Luka Jovic Langgar Aturan Karantina, Sang Ayah: Biarkan Saja Dia Dipenjara
Yaumil Azis | 23 Maret 2020 07:34
Bola.net - Ayah dari penyerang Real Madrid, Luka Jovic, tidak mempermasalahkan jika pemerintah Serbia menjatuhkan hukuman untuk anaknya. Asalkan, Jovic memang benar-benar bersalah.
Luka Jovic membuat publik heboh setelah dikabarkan kabur dari masa kuarantina yang diterapkan Madrid. Padahal klub berjuluk Los Merengues itu sedang darurat Virus Corona.
Beberapa waktu lalu, diketahui bahwa salah satu pemain dari tim basket Real Madrid positif virus Corona. Yang menjadi masalah adalah tempat latihan tim basket dan sepak bola berada di satu wilayah.
Itulah mengapa Real Madrid menerapkan aturan karantina kepada seluruh pemainnya. Yang kemudian dilanggar oleh Jovic untuk pulang ke negara asalnya, Serbia, untuk merayakan ulang tahun pasangannya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Silahkan Penjara Luka Jovic
Kepulangan Jovic membuat pemerintah Serbia berang. Pasalnya, pemain berumur 22 tahun itu berpotensi membawa virus Corona tanpa sengaja di tubuhnya dan membuat penyebaran semakin menjadi-jadi.
Ia terancam hukuman seperti yang sudah tertera dalam aturan pemerintah. Sang ayah sendiri enggan membela dan rela jika anaknya harus dihukum penjara, asalkan jika kalau Jovic memang benar melanggar aturan.
"Luka sudah menjalani dua tes dan keduanya menyatakan hasil negatif. Itulah mengapa dia berpikir bisa pulang ke Serbia," ujar sang ayah, Milan Jovic, seperti yang dikutip dari Marca.
"Sekarang dia sudah seperti seorang kriminal besar. Jika dia harus masuk ke penjara, maka silahkan," lanjutnya.
Sepakat dengan Aturan, Tapi...
Milan menyatakan dukungan penuhnya kepada aturan yang sudah diberlakukan pemerintah. Namun menurutnya, eks penyerang Eintracht Frankfurt tersebut tidak menyalahi aturan tersebut.
"Saya sangat sepakat dengan presiden dan perdana menteri Serbia, namun hanya jika dia memang benar-benar bersalah," tambahnya.
"Saya akan mendukung keputusan tersebut jika dia benar melakukan kesalahan, namun dia tiba di Belgrade serta langsung tinggal di rumah."
Milan juga menyatakan bahwa foto Jovic dan pasangannya yang tersebar sudah kadaluarsa. "Beberapa foto muncul memperlihatkan keduanya bersenang-senang, tapi itu waktu mereka di Spanyol," tutupnya.
(Marca)
Baca juga:
Ramos, Raul, Hingga Barcelona Ikut Berduka Atas Berpulangnya Lorenzo Sanz
Real Madrid Kesulitan karena Belum Temukan Pengganti Cristiano Ronaldo?
Liverpool Ikut-Ikutan Kejar Incaran Real Madrid dan Barcelona, Siapa Dia?
Maret 2016: Zidane Buat Keputusan Berani yang Tuntun Real Madrid Jadi Raja Eropa
2020, Tahun yang Gelap untuk Karim Benzema
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












