Pemain-Pemain yang Bisa 'Disalahkan' untuk Krisis Real Madrid: Siapa yang Paling Mengecewakan?
Richard Andreas | 11 Desember 2025 18:35
Bola.net - Real Madrid, di bawah asuhan Xabi Alonso, menghadapi periode yang sangat sulit pada akhir tahun 2025 setelah awal musim 2025/2026 yang menjanjikan.
Setelah meraih kemenangan impresif 2-1 atas Barcelona dalam El Clasico pada Oktober 2025, performa tim justru menurun drastis. Situasi ini memicu pertanyaan besar mengenai kontribusi beberapa pemain kunci di setiap lini.
Los Blancos kini kehilangan puncak klasemen La Liga dan menunjukkan hasil yang kurang meyakinkan di Liga Champions. Mereka menelan kekalahan dari Liverpool dan Manchester City, serta mencatat hasil imbang beruntun di liga domestik.
Rentetan hasil negatif tersebut telah menempatkan Xabi Alonso di bawah tekanan yang signifikan, hanya beberapa bulan setelah ia mengambil alih kursi kepelatihan. Rumor pemecatan Alonso pun sempat mencuat.
Meski begitu, pelatih asal Spanyol itu tidak bisa sepenuhnya disalahkan. Ada beberapa pemain Madrid yang faktanya memang tampil di bawah standar, membuat strategi racikan Alonso tidak berjalan dengan baik.
Rapuhnya Lini Belakang Real Madrid

Lini pertahanan Real Madrid menjadi area pertama yang sering disalahkan ketika tim kebobolan banyak gol atau kehilangan poin. Inkonsistensi dalam koordinasi, kesalahan posisi, atau kegagalan dalam duel satu lawan satu para bek tengah seperti Eder Militao, Dean Huijsen, dan Antonio Rudiger menjadi perhatian.
Kekalahan 0-1 dari Liverpool dan 1-2 dari Manchester City, serta kebobolan tiga gol dari Olympiakos, jelas menunjukkan adanya celah di pertahanan. Para bek sayap seperti Dani Carvajal, Ferland Mendy, dan Fran Garcia juga memiliki peran ganda dalam menyerang dan bertahan.
Jika mereka gagal memberikan kontribusi ofensif yang cukup atau terlalu sering terekspos di belakang, hal itu dapat membebani tim secara keseluruhan.
Kurangnya kecepatan untuk kembali bertahan atau kesalahan dalam pengambilan keputusan di area pertahanan bisa menjadi faktor utama.
Jantung Tim yang Goyah

Lini tengah adalah jantung tim, dan jika dominasi di area ini hilang, seluruh struktur tim bisa terganggu, memperparah krisis Real Madrid. Federico Valverde, dengan energi dan kemampuannya, kini dikritik karena kontribusi ofensifnya menurun dan sering gagal memenangkan duel-duel penting di tengah lapangan.
Entah kenapa, kontribusi Valverde musim ini menurun cukup drastis jika dibandingkan dua musim terakhir di Madrid. Dia tampak ragu-ragu ketika mendapatkan kesempatan naik ke depan.
Dalam tugas defensif, pemain seperti Aurelien Tchouameni dan Eduardo Camavinga masih bisa membantu tim. Masalahnya ada di keseimbangan. Lini tengah Madrid tidak sebaik musim lalu ketika masih ada Toni Kroos.
Tumpulnya Daya Gedor

