Pemain Barcelona Ikut-ikutan Kritik Real Madrid untuk Kasus Baku Hantam Tchouameni vs Valverde
Richard Andreas | 21 Mei 2026 11:15
Bola.net - Gelandang Barcelona, Gavi kembali memanaskan rivalitas dengan Real Madrid setelah melontarkan kritik terkait penanganan internal klub rivalnya tersebut.
Pemain timnas Spanyol itu mempertanyakan keputusan Madrid yang tetap memainkan pemain yang terlibat dalam insiden fisik di ruang ganti.
Sorotan itu mengarah pada laporan perselisihan antara Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde. Ketegangan di antara keduanya disebut berlangsung selama dua hari dan berujung kontak fisik.
Komentar Gavi muncul di tengah panasnya hubungan Barcelona dan Real Madrid setelah perebutan gelar La Liga musim ini. Selain membahas insiden tersebut, pemain berusia 21 tahun itu juga menyinggung cara Madrid merespons keberhasilan Barcelona dalam beberapa musim terakhir.
Gavi Soroti Sikap Real Madrid

Dalam wawancara bersama Mundo Deportivo, Gavi mengaku tidak masalah dengan tensi tinggi yang biasa terjadi di ruang ganti tim besar. Menurutnya, persaingan dalam sesi latihan merupakan hal normal selama masih berada dalam batas wajar.
Meski begitu, ia menilai situasi berubah ketika perselisihan sudah berujung kekerasan fisik. Gavi juga mempertanyakan keputusan pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, yang tetap memainkan pemain terkait setelah insiden tersebut.
"Saya termasuk orang yang berpikir bahwa bentrokan kecil dengan rekan setim saat latihan di fase musim seperti ini memang selalu bisa terjadi, karena memang seperti itu sepak bola, ada persaingan dan itu wajar sampai batas tertentu tentunya," kata Gavi.
"Tetapi pada akhirnya, jika sampai terjadi baku hantam, maka pelatih seharusnya tidak memainkan dia. Jika benar mereka sampai baku hantam, menurut saya dia melakukan kesalahan dengan memanggilnya dan memainkannya. Tetapi saya juga tidak tahu pasti apa yang sebenarnya terjadi."
Tchouameni sendiri tetap dimainkan saat Real Madrid menghadapi Barcelona pada 10 Mei lalu. Dalam laga itu, Los Blancos kalah 0-2 dan hasil tersebut memastikan Barcelona keluar sebagai juara La Liga.
Singgung Cara Madrid Merespons Gelar Barcelona
Pembicaraan kemudian melebar ke rivalitas panjang Barcelona dan Real Madrid. Gavi menanggapi komentar presiden Madrid, Florentino Perez, terkait kasus Negreira yang sebelumnya disebut membuat klub ibu kota merasa dirugikan dalam perebutan tujuh gelar La Liga.
Gavi menilai selalu ada upaya dari Madrid untuk meremehkan pencapaian Barcelona. Ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak memengaruhi pandangan skuad Blaugrana terhadap keberhasilan mereka.
Menurut Gavi, keberhasilan Barcelona menjuarai liga dalam situasi finansial yang tidak mudah justru memiliki nilai lebih besar. Ia juga menyoroti kontribusi besar pemain jebolan akademi La Masia dalam kesuksesan tim.
"Semua orang tahu bahwa dari Madrid mereka akan selalu meremehkan atau mengurangi nilai dari hal-hal yang kami menangkan atau gelar kami. Jadi itu seharusnya tidak menjadi masalah bagi kami," ujar Gavi.
"Seperti yang saya katakan, sangat luar biasa bisa memenangkan dua gelar liga beruntun dengan banyak pemain binaan sendiri, banyak pemain dari La Masia, dan tanpa banyak perekrutan."
Jangan Lewatkan!
Enzo Maresca Menuju Man City, Chelsea Siap Tempuh Jalur Hukum, Ada Apa?
Keringat Juara Belum Kering, Arsenal Sudah Punya Rencana Langgengkan Dominasi di Inggris
6 Laga yang Bikin Arsenal Akhiri Penantian 22 Tahun Juara Premier League, Termasuk Kegagalan Bekuk Wolves
Kisah di Balik Kesuksesan Arsenal Menjadi Juara Premier League: Dari Masa Sulit hingga Era Keemasan Mikel Arteta
Arsenal Rayakan Gelar Premier League hingga Subuh, Declan Rice dan Saka Sambangi Fans di Emirates Stadium
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Gagal Rekrut Antonio Rudiger, Real Madrid Kunci Bek Andalan
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:51
LATEST UPDATE
-
Gak Laku! Rafael Leao Ditolak Arsenal, MU, dan Barcelona
Liga Italia 21 Mei 2026, 11:45
-
Mengebut dan Kecelakaan, SIM Jamal Musiala Dicabut!
Bundesliga 21 Mei 2026, 10:45
-
Gokil! Casemiro Tolak Banyak Tawaran Demi Inter Miami
Bola Dunia Lainnya 21 Mei 2026, 10:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25














