumpan ke dalam area penalti, pemain asal Argentina ini tiba-tiba muncul dan membobol gawang Andoni Zubizareta yang sukses membuat Sevilla memimpin pertandingan. Euforia tersebut tidak bertahan lama karena Barcelona menang 5-2 untuk menggusur RC Deportivo dari puncak klasemen di hari terakhir musim tersebut.
7 Februari 1995: Penalti dan Kemenangan

Simeone pindah dari Sevilla ke Atlético pada musim panas 1994 dan tim barunya bertemu Barcelona di 16 besar Copa del Rey. Itu adalah pertandingan besar di ajang tersebut dan Simeone berperan dalam keputusan paling krusial di pertandingan itu. Barcelona unggul dengan gol cepat dari Abelardo, lalu Simeone melancarkan serangan balik yang berakhir dengan pelanggaran kiper Barcelona saat itu, Julen Lopetegui terhadap José Luis Caminero, yang menghasilkan kartu merah dan penalti. Simeone sebagai eksekutor berhasil melaksanakan tugasnya dan Atléti menang 4-1 dengan agregat 5-4.
20 April 1996: Kemenangan Terpenting tanpa Keterlibatannya

Simeone memenangkan gelar LaLiga Santander pada musim 1995/96. Los Rojiblancos bertandang ke Camp Nou pada pekan ke-37 dengan target mempertahankan peringkat puncak dan mereka berhasil melakukannya tanpa Simeone, yang terkena hukuman dan terpaksa menyaksikan pertandingan dari tribun. Bahkan tanpa jenderal lapangan tengahnya, Atlético berhasil menang 3-1 yang membawa mereka semakin dekat dengan gelar liga, gelar yang akhirnya mereka menangkan berkat gol Simeone di pertandingan terakhir melawan Albacete.
1 April 2014: Kegembiraan Liga Champions

Sebagai pelatih, Simeone memainkan pertandingan tak terlupakan di Liga Champions bersama Atlético de Madrid ketika menyingkirkan Barcelona di musim 2013/14. Mereka menyisihkan Barcelona dengan agregat 2-1 berkat gol dari Diego pada pertandingan imbang 1-1 di Camp Nou. Simeone yang histeris di pinggir lapangan tahu betapa spesial momen tersebut.
17 Mei 2014: Gelar LaLiga Santander

Satu setengah bulan kemudian, Atlético kembali ke Camp Nou pada hari terakhir LaLiga Santander di musim itu dan mereka tahu bahwa mereka hanya membutuhkan hasil seri untuk menjadi juara. Meskipun Alexis Sánchez berhasil membawa Barcelona unggul, sundulan Diego Godín dan pertahanan rapat berhasil membawa tim asuhan Simeone menjadi juara dengan skor akhir 1-1.
Untuk Bolaneters sekalian, jangan lupa saksikan duel antara Barcelona vs Atletico Madrid pada hari Minggu (7/4) pukul 01.45 WIB. Pertandingan ini sendiri akan disiarkan secara langsung di SCTV selaku official broadcaster La Liga di Indonesia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55