Para penyerang adalah pemain yang paling sering disalahkan ketika tim gagal mencetak gol, yang merupakan salah satu aspek krisis Real Madrid saat ini.
Faktanya, Madrid sekarang sangat bergantung pada Kylian Mbappe. Striker Prancis itu terus mencetak gol hampir di setiap pertandingan, bahkan seringkali menyelamatkan wajah tim dari situasi sulit.
Sayangnya, pemain-pemain lain tidak bisa mengikuti level Mbappe. Vinicius Junior tampak tidak bermain lepas di lapangan, mungkin karena terus diterpa isu negatif dari media.
Madrid masih punya Rodrygo yang terbukti bisa mencetak gol ke gawang Man City. Namun, entah kenapa Xabi Alonso hanya sesekali memberi kesempatan bermain untuk Rodrygo.
Krisis Mental dan Ruang Ganti
Di tengah krisis Real Madrid, masalah mentalitas dan dinamika ruang ganti juga menjadi sorotan serius. Kekalahan memalukan dari Celta Vigo di kandang sendiri menunjukkan adanya krisis kepemimpinan dan mentalitas.
Absennya sosok pemain senior berpengaruh seperti Sergio Ramos atau Karim Benzema sangat terasa dampaknya, karena tidak ada lagi pemain yang mampu menenangkan tim saat berada dalam tekanan hebat.
Laporan dari media Spanyol juga menyebutkan adanya ketidakpuasan di kalangan beberapa pemain terhadap manajemen Xabi Alonso. Kombinasi faktor-faktor ini membuat posisi Alonso semakin rapuh, meskipun manajemen klub tetap menghargai pekerjaannya.
Xabi Alonso kini menghadapi tantangan besar untuk mengatasi krisis Real Madrid. Selain performa tim yang menurun dan ketidakpuasan pemain, badai cedera juga menjadi masalah serius.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- 2 Pemain Real Madrid Jadi Sasaran Ketidakpuasan Publik Santiago Bernabeu
- Ruang Ganti Bicara: Pemain Real Madrid Kompak Dukung Xabi Alonso di Tengah Tren Negatif
- Efek Absennya Kylian Mbappe: Dorongan Psikologis untuk Manchester City
- Man City Masih Harus Lebih Baik Lagi Walau Sudah Permalukan Real Madrid
- Pemain Real Madrid Tetap Dukung Xabi Alonso 100 Persen Meski Dikalahkan Man City
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Benfica vs Real Madrid: Ujian Berat Tuan Rumah Hadapi Raksasa Spanyol
Liga Champions 27 Januari 2026, 17:13
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 16:16
-
Marc Casado Aman di Camp Nou, Hansi Flick Tak Mau Lepas
Liga Spanyol 27 Januari 2026, 14:48
-
Kontrak Baru Fermin Lopez di Barcelona Hampir Rampung, Apa Isi Kesepakatannya?
Liga Spanyol 27 Januari 2026, 14:38
-
Marc-Andre ter Stegen Tinggalkan Barcelona, Posisi Kapten Tidak Akan Diganti
Liga Spanyol 27 Januari 2026, 14:18
LATEST UPDATE
-
Casemiro Bidik Piala Dunia 2026, Performa di Man United Jadi Kunci
Liga Inggris 27 Januari 2026, 22:50
-
Barcelona Dicampakkan Dro Fernandez, Presiden Klub Bahkan Dibuat Terkejut
Liga Spanyol 27 Januari 2026, 22:17
-
John Herdman Blak-blakan Alasannya Mengunjungi Latihan Persija, Pantau Pemain Muda
Tim Nasional 27 Januari 2026, 22:11
-
Prediksi Athletic Bilbao vs Sporting Lisbon, 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 21:52
-
Arsenal Krisis Gol: Penyerang Tumpul dan Tak Mampu Cetak Gol dari Open Play
Liga Inggris 27 Januari 2026, 21:32
-
Klasemen Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026: Timnas Indonesia Peringkat Berapa?
Tim Nasional 27 Januari 2026, 21:00
-
Endrick: Kebangkitan Sang Penyerang, Dua Laga, Tiga Gol, Satu Assist di Lyon
Liga Eropa Lain 27 Januari 2026, 20:56
-
Manchester United Siapkan Tur Pramusim ke Skandinavia, Pertama dalam Hampir 30 Tahun
Liga Inggris 27 Januari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05






