Madrid yang Sekarang Berusaha Tampil Lebih Kolektif
Richard Andreas | 20 Agustus 2018 11:26
- Real Madrid sukses mengalahkan Getafe 2-0 di laga pertama La Liga 2018/19, Senin (20/8) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Madrid disumbangkan oleh Dani Carvajal dan Gareth Bale. Kemenangan ini penting bagi Madrid yang baru saja kalah di Piala Super Eropa.
Permainan Madrid yang dirancang oleh juru taktik anyar, Julen Lopetegui memang jauh berbeda dari gaya bermain Zinedine Zidane sebelumnya. Setelah kepergian Cristiano Ronaldo, kini Madrid tampak lebih mengutamakan permainan kolektif.
Lopetegui meminta skuat Madrid lebih berani menekan lawan dan merebut bola secepat mungkin. Sergio Ramos dkk. tampil bergerak bersama menyisir lapangan, meski gaya bermain ini masih belum sempurna dicerna skuat Madrid.
Baca lanjutan komentar Lopetegui soal permainan Madrid di bawah ini:
Menekan Lawan

Menurut Lopetegui, gaya bermain menekan yang dilakukan timnya justru membantu para pemain. Dia meyakini dengan bermain demikian Madrid lebih cepat mendapat bola dan tak berlari terlalu banyak.
Itu (menekan di daerah lawan) membantu kami beberapa kali meskipun setiap laga berbeda. Kami ingin merebut bola secepat mungkin dan jika kami tak bisa, kami harus kembali secepatnya. Itu membantu kami berlari tak terlalu banyak dan lebih baik, jelas Lopetegui di laman resmi realmadrid.
Kami senang bahwa kami tidak memberi mereka banyak kesempatan dan bahwa kami membuat banyak peluang. Kami ingin tim menyerang dan bertahan dengan baik.
Kolektif

Bekerja untuk satu sama lain adalah sesuatu yang kami fokuskan karena kami percaya itulah satu-satunya cara bagi kami untuk berkembang sebagai tim.
Jika kami menyatukan talenta kolektif kami dan bekerja keras kami akan menjadi tim yang lebih baik, namun kami masih harus mengembangkan beberapa hal dan terus bekerja keras, tandas dia.Madrid akan melawat ke markas Girona dalam pekan kedua La Liga, Senin (27/8) dini hari WIB mendatang. (rmfc/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini

Berita video duel final di Jakarta Convention Center, Jumat (19/8/2018), Defia mengalahkan wakil Iran, Salahshouri Marjan, dengan skor 8.690 - 8.470.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








