Mengapa Madrid Pilih Zidane dan Tolak Mourinho? Begini Penjelasannya
Richard Andreas | 12 Maret 2019 08:30
Bola.net - - Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon mencoba menjelaskan alasan di balik penunjukan Zinedine Zidane sebagai pelatih anyar klub tersebut, juga penyebab Madrid mengabaikan Jose Mourinho. Menurutnya, keputusan ini juga dipengaruhi oleh para pemain.
Musim 2018/19 ini berjalan begitu buruk bagi Madrid. Pada tahap ini, mereka nyaris tidak punya kesempatan meraih trofi. Tersingkir dari Liga Champions dan Copa del Rey, dan hanya ada peluang kecil di La Liga.
Kondisi ini mau tak mau membuat Florentino Perez harus mengambil langkah cepat. Akhirnya, untuk kali kedua dalam semusim, Madrid memecat pelatih dan menunjuk pelatih baru.
Kali ini Santiago Solari yang dipecat, dan Zinedine Zidane ditunjuk sebagai pengganti. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Suara Pemain
Sebelum Zidane, nama Jose Mourinho santer diberitakan sebagai pengganti Solari. Namun, Calderon yakin Mourinho batal dipilih karena para pemain senior Madrid tidak menginginkannya.
"Para pemimpin di ruang ganti berusaha menolak kemungkinan Jose Mourinho [sebagai pelatih anyar]," ungkap Calderon kepada Sky Sports.
"Dia meninggalkan Real Madrid dengan banyak masalah, dan saya pikir dia justru akan memperburuk masalah yang sedang kami hadapi saat ini jika dia datang."
"Saya pikir memilih Jose Mourinho merupakan langkah mundur, ada banyak masalah dan kontroversi ketika dia melatih dahulu," sambung dia.
Menyukai Zidane

Berbeda dengan situasi Mourinho, Calderon percaya banyak pemain Madrid yang sepakat mendatangkan Zidane. Sebab itu, Florentino Perez telah membuat keputusan yang tepat karena dia mau mendengarkan suara para pemain.
"[Mourinho] merupakan pelatih hebat dengan banyak trodi, tapi banyak pemimpin di ruang ganti yang tidak menyukai dia, dan saya pikir itu penting dalam pembuatan keputusan."
Soal penunjukan Zidane: "Para pemain mencintai dia dan dia mampu mengubah gagasan pelatih-pelatih lama seperti Rafa Benitez dan Jose Mourinho yang mengelola pemain dengan tangan dingin," sambung dia.
"Dan tentu saja, dia merupakan idola para fans - juga bermain untuk klub ini dan membimbing mereka meraih gelar Liga Champions tiga musim beruntun."
Berita Video
Berita video Carles Puyol menyapa para fans Indonesia dalam acara UEFA Champions League Trophy Tour presented by Heineken.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Superkomputer Prediksi Arsenal Juara Liga Champions, Mimpi Quadruple Kian Nyata
Liga Champions 30 Januari 2026, 05:21
LATEST UPDATE
-
Antonio Conte Terpukau Joao Pedro, Pemain yang Sebabkan Napoli Keok dari Chelsea
Liga Inggris 30 Januari 2026, 17:47
-
Satu Langkah Simpel untuk Cowok Aktif, Ini Rekomendasi Produk Sat-Set
Lain Lain 30 Januari 2026, 17:29
-
AC Milan Dapat Angin Segar: Leon Goretzka Bakal Angkat Kaki Dari Bayern
Liga Italia 30 Januari 2026, 17:23
-
Arsenal Terlalu Main Aman? Gelar Premier League Bisa Menjauh!
Liga Inggris 30 Januari 2026, 17:17
-
Liga Champions vs Premier League: Benarkah Permainan di UCL Sekarang Lebih Seru?!
Liga Champions 30 Januari 2026, 16:45
-
Gelandang Timnas Brasil Ini Bakal Gantikan Casemiro di MU?
Liga Inggris 30 Januari 2026, 16:41
-
Jadwal dan Tempat Menonton Drawing Liga Champions Play-Off 2025/2026 Hari Ini
Liga Champions 30 Januari 2026, 16:37
-
NEKA Resmi Hadir, Strategi AHI Perluas Ritel Kebutuhan Keluarga ke Sub-Urban
Lain Lain 30 Januari 2026, 16:35
-
Pemimpin Sekaligus Panutan, Ini 7 Bos Tim MotoGP yang Ternyata Juga Pernah Jadi Pembalap
Otomotif 30 Januari 2026, 16:33
-
Stok Bek Menipis, Arne Slot Desak Liverpool Segera Angkut Bek Incaran Chelsea Ini
Liga Inggris 30 Januari 2026, 16:21
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30









