Luka Jovic dan Wan-Bissaka, Pembelian Mahal tapi Gagal di Euro U-21
Asad Arifin | 27 Juni 2019 15:48
Bola.net - Euro U-21 harusnya bisa menjadi panggung bagi pemain seperti Luka Jovic dan Aaron Wan-Bissaka. Itu adalah turnamen yang tepat untuk membuktikan bahwa mereka layak dijual dengan harga mahal di bursa transfer.
Namun, apa yang terjadi? Luka Jovic dan Wan-Bissaka justru gagal bersinar di Euro U-21.
Luka Jovic menjadi andalan bagi lini depan Serbia di Euro Uu-21. Dia memakai nomor punggung 9, nomor khas seorang penyerang. Namun, dia justru tak mampu menunjukkan tajinya. Tidak ada gol yang mampu dia ciptakan.
Pemain milik Real Madrid tersebut bahkan tidak dimainkan pada laga ketiga Serbia, saat berjumpa Denmark. Performa buruk Luka Jovic berdampak pada tersingkirnya Serbia dari fase grup. Serbia selalu kalah dalam tiga laga di Grup B dan menjadi juru kunci klasemen.
Perfoma tersebut tentu saja kontras dengan harga yang harus dibayar oleh Real Madrid untuk membeli Luka Jovic dari Eintracht Frankurt. Los Blancos harus membayar 70 juta euro kepada Frankurt untuk membelinya.
Luka Jovic sendiri sejatinya bermain bagus di untuk Frankurt pada musim 2018/19 yang lalu. Dia mampu mencetak 27 gol dari 48 penampilan bersama Frankurt di semua kompetisi. Namun, dia gagal membuktikan kualitasnya di Euro U-21.
Aaron Wan-Bissaka juga mengalami nasib yang hampir sama. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Kegagalan Wan-Bissaka
Inggris memulai langkah di Euro U-21 dengan berjumpa Prancis. Hasilnya, tidak bagus. Inggris kalah dengan skor 2-1, meskipun sempat unggul lebih dulu. Namun, Inggris kebobolan dua gol pada menit-menit akhir pertandingan.
Pada laga tersebut, Wan-Bissaka menjadi penyebab kekalahan Inggris. Pemain berusia 21 tahun tersebut mencetak gol bunuh diri pada menit 90+5.
Setelah performa buruk pada laga melawan Prancis tersebut, Wan-Bissaka tidak sekalipun dimainkan pada dua laga tersisa di Grup C. Pelatih Aidy Boothroyd menjadikannya pemain cadangan. Inggris kemudian juga gagal lolos dari fase grup.
Wan-Bissaka sendiri dikabarkan akan jadi salah satu bek sayap paling mahal di dunia. Manchester United telah sepakat untuk membelinya dari Crystal Palace dengan harga 50 juta euro. Wan-Bissaka juga akan mendapat gaji 80 ribu pounds dari United setiap pekannya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodrygo Dihukum Dua Laga, Absen Lawan Benfica di Playoff Liga Champions
Liga Champions 6 Februari 2026, 12:42
-
Prediksi Barcelona vs Mallorca 7 Februari 2026
Liga Spanyol 6 Februari 2026, 11:41
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 6 Februari 2026, 11:33
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Februari 2026, 11:28
-
Manchester United Sudah Tetapkan Target Lini Tengah di Musim Panas
Liga Inggris 6 Februari 2026, 10:58
LATEST UPDATE
-
Efek Michael Carrick: Satu Kebijakan Sederhana yang Mengubah Wajah Manchester United
Liga Inggris 7 Februari 2026, 04:14
-
Livin Mandiri Akhirnya Pecah Telur di Putaran Kedua Proliga 2026
Voli 6 Februari 2026, 23:47
-
Alejandro Garnacho, Harga 40 Juta Euro, dan Ujian Kesabaran di Chelsea
Liga Inggris 6 Februari 2026, 21:26
-
Hasil Persib vs Malut United: Menang 2-0, Maung Bandung Masih Sempurna di Kandang
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 21:01
-
3 Laga, 3 Kemenangan: Bagaimana Michael Carrick Membalik Nasib Manchester United
Liga Inggris 6 Februari 2026, 20:53
-
TULUS Ramaikan Ramadan di KLBB Festival 2026, Siap Hadirkan Malam Penuh Rasa di GBK
Lain Lain 6 Februari 2026, 20:33
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42



